Transfer Donny van de Beek Bikin Lini Tengah Manchester United Keropos, Kok Bisa?
Asad Arifin | 22 September 2020 13:07
Bola.net - Jamie Carragher tidak melihat Donny van de Beek sebagai transfer yang penting untuk Manchester United. Justru, pemain 23 tahun itu membuat United lini tengah United makin keropos.
Donny van de Beek sejauh ini menjadi satu-satunya pemain baru yang didatangkan United di awal musim 2020/2021. Van de Beek dibeli dari Ajax Amsterdam dengan harga 40 juta euro.
Pada laga perdana United di Premier League 2020/2021, Donny van de Beek langsung bermain. Dia dimainkan pada babak kedua saat United berjumpa Crystal Palace, Sabtu (19/9/2020) lalu.
Donny van de Beek memberi kesan yang impresif di laga debutnya. Dia mampu mencetak gol. Akan tetapi, satu gol itu tidak cukup untuk membawa United terhindar dari kekalahan. United kalah dengan skor 1-3.
Rawan Serangan Balik
Donny van de Beek mungkin memberi lebih banyak opsi bagi United saat menyerang. Namun, ada resiko besar yang dilihat Jamie Carragher jika pemain asal Belanda itu bermain bersama Bruno Fernandes.
"Jelang akhir musim lalu United bermain sangat baik dan mereka akan berharap seperti itu lagi," buka Carragher dikutip dari Sky Sports.
"Saya tidak yakin dengan itu, tim yang mengedepankan penguasaan bola sejak Bruno Fernandes datang, Paul Pogba di lini tengah. Makin sering menguasai bola, peluang terkena serangan balik makin besar."
"Itu komposisi lini tengah yang salah," tambahnya.
Carragher menilai Donny van de Beek tidak cukup cakap ketika harus membantu bertahan. Dia juga tidak sejago Paul Pogba ketika mempertahankan pengusaan bola. Resiko serangan balik pun menjadi lebih besar.
Berkaca Laga Melawan Palace
Carragher merujuk kekalahan lawan Crystal Palace sebagai bukti Donny van de Beek kutang efektif. Pada proses gol ketiga, United kebobolan dari skema serangan balik dan Van de Beek tidak mampu berbuat banyak.
"Anda memiliki Donny van de Beek di No 10 yang masuk, Fernandes tetap berada di sana. Saya pikir tim itu akan terlalu mudah untuk melawan serangan balik," kata Carragher.
"Dengan kecepatan kedua bek tengah dan betapa terbukanya United di lini tengah, mereka akan menghadapi masalah besar untuk menghentikan tim lawan melakukan serangan balik," tutup mantan kapten Liverpool itu.
Sumber: Sky Sports
Baca Ini Juga:
Jadon Sancho tak jadi Pergi, MU Gigit Jari, Siapa yang Bisa jadi Pengganti?
Jadon Sancho Dipastikan Bertahan di Dortmund, Manchester United Harus Gigit Jari
2 Alasan Mengapa Fans Manchester United Frustrasi Melihat Bursa Transfer
Bersaing dengan Tottenham, Manchester United Ingin Beli Alexander Sorloth?
Liverpool dan Real Madrid Sudah Gercep Hubungi Kylian Mbappe, Bagaimana dengan MU?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Barcelona PHP, Marcus Rashford Pulang ke Manchester United?
Liga Inggris 2 Juni 2026, 12:52
LATEST UPDATE
-
Profil Stadion Piala Dunia 2026: Seattle Stadium
Piala Dunia 3 Juni 2026, 03:28
-
Daftar 26 Pemain Timnas Iran di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 3 Juni 2026, 01:19
-
Hasil Kroasia vs Belgia: Gol Telat Romelu Lukaku Tutup Kemenangan 2-0
Piala Dunia 3 Juni 2026, 01:09
-
AC Milan Dapat Kabar Positif Soal Luka Modric
Liga Italia 2 Juni 2026, 23:37
-
Prediksi Belanda vs Aljazair 4 Juni 2026
Piala Dunia 2 Juni 2026, 23:01
LATEST EDITORIAL
-
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa Transfer Musim Panas
Editorial 2 Juni 2026, 19:13
-
5 Pemain yang Pernah Berseragam PSG dan Arsenal, Ada Mikel Arteta
Editorial 29 Mei 2026, 14:23
-
3 Alasan Chelsea Sebaiknya Jual Enzo Fernandez Musim Panas Ini
Editorial 28 Mei 2026, 14:04














