Tiga Kali Degradasi, Nasib Malang Aaron Ramsdale Terulang Lagi
Aga Deta | 7 April 2025 16:01
Bola.net - Southampton resmi terdegradasi dari Premier League setelah kalah dari Tottenham, Minggu (6/4/2024) malam WIB. Hasil ini juga membawa Aaron Ramsdale pada catatan suram dalam kariernya.
Kiper asal Inggris itu kini mengalami degradasi untuk ketiga kalinya bersama klub yang berbeda. Setelah sebelumnya terdegradasi bersama Bournemouth dan Sheffield United, kini giliran Southampton.
Kekalahan 1-3 dari Tottenham memastikan Southampton kembali ke divisi Championship. Gol semata wayang dari Mateus Fernandes tak mampu membendung dua gol Brennan Johnson dan satu gol Mathys Tel.
Ramsdale memang dikenal sebagai kiper yang tangguh, namun keberuntungan belum berpihak padanya. Kini ia mendekati rekor tidak diinginkan sebagai pemain yang paling sering terdegradasi.
Degradasi Ketiga dalam Karier

Degradasi bersama Southampton menambah daftar panjang pengalaman pahit Ramsdale. Sebelumnya ia terdegradasi bersama Bournemouth pada tahun 2020.
Setahun kemudian, ia kembali jatuh ke Championship bersama Sheffield United. Meski begitu, ia justru tampil impresif dan sempat dinobatkan sebagai pemain terbaik klub.
Uniknya, sejak itu Ramsdale jarang bermain di Championship. Arsenal membelinya sebelum musim baru dimulai, dan ia hanya mencatatkan dua penampilan di kasta kedua.
Masih Jauh dari Rekor Hreidarsson

Meski sudah tiga kali terdegradasi, Ramsdale belum menyamai rekor Hermann Hreidarsson. Mantan bek Islandia itu memegang rekor degradasi terbanyak dari Premier League.
Hreidarsson mengalami lima kali degradasi bersama lima klub berbeda. Ia terdegradasi bersama Crystal Palace, Wimbledon, Ipswich Town, Charlton, dan Portsmouth.
Ramsdale tentu berharap tidak menambah jumlah klub dalam daftar ini. Namun degradasi Southampton menjadi catatan pahit dalam perjalanan kariernya di usia 26 tahun.
Reaksi Ramsdale: Hari yang Menyedihkan

Usai pertandingan, Ramsdale mengakui timnya memang layak terdegradasi. Ia mengatakan bahwa perjuangan sudah maksimal, tetapi kualitas tidak cukup.
"Kami tahu ini kemungkinan besar akan terjadi," kata Ramsdale. "Kami tidak cukup baik sepanjang musim ini."
Ia juga memberikan apresiasi kepada para pendukung Southampton. "Semua kredit untuk para fans yang tetap setia. Mereka luar biasa, meski kami gagal memberi hasil."
Sumber: Mirror
Klasemen Premier League
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Terungkap! Ruben Amorim Sempat Ingin Mundur Sebelum Man United Ambil Keputusan Kejam
Liga Inggris 15 Januari 2026, 20:10
-
BRI Super League: Persita Tangerang yang Rendah Hati, tapi Ambisius
Bola Indonesia 15 Januari 2026, 19:18
-
BRI Super League: Dilepas Arema FC, Yann Motta Percaya Rencana Tuhan
Bola Indonesia 15 Januari 2026, 18:59
LATEST UPDATE
-
Bek Tengah Menipis, Liverpool Justu Pilih Jalan Panjang untuk Datangkan Marc Guehi
Liga Inggris 15 Januari 2026, 21:18
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 15 Januari 2026, 21:03
-
Jadwal Lengkap, Hasil, Klasemen, dan Top Skor Piala AFF 2026
Tim Nasional 15 Januari 2026, 20:56
-
Terungkap! Ruben Amorim Sempat Ingin Mundur Sebelum Man United Ambil Keputusan Kejam
Liga Inggris 15 Januari 2026, 20:10
-
Live Streaming Como vs Milan - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 15 Januari 2026, 19:45
-
BRI Super League: Persita Tangerang yang Rendah Hati, tapi Ambisius
Bola Indonesia 15 Januari 2026, 19:18
LATEST EDITORIAL
-
5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane, Klopp, Siapa Lagi?
Editorial 15 Januari 2026, 07:26
-
5 Pemain yang Bisa Dibeli Alvaro Arbeloa untuk Menyelamatkan Musim Real Madrid
Editorial 14 Januari 2026, 12:30
-
Para Pemain yang Pernah Membela Chelsea dan Arsenal
Editorial 14 Januari 2026, 11:48
-
Pemain yang Diuntungkan dan Dirugikan dari Pemecatan Xabi Alonso di Real Madrid
Editorial 13 Januari 2026, 13:45
-
5 Klub Potensial untuk Xabi Alonso Setelah Pergi dari Real Madrid
Editorial 13 Januari 2026, 13:22








