Ternyata Ini yang Bikin Hair Dryer Treatment Sir Alex Sangat Ditakuti Pemain MU
Serafin Unus Pasi | 17 November 2021 20:47
Bola.net - Mantan bek Manchester United, Mikael Silvestre mengungkapkan rahasia di balik hair dryer treatment Sir Alex Ferguson. Ia menyebut bahwa teknik ini sangat ditakuti para pemain MU saat itu karena itu membuat mereka malu berat.
Sir Alex Ferguson dikenal sebagai salah satu manajer terbaik di dunia. Selama memimpin Manchester United, ia berhasil membawa Setan Merah memenangkan banyak trofi yang luar biasa.
Salah satu yang terkenal dari kepemimpinan Sir Alex Ferguson adalah Hair Dryer treatment. Ketika ada pemain yang bermain dengan buruk, sang manajer akan meneriaki sang pemain di depan mukanya.
Silvestre mengakui bahwa mendapatkan hair dryer treatment itu merupakan pengalaman yang sangat buruk. "Orang-orang banyak yang menanyakan hal itu," buka Silvestre kepada Manchester Evening News.
Baca pemaparan lengkap sang mantan bek.
Sensasi Buruk
Silvestre menyebut bahwa hair dryer treatment itu merupakan salah satu pengalaman tidak menyenangkan. Karena ia menyebut itu akan membuat sang pemain merasa malu berat.
"Jika anda mendapatkan itu, berarti anda tidak bermain dengan baik. Biasanya pelatih akan meneriaki anda ketika anda masih muda, namun ketika anda menerima perlakuan ini sebagai seorang dewasa, rasanya sungguh kacau,"
"Anda akan merasa sangat bersalah, dan anda seakan ingi menghilang dan pergi dengan cepat dari ruangan itu,"
Semakin Malu
Lebih lanjut, Silvestre menyebut hair dryer treatment itu membuat sang penerima mendapatkan malu yang besar. Karena ia diteriaki di depan para pemain lain dan juga staff pelatih MU.
"Hal paling menyebalkan dalam hair dryer treatment adalah semua orang menyaksikan anda dimarahi. Bayangkan ada sekitar 20 pemain plus staff yang melihat anda diteriaki,"
"Ada Physio, ada kitman, semua orang ada di sana. Mereka semua mendengarkan teriakan manajer mengenai anda, dan anda merasa sangat sangat buruk," ujarnya.
Sembilan Tahun
Silvestre menghabiskan sembilan tahun karirnya di Manchester United. Ia membela Setan Merah sejak tahun 1998 hingga tahun 2008.
Ia total memenangkan empat trofi EPL dan satu trofi Liga Champions selama membela Setan Merah.
Klasemen Premier League
(Manchester Evening News)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kontingen Belanda Bikin Nyaman Ryan Gravenberch di Liverpool, Tapi...
Liga Inggris 8 Maret 2026, 01:41
-
Saingi MU, Liverpool Juga Incar Bintang Juventus Ini di Musim Panas 2026
Liga Inggris 7 Maret 2026, 23:51
LATEST UPDATE
-
Ketika Rotasi Guardiola Berbuah Tiket Perempat Final FA Cup
Liga Inggris 8 Maret 2026, 16:36
-
Chelsea dan Rotasi Besar yang Memicu Masalah di Lapangan
Liga Inggris 8 Maret 2026, 16:26
-
Liga Inggris 8 Maret 2026, 15:51

-
Joao Cancelo Beri Barcelona Kebebasan Taktis yang Lama Hilang
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 14:23
-
AC Milan dan Makna Penting 3 Poin di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 13:59
-
Allegri Tanggapi Rumor Real Madrid: Apa Kata Pelatih AC Milan Ini?
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 13:34
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen Formula 1 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 13:00















