Van Der Vaart: Titik Lemah Manchester City
Editor Bolanet | 1 November 2011 18:45
- Liga Premier musim ini tampak begitu berbeda. Bila sebelumnya selalu didominasi oleh Manchester United, , , dan Chelsea maka kini muncul kekuatan baru dari Manchester City. Klub kaya ini tengah menduduki puncak klasemen Liga Premier.
Banyak pihak menyanjung penampilan impresif dari tim besutan Roberto Mancini tersebut. Salah seorang punggawa Tottenham Hotspurs, Rafael Van der Vaart turut mengakui bahwa Manchester City merupakan tim terhebat di Liga Premier namun ia juga mengetahui titik lemah dari The CiTizen.
Mantan pemain Real Madrid tersebut mengakui bahwa City memiliki resiko yang sama seperti klub yang dibelanya di tersebut. Ego di antara para pemain-pemain bintang di suatu klub dapat mempengaruhi penampilan mereka.
City memiliki banyak ego pemain besar. Itu bisa menjadi masalah ketika terlalu banyak pemain bintang dalam suatu klub. City saat ini memang tengah tampil meyakinkan dan selalu menang, ujar Van der Vaart.
Banyak pemain lain yang merasa tidak bahagia ketika bermain untuk sebuah tim dengan banyak pemain bintang. Hal ini sama seperti yang saya alami saat saya berada di Madrid. Tim saya waktu itu memiliki enam pemain Belanda dan kami semua akhirnya pergi setelah enam bulan.
Lihatlah yang terjadi pada Emmanuel Adebayor. Dia dulu tak berkembang saat bersama City dan kini lihatlah ia bersama Tottenham. Penampilannya menjadi lebih baik. Hal itu menjelaskan segalanya bahwa dia pemain yang hebat namun tak diberi kesempatan untuk bertanding bersama. (sun/rev)
Banyak pihak menyanjung penampilan impresif dari tim besutan Roberto Mancini tersebut. Salah seorang punggawa Tottenham Hotspurs, Rafael Van der Vaart turut mengakui bahwa Manchester City merupakan tim terhebat di Liga Premier namun ia juga mengetahui titik lemah dari The CiTizen.
Mantan pemain Real Madrid tersebut mengakui bahwa City memiliki resiko yang sama seperti klub yang dibelanya di tersebut. Ego di antara para pemain-pemain bintang di suatu klub dapat mempengaruhi penampilan mereka.
City memiliki banyak ego pemain besar. Itu bisa menjadi masalah ketika terlalu banyak pemain bintang dalam suatu klub. City saat ini memang tengah tampil meyakinkan dan selalu menang, ujar Van der Vaart.
Banyak pemain lain yang merasa tidak bahagia ketika bermain untuk sebuah tim dengan banyak pemain bintang. Hal ini sama seperti yang saya alami saat saya berada di Madrid. Tim saya waktu itu memiliki enam pemain Belanda dan kami semua akhirnya pergi setelah enam bulan.
Lihatlah yang terjadi pada Emmanuel Adebayor. Dia dulu tak berkembang saat bersama City dan kini lihatlah ia bersama Tottenham. Penampilannya menjadi lebih baik. Hal itu menjelaskan segalanya bahwa dia pemain yang hebat namun tak diberi kesempatan untuk bertanding bersama. (sun/rev)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Susunan Pemain Qatar vs Swiss di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 14 Juni 2026, 01:10
-
Achraf Hakimi Main di Posisi Apa? Bek Kanan Maroko dengan Peran Tak Biasa
Piala Dunia 14 Juni 2026, 00:49
-
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Qatar vs Swiss
Piala Dunia 13 Juni 2026, 23:55
-
Tempat Menonton Qatar vs Swiss di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 13 Juni 2026, 23:45
-
Ghana Protes Keras Kanada Usai Tolak Visa Thomas Partey
Piala Dunia 13 Juni 2026, 23:12
-
Hasil Final Piala AFF U-19 2026: Australia Juara Usai Kandaskan Thailand
Tim Nasional 13 Juni 2026, 22:24
-
Jadwal Lengkap Piala Dunia 2026
Piala Dunia 13 Juni 2026, 21:59
-
Jadwal Piala Dunia 2026 Hari Ini di TVRI
Piala Dunia 13 Juni 2026, 21:58
LATEST EDITORIAL
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28









