Trio Lini Depan Liverpool Diklaim Mulai Egois
Dimas Ardi Prasetya | 10 Mei 2018 21:01
Bola.net - - Eks gelandang Tottenham Jermaine Jenas mengkritik trio lini serang yang dilihatnya mulai berubah dan bermain secara egois.
Trio lini depan Liverpool bermain dengan cair pada musim ini. Mohamed Salah, Sadio Mane dan Roberto Firmino pun tampil dengan cukup atraktif dan sangat tajam.
Sejauh ini ketiga pemain itu sukses mengemas 89 gol. Salah jadi yang tertajam dengan raihan 43 gol di semua ajang kompetisi.
Akan tetapi saat bermain di leg kedua semifinal Liga Champions lawan AS Roma trio itu bermain di bawah standar. Demikian juga dengan di pertandingan melawan Chelsea.
Alhasil Liverpool pun mengalami kekalahan di dua pertandingan itu. 4-2 lawan Roma dan 1-0 lawan Chelsea. Menurut Jonas, kekalahan itu terjadi karena trio lini serang The Reds bermain secara egois.
Mohamed Salah terlihat tidak tertarik dengan Chelsea, dan itu aneh, tapi saya lebih khawatir dengan cara tiga pemain depan Liverpool bermain di Stadio Olimpico. Saya melihat sesuatu di leg kedua yang saya belum pernah lihat di sepanjang musim, yaitu Salah, Roberto Firmino dan Sadio Mane menjadi egois untuk pertama kalinya. Biasanya, ketika mereka menyerang balik, mereka bertiga mencoba untuk menemukan satu sama lain dan rute terbaik menuju gawang lawan, tulis Jenas dalam sebuah artikel untuk BBC.
Ya Salah telah mencetak mayoritas gol Liverpool, tetapi mereka telah berbagi gol-gol itu, yang merupakan salah satu alasan segalanya telah berjalan dengan baik. Kali ini, sepertinya tiba-tiba setiap orang untuk dirinya sendiri di ujung atas lapangan - itu seperti mereka tidak ingin mengumpan satu sama lain lagi. Itu hampir seolah-olah mereka telah melihat buku rekor tentang siapa yang telah mencetak apa di Liga Champions dan berpikir 'Saya ingin menjadi pria yang mencetak gol paling banyak, klaimnya.
Orang-orang telah berbicara tentang lini serang Liverpool ini sebagai salah satu barisan depan terbaik yang pernah kita lihat di kompetisi Eropa, tetapi itu adalah berdasarkan mereka bermain bersama sebagai satu unit. Ya, memang hanya satu pertandingan di mana itu tidak terjadi tetapi telah terjadi pekan ini, dan itu diikuti di pertandingan lain melawan Chelsea di mana mereka tidak terhubung juga seperti biasanya. Saya tidak berpikir memungkinkan bagi pemain untuk mengeluarkan pertandingan itu dari pikiran mereka, karena bisa sampai di sana adalah pencapaian besar bagi mereka, tandasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Transfer Ederson ke Manchester United 100 Persen Selesai
Liga Inggris 6 Juni 2026, 19:02
-
RESMI: Andy Robertson Kini Berseragam Tottenham
Liga Inggris 5 Juni 2026, 20:28
LATEST UPDATE
-
Target Manchester United Berikutnya: Sandro Tonali
Liga Inggris 7 Juni 2026, 04:16
-
Prediksi Prancis vs Irlandia Utara 9 Juni 2026
Piala Dunia 7 Juni 2026, 03:54
-
Prediksi Belanda vs Uzbekistan 9 Juni 2026
Piala Dunia 7 Juni 2026, 03:44
-
Prediksi Kolombia vs Yordania 8 Juni 2026
Piala Dunia 7 Juni 2026, 03:23
-
Prediksi Ekuador vs Guatemala 8 Juni 2026
Piala Dunia 7 Juni 2026, 03:09
-
Hasil Portugal vs Chili: Selecao Menangkan Duel 10 Lawan 10!
Piala Dunia 7 Juni 2026, 02:50
-
Prediksi Maroko vs Norwegia 8 Juni 2026
Piala Dunia 7 Juni 2026, 02:30
-
Prediksi Kroasia vs Slovenia 8 Juni 2026
Piala Dunia 7 Juni 2026, 01:59
-
Manchester United Kejar Tonali, Newcastle Minta 115 Juta Euro
Liga Inggris 7 Juni 2026, 00:40
-
MU Sudah Kelarkan Transfer Ederson, Tapi Belum Bisa Disahkan?
Liga Inggris 6 Juni 2026, 23:40
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47







