Tak Cukup Pecat LVG, Ini 5 Hal Yang Harus Dilakukan MU Untuk Bangkit
Editor Bolanet | 21 Desember 2015 14:31
Jika ada yang harus disalahkan pada kekalahan ini, tidak berlebihan jika Louis van Gaal adalah sosok yang bertanggung jawab atas buruknya performa setan merah dalam beberapa bulan terakhir. Suara-suara miring dari para fans untuk meminta sang meneer mundur semakin keras dari hari ke hari.
Namun pertanyaannya adalah, Jika Van Gaal mundur atau dipecat apakah cukup untuk membawa Setan Merah Bangkit? Bolanet melihat setidaknya ada lima hal yang harus dilakukan setan merah untuk bangkit. Apa saja lima hal tersebut? Silahkan tekan tombol di bawah ini.[initial]
(bola/dub)
Mencari Manajer Yang Sesuai

Louis van Gaal adalah contoh nyata bahwa ia adalah 'The Right Man on The Wrong Place'. Jika melihat CV Louis van Gaal, tidak bisa dipungkiri bahwa ia adalah manajer sarat pengalaman dan prestasi baik di tingkat klub dan Timnas Belanda. Namun sayang ia Manchester United bukanlah tim yang tepat untuk ia latih. Hal ini dikarenakan karakter yang dimiliki Van Gaal sebagai pelatih tidak memiliki kesamaan dengan karakteristik Manchester United.
Hal ini terlihat dari banyaknya eksperiman yang dilakukan Van Gaal pada kubu setan merah, seperti Juan Mata yang digeser menjadi pemain sayap, Rooney yang pernah dimainkan gelandang tengah dan Fellaini yang dijadikan sebagai penyerang. Eksperimen ini dilakukan untuk memaksakan 'Filosofi' Van Gaal yang bertentangan dengan cara bermain United selama ini. Alhasil meski eksperimen tersebut sudah dijalankan dalam waktu yang cukup lama namun tidak kunjung membuahkan hasil yang sesuai dengan ekspektasi.
Untuk itu jika setan merah memutuskan untuk mencari manajer baru, maka mereka harus mencari manajer yang mengerti betul bagaimana mengoptimalkan potensi seorang pemain dan membuatnya mampu mengeluarkan kemampuan terbaiknya.
Minimalisir Resiko Cedera

Beberapa Media Inggris sempat menyebut bahwa salah satu penyebab para pemain Manchester United rentan cedera karena pola latihan Louis van Gaal yang sangat intensif. Untuk itu klub harus mengkaji ulang pola latihan mereka, terlebih memasuki paruh kedua musim nanti jadwal pertandingan Manchester United semakin padat dengan kehadiran FA Cup dan Europa League.
Perbaiki Penyelesaian Akhir dan Lebih Berani Ambil Resiko

Sekalinya United mendapatkan kesempatan serangan, anak asuh Louis van Gaal ini lebih banyak menyia-nyiakannya. Hal ini terlihat dari buruknya penyelesaian akhir Manchester United sehingga di beberapa pertandingan terakhir mereka kesulitan untuk mencetak gol ke gawang lawan. Untuk itu penyelesaian akhir United harus diasah kembali apabila Setan Merah ingin memenangkan sesuatu di musim ini.
Sudah Saatnya Singkirkan Rooney

Meski sudah dua musim ini ia didapuk sebagai kapten Setan Merah, namun Wazza tidak memberikan kontribusi yang signifikan untuk kubu setan merah. Hal ini terlihat dari catatan gol Rooney yang kering kerontang, dimana sampai pekan ke 17 Premier League ini, Rooney baru mencetak dua gol bagi setan merah.
Untuk itu sudah saatnya manajemen setan merah mempertimbangkan untuk menjual Rooney dan menggantinya dengan striker yang lebih tajam untuk menemani Anthony Martial di lini serang setan merah.
Lupakan Europa League

Meski tingkat kesulitan untuk memenangkan Europa League setingkat di bawah Liga Champions dan United dijagokan untuk memenangkan Europa League musim ini, namun jika ingin meraih kesuksesan di musim ini Setan Merah harus melupakan Europa League di musim ini.
Hal ini dikarenakan jadwal Europa League yang berpotensi mengganggu performa United di Liga. Europa League biasanya digelar pada Jumat dini hari, dimana United hanya punya waktu yang singkat untuk pemulihan kondisi pemain mereka. Keadaan bisa bertambah buruk ketika United harus melakoni partai tandang pada Europa League dan harus bertanding lagi di akhir pekan.
Jika seandainya performa United di Europa League bagus tetapi di Premier League jeblok, bisa-bisa mereka tidak bisa berkompetisi di Eropa musim depan akibat waktu recovery pemain yang sangat singkat.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Sudah Tidak Bahagia di MU, Barcelona Siap Jadi Rumah Baru untuk Lisandro Martinez
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:00
-
Sesko Cedera, MU Pertimbangkan Gaet Striker Timnas Inggris Ini
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 16:33
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 16:32
-
Prediksi Man City vs Brighton 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 10:38
-
Prediksi Chelsea vs Man Utd 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 09:38
LATEST UPDATE
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



