Sudah Layakkah Menyebut Harry Kane Sebagai Legenda Premier League?
Richard Andreas | 3 Juni 2020 03:00
Bola.net - Harry Kane jelas merupakan salah satu pemain terbaik pada beberapa musim terakhir Premier League. Gol-golnya berulang kali membantu dan menyelamatkan Tottenham, yang mungkin membuat Kane mulai dipertimbangkan sebagai legenda.
Enam musim terakhir, Kane konsisten bersaing dalam daftar pencetak gol terbaik Premier League. Dia sudah mencetak 181 gol dalam 278 penampilan dan sudah dua kali meraih Golden Boot.
Kane pun memegang peran penting dalam kesuksesan Spurs bersaing di empat besar dan keberhasilan mencapai final Liga Champions. Seharusnya musim 2019/20 ini Kane bakal mencapai puncak permainannya, tapi cedera panjang jadi masalah.
Kini, layakkah menyebut Kane sebagai legenda? Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Sudah Jadi Legenda
Menyebut Kane sebagai legenda di usia 26 tahun mungkin masih terlalu dini, tapi tidak bagi Lucas Moura. Dia beberapa kali bermain di samping Kane di lapangan, dan karena itulah dia paham betul kualitas Kane.
"Bagi saya, Harry Kane sudah jadi legenda Premier League di Inggris. Bagi saya, kualitasnya untuk mencetak gol sungguh luar biasa, dengan kaki kanan dan kaki kiri," ungkap Moura kepada Bleacher Report.
"Dia sangat tangguh. Tembakannya sangat kuat. Dia sangat kompetitif dan ingin memenangi setiap sesi latihan, setiap pertandingan, dan itu mendorong kami untuk jadi pemain yang lebih baik, untuk terus berkembang."
Komplain Kane
Menurut Moura, Kane adalah pemain pertama yang bakal menegur rekannya yang tampil buruk. Hal itu membuktikan bahwa Kane punya sosok pemimpin, calon legenda yang layak.
"Jika saya tidak memberikan yang terbaik, itu bakal memengaruhi dia dan dia akan komplain. Itu membuat saya jadi pemain yang lebih baik untuk Spurs," lanjut Moura.
Lebih lanjut, Moura meyakini saat ini skuad Spurs sudah siap kembali dan memberikan yang terbaik di Premier League. Mereka masih bersaing di empat besar, sudah seharusnya Tottenham memasang target tinggi.
Sumber: Bleacher Report
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Kebangkitan Kobbie Mainoo Jadi Momen Emas bagi Ineos di Manchester United, Kok Bisa?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:11
LATEST UPDATE
-
BRI Super League: Begini Kesiapan Persib Jelang Lawan PSBS Biak pada Pekan ke-18
Bola Indonesia 21 Januari 2026, 19:37
-
Bicara Hati ke Hati, Cara Intim Duo Yamaha Bangun Chemistry Jelang MotoGP 2026
Otomotif 21 Januari 2026, 18:54
-
Tempat Menonton Juventus vs Benfica 22 Januari 2026, Streaming UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 16:59
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06















