"Tiga Karakter Pelatih Menyatu Pada Rodgers"
Editor Bolanet | 19 Oktober 2012 00:00
- Salah satu petinggi di mengatakan bahwa Brendan Rodgers adalah pelatih yang unik. Pasalnya ia memiliki perpaduan dari tiga karakter pelatih besar dunia.
Glen Driscoll adalah orang yang menerangkan keunikan seorang Rodgers. Pernyataannya tersebut memang bukannya tanpa alasan. Pasalnya ia adalah orang yang pernah bekerja sama dengan tiga pelatih kelas dunia, yaitu Jose Mourinho, Guus Hiddink, dan Carlo Ancelotti.
Driscoll dan Rodgers sendiri pernah bekerja sama di bawah komando Mourinho saat masih bersama . Akan tetapi, kepergian Mou membuat Rodgers pindah. Sedangkan Driscoll bertahan hingga era Hiddink dan Ancelotti.
Tak ayal jika Driscoll mengenal betul karakter masing-masing pelatih tersebut dan bisa mengatakan bahwa Rodgers adalah perpaduan unik dari ketiganya.
Semua manajer yang pernah bekerja sama dengan saya masing-masih memiliki sifat unik - namun Brandan adalah perpaduan terbaik dari mereka, tukas Driscoll.
Driscoll menambahkan bahwa dirinya melihat kesederhanaan dan kerendahan hati seorang Ancelotti, gaya man-manajemen seorang Hiddink, dan metodologi seorang Mourinho. (gmf/bgn)
Glen Driscoll adalah orang yang menerangkan keunikan seorang Rodgers. Pernyataannya tersebut memang bukannya tanpa alasan. Pasalnya ia adalah orang yang pernah bekerja sama dengan tiga pelatih kelas dunia, yaitu Jose Mourinho, Guus Hiddink, dan Carlo Ancelotti.
Driscoll dan Rodgers sendiri pernah bekerja sama di bawah komando Mourinho saat masih bersama . Akan tetapi, kepergian Mou membuat Rodgers pindah. Sedangkan Driscoll bertahan hingga era Hiddink dan Ancelotti.
Tak ayal jika Driscoll mengenal betul karakter masing-masing pelatih tersebut dan bisa mengatakan bahwa Rodgers adalah perpaduan unik dari ketiganya.
Semua manajer yang pernah bekerja sama dengan saya masing-masih memiliki sifat unik - namun Brandan adalah perpaduan terbaik dari mereka, tukas Driscoll.
Driscoll menambahkan bahwa dirinya melihat kesederhanaan dan kerendahan hati seorang Ancelotti, gaya man-manajemen seorang Hiddink, dan metodologi seorang Mourinho. (gmf/bgn)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Liverpool Dipermalukan Wolves: Performa yang Memalukan dan Menyakitkan
Liga Inggris 4 Maret 2026, 14:22
LATEST UPDATE
-
Bagaimana Nasib Rodrygo di Real Madrid usai Cedera Lutut Serius?
Liga Spanyol 5 Maret 2026, 23:53
-
Real Madrid Mau Rekrut Vitinha? Lupakan Saja!
Liga Spanyol 5 Maret 2026, 23:00
-
Hasil Persik vs PSBS Biak: Comeback Manis Macan Putih
Bola Indonesia 5 Maret 2026, 22:41
-
Hasil Persijap vs Persis: Tanpa Gol di Stadion Gelora Bumi Kartini
Bola Indonesia 5 Maret 2026, 22:30
LATEST EDITORIAL
-
5 Perebutan Transfer Panas Man Utd vs Man City: Siapa Lebih Unggul?
Editorial 4 Maret 2026, 14:37


















