Tantangan Guardiola untuk Phil Foden Jelang Duel Liverpool vs Manchester City
Afdholud Dzikry | 4 April 2026 09:13
Bola.net - Manajer Manchester City, Josep Guardiola, secara terbuka menantang Phil Foden untuk segera menemukan kembali performa terbaiknya setelah menit bermainnya berkurang drastis belakangan ini. Pemain asal Stockport itu kini harus berjuang ekstra keras guna menembus kembali tim utama The Citizens.
Situasi ini tentu menjadi sorotan tajam bagi publik Etihad Stadium. Pasalnya, Foden adalah pilar penting saat Man City mendominasi Premier League dalam beberapa musim terakhir.
Padahal, ia baru saja merengkuh gelar Pemain Terbaik PFA dan Premier League pada tahun 2024 kemarin. Status bintang tersebut seolah tidak menjadi jaminan baginya untuk terus bermain reguler.
Guardiola ingin sang pemain merespons kondisi sulit ini dengan mentalitas yang tepat. Hal ini krusial menjelang laga perempat final FA Cup melawan Liverpool.
Tantangan Bersaing dengan Rayan Cherki
Foden kini harus menghadapi realita bahwa dirinya sering memulai laga dari bangku cadangan, termasuk saat kemenangan di final Carabao Cup melawan Arsenal. Persaingan di sektor penyerangan City memang sedang berada di level yang sangat gila.
Munculnya nama-nama baru membuat posisi Foden tidak lagi aman seperti musim-musim sebelumnya. Dia harus menunjukkan rasa lapar yang sama seperti saat memulai karier di akademi.
"Rayan Cherki tampil luar biasa, dan dia (Foden) harus bersaing dengannya," ungkap Guardiola.
"Terima itu sebagai sebuah tantangan. Saya bukan di mana saya dulu, saya adalah saya yang sekarang, inilah saya... dia telah membuktikannya karena berapa banyak gelar yang telah kami menangkan," tambah sang manajer.
Kembali ke Level Elite 2024
Pep Guardiola sangat memahami kualitas teknis yang dimiliki oleh pemain berusia 25 tahun tersebut. Namun, sang bos menegaskan bahwa talenta saja tidak cukup jika tidak dibarengi dengan konsistensi di lapangan.
Ia mengingatkan bahwa Foden pernah menjadi pemain paling menentukan di Inggris belum lama ini. Performa tersebut harus segera dipanggil kembali agar City tetap kompetitif di semua ajang.
"Sampai November, bersama Erling Haaland, dia adalah pemain yang sangat penting. Erling dan Phil adalah satu-satunya yang mencetak gol dan assist, itu belum lama terjadi," jelas manajer asal Spanyol tersebut.
"Dia bukan pemain berusia 33 tahun dengan pengalaman luar biasa; dia berusia 25 tahun dan masih terus bertumbuh serta berkembang sebagai pemain sepak bola," tutur Guardiola.
Tuntutan untuk Bangkit Lebih Kuat
Meskipun performanya sedang sedikit menurun, Guardiola tidak mau publik bersikap terlalu dramatis terhadap pemain mudanya tersebut. Dunia sepak bola modern memang menuntut hasil instan yang seringkali memberikan tekanan berlebihan pada pemain.
Foden harus sadar bahwa tanggung jawab untuk kembali ke posisi utama ada sepenuhnya di tangannya sendiri. Dia harus melewati masa sulit ini dengan bekerja lebih keras dari rekan-rekan setimnya yang lain.
"Dia adalah pemain yang sama dan terkadang dia harus menyadari 'Sekarang saya harus muncul dan menjadi lebih kuat.' Itu tergantung padanya," tegas Pep.
"Sadarilah secepat mungkin 'Oke saya harus melakukannya dengan lebih baik.' Kembali ke kesederhanaan dan dia akan kembali karena talenta itu ada di sana," sambung pria berusia 55 tahun itu.
Ambisi Rekor di FA Cup
Selain membahas nasib Foden, Guardiola juga menyinggung ambisi besar klub untuk mencapai semifinal FA Cup kedelapan secara berturut-turut. Rekor ini akan menjadi pencapaian yang sangat langka di daratan Eropa, termasuk jika dibandingkan dengan tim-tim besar di Spanyol atau Jerman.
Manchester City memang telah membangun budaya pemenang yang sangat melekat sejak kedatangan mantan pelatih Barcelona tersebut ke Inggris. Setiap pertandingan di setiap kompetisi selalu diperlakukan dengan rasa hormat yang sangat tinggi.
"Besok, kami memiliki kesempatan untuk mencapai delapan semifinal berturut-turut. Bahkan tim di Italia, Spanyol, atau Jerman tidak bisa melakukan itu," kata Guardiola dengan nada bangga.
"Saya tidak perlu menyelesaikan karier untuk tahu betapa bangganya saya. Ini luar biasa," tutupnya mengakhiri sesi konferensi pers.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rodri Buka Suara Usai Gabung Barcelona
Liga Spanyol 19 Agustus 2026, 07:09
-
Rodri Resmi Gabung Barcelona dari Manchester City
Liga Spanyol 19 Agustus 2026, 06:53
-
Arsenal dan Rekam Jejak Mereka Setelah Menjuarai Community Shield
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 11:16
-
Rodri Usung Target Juara Liga Champions di Barcelona, tapi Bisakah Ini Diwujudkan?
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 10:09
-
Rodri Tiba di Barcelona, Langusng Tegaskan Ambisi Juara Liga Champions
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 08:36
LATEST UPDATE
-
4 Pemain yang Berpotensi Dilepas Arsenal pada Musim Panas 2026/2027
Liga Inggris 20 Agustus 2026, 00:27
-
Kabar Baik dari Persija Jakarta: Shin Tae-yong Ungkap Kondisi Radovan Pankov
Bola Indonesia 19 Agustus 2026, 23:25
-
Tijjani Reijnders Resmi Gabung Al-Qadsiah dengan Mahar Rp1,1 Triliun
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 22:50
-
Timnas Voli Putra Indonesia Menang 3-0 atas Kamboja, Modal Positif Jelang Asian Games 2026
Voli 19 Agustus 2026, 22:34
-
Final Piala AFF 2026: Vietnam Tantang Thailand, Leg Pertama Digelar di Bangkok
Tim Nasional 19 Agustus 2026, 22:17
-
Wayne Rooney Kirim Pesan untuk Marcus Rashford: Ini yang Harus Diubah
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 21:01
-
Manchester United Terancam Gagal Dapatkan Pengganti Luke Shaw
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 20:06
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59



