Tottenham Adopsi Mentalitas Pemenang Chelsea
Abdi Rafi Akmal | 19 Oktober 2022 05:17
Bola.net - Tottenham tidak banyak mendapatkan lampu sorot atas kegemilangannya berada di papan atas klasemen sementara Liga Inggris 2022/2023. Kegemilangan tersebut tidak lepas dari peran sang pelatih Antonio Conte.
Walaupun Conte belum memberikan gelar di musim pertamanya, perubahan yang dibawa eks pelatih Inter Milan tersebut cukup terasa. Karena jika tidak, melihat Tottenham kompetitif di papan atas rasanya tidak mungkin.
Setidaknya hal itu yang diutarakan oleh eks pemain Manchester United, Louis Saha. Ia melihat bahwa Tottenham perlahan tapi pasti mulai menunjukkan mentalitas pemenang seperti yang pernah ditunjukkan Chelsea.
Koleksi poin Tottenham kini sama dengan Manchester City dengan jumlah 23 poin. The Liliwhites bahwa memantati tim besar lain seperti Liverpool, Chelsea, dan Man United.
Adopsi dari Chelsea

Chelsea sebelum menjadi klub besar seperti sekarang pernah meniti jalannya seperti yang dilakukan Tottenham. Bedanya hanya di finansial. Chelsea disokong dengan dana yang jauh lebih besar.
Namun, Saha tidak melihat perbedaan tersebut akan menghambat Tottenham untuk sukses. Menurutnya, hal terpenting saat Chelsea menjadi juara Premier League pertama kali di musim 2004/2005 adalah mentalitas pemenang.
“Mereka [Chelsea dan Tottenham] punya DNA yang mirip seperti Chelsea saat mereka berhasil memenangkan titel Premier League pertama mereka, kat Saha kepada Boyle Sports.
Sudah Beda

Jangankan penggemar Tottenham, penggemar lain yang terbiasa melihat Tottenham, kini merasa ada perbedaan. Tottenham sebelum Conte dan setelah Conte jelas sangat beda.
Dalangnya tentu saja Conte itu sendiri. Di tangan dingin Conte, ia bisa memanajemen skuat dengan sangat baik, dibarengi dengan hasil-hasil yang baik pula.
“Tottenham telah menunjukkan karakter mereka yang telah lama tidak kita lihat selama bertahun-tahun terakhir. Conte membuat para pemain paham dengan level intensitas yang dimintanya.
Tidak Perlu Bermain Cantik

Mentalitas pemenang lain yang dimaksud oleh cara sebuah tim memenangkan pertandingan. Chelsea di musim 2004/2005 seringkali tidak bermain cantik, tetapi bisa memenangkan laga. Tottenham pun begitu.
“Spurs tidak memainkan sepak bola yang indah. Padahal mereka punya pemain seperti Son Heung-min, Richarlison, bahkan Harry Kane sekaligus,” tandas dia.
Sumber: Boyle Sports
Klasemen Premier League 2022/2023
Coba Baca yang Ini Juga!
Tidak Ada Keputusan Mengembalikan Denis Zakaria ke Juventus pada Januari 2023
Hasil Brighton vs Nottingham Forest: Skor 0-0
Cedera Parah, Diogo Jota Pasti Absen di Piala Dunia 2022
Bernardo Silva Kecam Wasit di Laga Liverpool vs Manchester City: Yang Konsisten!
Tak Ada Kabar yang Benar-benar Bagus dari Liverpool Soal Badai Cedera Pemainnya
Sudah Tua, Ronaldo tak Cocok Dalam Rencana Bos Newcastle
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Lewis Hall Mahal, MU Kejar Bek Lincah Barcelona Ini
Liga Inggris 7 Juni 2026, 06:00
-
Bintang Everton Ini Tolak Kontrak Baru Demi Gabung MU
Liga Inggris 7 Juni 2026, 05:40
-
Manchester United Kejar Tonali, Newcastle Minta 115 Juta Euro
Liga Inggris 7 Juni 2026, 00:40
LATEST UPDATE
-
Botol Minum Bikin FIFA Bingung
Piala Dunia 7 Juni 2026, 14:33
-
Hasil Lengkap Pertandingan AVC Women's Volleyball Cup 2026
Voli 7 Juni 2026, 11:51
-
Jadwal Lengkap Pertandingan AVC Women's Volleyball Cup 2026, 6-14 Juni 2026
Voli 7 Juni 2026, 11:51
-
Jadwal Lengkap Pertandingan Indonesia Open 2026, 2-7 Juni 2026
Bulu Tangkis 7 Juni 2026, 11:43
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47












