Thomas Tuchel: Romelu Lukaku Ingin Selesaikan Ceritanya di Chelsea
Yaumil Azis | 14 Agustus 2021 00:34
Bola.net - Alasan Romelu Lukaku meninggalkan Inter Milan dan kembali ke Chelsea telah dibuka oleh sang agen, Federico Pastorello. Alasan itu kemudian dipertegas lagi oleh pelatih the Blues, Thomas Tuchel.
Transfer Lukaku ke Stamford Bridge dengan mahar 115 juta euro sudah rampung dan telah diumumkan secara resmi. Sehingga, tidak ada lagi jalan putar balik buat penyerang berkebangsaan Belgia tersebut.
Keputusan ini membuat publik bertanya-tanya. Kenapa Lukaku mau kembali ke klub yang telah menjadi noda dalam karirnya? Seperti yang diketahui, Chelsea tidak memberi kesempatan tampil layak ketika dirinya pertama kali mendarat di Inggris.
Pastorello kemudian menjelaskan alasan utama mengapa Lukaku memilih kembali ke Chelsea. Dalam pernyataan yang panjang, ia berkata kalau urusan kliennya dengan the Blues masih belum selesai.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Kisah yang Belum Usai
Pernyataan ini semakin diperkuat dengan perkataan Tuchel seputar pemain barunya tersebut. Ia mengatakan kalau sang penyerang langsung bergerak ketika kesempatan bermain di Chelsea datang untuk kedua kalinya
"Dia merasa sangat lapar dan melakukan segalanya untuk melompat dan mengambil kesempatan ini. Dia adalah pemain besar buat Inter. Keinginannya adalah menyelesaikan cerita di Chelsea," kata Tuchel, dikutip dari Football Italia.
Sudah jelas, Tuchel menyambut kedatangan Lukaku dengan rasa suka cita. Baginya pemain berumur 28 tahun tersebut adalah tambahan tenaga yang sangat berarti buat skuat juara Liga Champions tersebut.
"Kami sangat senang bisa memiliki Romelu kembali di klub kami. Dia adalah tambahan yang bagus buat skuat. Dengan kecepatan dan kekuatannya, kami berpikir kalau dia bakal membuktikan diri sebagai tambahan yang luar biasa."
Warna Baru Buat Chelsea
Kehadiran Tuchel di kursi kepelatihan membuat pertahanan Chelsea semakin membaik. Namun, skema permainannya menunjukkan bahwa the Blues membutuhkan striker baru yang lebih tajam dari Timo Werner dan Tammy Abraham.
Kendati demikian, dengan kekuatan pertahanan, mereka tetap mampu keluar sebagai juara Liga Champions. Namun Tuchel enggan kalau Chelsea hanya dikenal sebagai tim yang bagus saat bertahan.
"Kami tak ingin menjadi tim yang hanya bertahan, tim yang hanya bisa menguasai permainan, hanya tim yang memainkan bola panjang. Romelu memberikan kami opsi untuk bermain dengan cara yang berbeda," pungkasnya.
(Football Italia)
Baca juga:
- Legenda MU Jagokan Chelsea Jadi Juara EPL 2021/22
- Ashley Young: Manchester United Keliru Lepas Romelu Lukaku
- Chelsea Kini Berstatus Sebagai Pesaing Utama Man City Dalam Perburuan Gelar Juara EPL
- Romelu Lukaku dan Para Pemain dengan Nilai Transfer di Atas 100 Juta Euro
- Klaim Cole: Lukaku di Kelompok yang Sama Dengan Lewandowski dan Ronaldo
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
106 Hari yang Berujung Pemecatan: Kisah Singkat Liam Rosenior di Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:24
-
Calum McFarlane Kembali Jadi Pelatih Sementara Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:17
LATEST UPDATE
-
Timnas Argentina: Siapa Saja yang Hampir Pasti Masuk Skuad Piala Dunia 2026?
Piala Dunia 23 April 2026, 01:00
-
106 Hari yang Berujung Pemecatan: Kisah Singkat Liam Rosenior di Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:24
-
Calum McFarlane Kembali Jadi Pelatih Sementara Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:17
-
Juventus Cari Alternatif: Alisson Sulit, De Gea Jadi Opsi
Liga Italia 22 April 2026, 23:23
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37












