Tudingan Miring! Ruben Amorim Sengaja Cari Pemecatan demi Kompensasi Besar dari Man United?
Richard Andreas | 5 Januari 2026 22:30
Bola.net - Pemecatan Ruben Amorim dari Manchester United menyisakan polemik baru yang melampaui soal hasil di lapangan. Keputusan klub mengakhiri kerja sama itu datang hanya sehari setelah sang pelatih melontarkan komentar keras di hadapan publik.
Pernyataan tersebut disampaikan Amorim usai hasil imbang melawan Leeds United, ketika ia secara terbuka menyuarakan ketidakpuasan terhadap perannya di klub dan dugaan kurangnya dukungan dari internal manajemen.
Situasi ini memicu spekulasi luas, termasuk tudingan bahwa Amorim sejak awal sudah memperhitungkan konsekuensi dari kata-katanya. Salah satu suara paling keras datang dari Simon Jordan, yang menilai ada motif finansial di balik sikap pelatih asal Portugal itu.
Pemecatan Resmi dan Latar Belakang Pernyataan Amorim

Manchester United mengonfirmasi pada Senin pagi bahwa Ruben Amorim telah dilepas dari jabatannya dengan efek langsung. Keputusan itu diambil tak lama setelah pernyataan sang pelatih yang menuai perhatian besar.
Dalam konferensi pers seusai laga di Elland Road, Amorim secara terbuka meminta agar dirinya disebut sebagai “manajer”, bukan “kepala pelatih”. Ia juga mendesak petinggi klub untuk membiarkannya bekerja tanpa campur tangan.
Menurut laporan, kemarahan Amorim dipicu oleh rasa kurangnya dukungan, yang juga berkaitan dengan perselisihan internal mengenai target transfer. Pernyataan publik itu kemudian menjadi pemicu utama keputusan klub.
Simon Jordan Nilai Sikap Amorim Tidak Profesional
Menanggapi pemecatan tersebut di talkSPORT, Simon Jordan menyebut komentar Amorim memiliki pola yang mengarah pada keinginan untuk dipecat. Ia membandingkan situasi ini dengan kasus Enzo Maresca yang sebelumnya didepak Chelsea setelah konferensi pers bernada serupa.
“Saya mendengarkan Amorim kemarin dan juga mendengarkan Enzo Maresca, dan saya tidak merasa apa yang ia katakan itu terlalu kontroversial,” ujar Jordan.
“Ia sedang menyampaikan pandangannya tentang peran apa yang menurutnya harus ia miliki, tetapi meminta orang lain untuk melakukan tugasnya bukan hal yang sama dengan mengatakan bahwa ia mengalami 48 jam terburuk dalam hidupnya dan tidak mendapat dukungan.”
Jordan kemudian menilai cara penyampaian Amorim tetap bermasalah. “Jadi saya melihatnya sebagai sesuatu yang sangat tidak profesional, dan itulah yang terlalu sering ditunjukkan para manajer akhir-akhir ini. Saya juga menganggap Maresca tidak profesional.”
Dugaan Motif Finansial di Balik Pernyataan Publik
Menurut Jordan, komunikasi melalui media untuk menyampaikan keluhan internal adalah tindakan yang keliru. Ia menilai standar yang sama seharusnya berlaku bagi pelatih maupun pemain.
“Gagasan bahwa Anda bisa berkomunikasi dengan orang-orang yang mempekerjakan Anda melalui media adalah hal yang tidak profesional,” katanya. “Anda tentu tidak ingin pemain keluar dan mengatakan hal buruk tentang Anda sebagai manajer.”
Ia mempertanyakan tujuan di balik bahasa yang digunakan Amorim dalam konferensi pers tersebut. “Ketika saya mendengarkannya, saya berpikir: ke mana arah pembicaraan ini, apa poinnya, dan apa yang ingin dicapai?”
Jordan lalu menyimpulkan dengan asumsi paling keras. “Saya berasumsi apa yang ia coba capai adalah dipecat dan dibayar. Saya berasumsi itulah hasil yang ia inginkan. Saya tidak bisa melihat cara lain jika melihat bahasa yang ia gunakan.”
Laporan The Athletic menyebut Manchester United harus membayar penuh sisa kontrak Amorim karena tidak ada klausul pemutusan yang memungkinkan pengakhiran dengan biaya lebih rendah.
Kontrak tersebut sejatinya berlaku hingga musim panas 2027, dengan opsi perpanjangan satu tahun, sehingga pemecatan dini ini berujung pada kompensasi besar bagi Amorim.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 25 Agustus 2026, 09:47
-
Manchester City Sepakat Datangkan Allan Elias dari Palmeiras
Liga Inggris 25 Agustus 2026, 08:44
-
5 Pelajaran Chelsea vs Fulham: Cole Palmer Bersinar dalam Debut Impian Xabi Alonso
Liga Inggris 25 Agustus 2026, 08:04
-
Xabi Alonso Bela Robert Sanchez Usai Bikin 2 Blunder Kontra Fulham
Liga Inggris 25 Agustus 2026, 07:24
-
Xabi Alonso Kirim Pujian untuk Chelsea Usai Menang di Markas Fulham
Liga Inggris 25 Agustus 2026, 06:44
LATEST UPDATE
-
Cole Palmer Kembali Bangkit, Awali Musim Baru dengan Gol dan Assist
Liga Inggris 25 Agustus 2026, 14:00
-
Gabriel Martinelli Dekati Pintu Keluar Arsenal, Al Hilal Siapkan Tawaran Besar
Liga Inggris 25 Agustus 2026, 13:00
-
Manchester United Ingin Pinjam Alejandro Balde, Barcelona Minta 30-40 Juta Euro
Liga Inggris 25 Agustus 2026, 12:04
-
Xabi Alonso Ungkap Alasan Palestra dan Caicedo Absen Lawan Fulham
Liga Inggris 25 Agustus 2026, 11:24
-
Juventus Cemas, Kenan Yildiz Terancam Absen 2 Bulan Usai Cedera Lawan Frosinone
Liga Italia 25 Agustus 2026, 10:44
-
Newcastle Sepakat Rekrut Nico Gonzalez dari Manchester City
Liga Inggris 25 Agustus 2026, 10:04
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 25 Agustus 2026, 09:59
-
Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 25 Agustus 2026, 09:52
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 25 Agustus 2026, 09:47
-
Juventus Capai Kesepakatan Rekrut Kamil Grabara dari Wolfsburg
Liga Italia 25 Agustus 2026, 09:24
LATEST EDITORIAL
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
