Tirulah Chelsea, Bisa Pede Menyambut Final Liga Champions Meski Baru Saja Kalah
Yaumil Azis | 24 Mei 2021 03:02
Bola.net - Kekalahan bisa meruntuhkan kepercayaan diri sebuah tim, tapi tidak dengan Chelsea. Meski baru saja tumbang di tangan Aston Villa, namun klub besutan Thomas Tuchel tersebut tetap bisa bersikap percaya diri menyongsong final Liga Champions.
Final Liga Champions musim ini mempertemukan Chelsea dengan raksasa Inggris lainnya, Manchester City. Pertandingan tersebt bakal diselenggarakan pada hari Minggu (30/5/2021) mendatang di Estadio Do Dragao, Portugal.
Manchester City boleh bersikap percaya diri. Pada laga pekan terakhir Premier League melawan Everton, Minggu (23/5/2021) kemarin, pasukan Josep Guardiola tersebut meraih tiga angka dengan kemenangan telak 5-0.
Nasib berbeda dialami Chelsea, yang menghadapi Aston Villa di hari itu juga. Mereka di luar dugaan justru kalah dengan skor tipis 1-2 dan sempat tertinggal dua gol sebelum memperkecil kedudukan lewat aksi Ben Chilwell.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Tetap Pede Meski Kalah
Hasil buruk sebelum menjalani laga penting bisa meruntuhkan level kepercayaan diri serta meningkatkan rasa insekuritas di diri pemain. Namun tidak dengan Chelsea, yang memiliki rasa keyakinan tinggi mampu menjalani laga tersebut dengan baik.
Toh, ini bukan kali pertama Chelsea bertemu Manchester City pada musim 2020/21. Kedua tim telah bertemu sebanyak tiga kali, dua terakhir dimenangkan the Blues. Mason Mount dkk pun ditemani oleh Tuchel yang duduk di kursi kepelatihan.
Sementara itu, kekalahan terakhir yang dialami Chelsea saat bertemu Manchester City terjadi pada awal bulan Januari lalu. Dan kala itu, mereka masih ditukangi oleh Frank Lampard.
"Kami adalah tim yang masih muda, para pemain berjuang untuk meraih trofi pertamanya dan sekarang kami tiba di Porto dengan penuh rasa percaya diri," ungkap Tuchel pasca laga melawan Aston Villa, dikutip dari BBC Sports.
Lupa Mencetak Gol
Namun, bukan berarti Tuchel bisa melewatkan kekalahan di tangan Aston Villa begitu saja. Bagaimanapun, the Blues bisa menelan kekalahan karena para pemainnya terlalu sering melewatkan peluang-peluang emas.
"Kekalahan hari ini adalah tanggung jawab kami, kami telah menciptakan cukup banyak peluang. Performanya sejauh ini cukup untuk memenangkan pertandingan. Kami tidak mencetak gol, kebobolan dua gol mudah dan pada akhirnya kalah.
"Kami tidak bisa menemui sasaran, sentuhan terakhirnya tidak begitu presisi. Penampilan kami sangat kuat dan bertahan satu tengah jam dan kami punya dua peluang besar untuk mencetak gol. Kami berjuang, mencoba semua tapi lupa mencetak gol," tutup pria asal Jerman tersebut.
(BBC Sport)
Baca Juga:
- Man of the Match Aston Villa vs Chelsea: Bertrand Traore
- Hasil Pertandingan Aston Villa vs Chelsea: Skor 2-1
- Waduh, Gara-gara Gegeran Lawan Leicester, Chelsea Terancam Sanksi Pengurangan Poin?
- Drama Menanti Liverpool di Laga Terakhir, Klopp: Sudah Biasa Kok
- Harry Kane Ingin Lanjut Main di Inggris, Daniel Levy Ingin Kirim ke Spanyol
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Man of the Match Wrexham vs Chelsea: Alejandro Garnacho
Liga Inggris 8 Maret 2026, 03:48
-
Kontingen Belanda Bikin Nyaman Ryan Gravenberch di Liverpool, Tapi...
Liga Inggris 8 Maret 2026, 01:41
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Genoa vs Roma - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 8 Maret 2026, 17:00
-
Ketika Rotasi Guardiola Berbuah Tiket Perempat Final FA Cup
Liga Inggris 8 Maret 2026, 16:36
-
Chelsea dan Rotasi Besar yang Memicu Masalah di Lapangan
Liga Inggris 8 Maret 2026, 16:26
-
Liga Inggris 8 Maret 2026, 15:51

-
Joao Cancelo Beri Barcelona Kebebasan Taktis yang Lama Hilang
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 14:23
-
AC Milan dan Makna Penting 3 Poin di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 13:59
-
Allegri Tanggapi Rumor Real Madrid: Apa Kata Pelatih AC Milan Ini?
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 13:34















