VAR Buat Pertandingan Premier League Tak Menyenangkan, Setuju?
Aga Deta | 5 Februari 2020 13:51
Bola.net - VAR kembali memicu perdebatan dalam pertandingan Premier League saat Tottenham Hotspur menghadapi Manchester City, Minggu (2/2/2020). Teknologi tersebut sudah benar memberikan penalti untuk tim tamu saat Serge Aurier melanggar Sergio Aguero.
Ilkay Gundogan yang maju sebagai eksekutor gagal menjalankan tugasnya. Namun, penyelamatan Hugo Lloris menimbulkan kontroversi. Kiper Spurs tersebut terlihat sedikit maju sebelum bola ditendang gelandang berpaspor Jerman itu.
Kemudian saat Raheem Sterling terlihat diving di kotak penalti, wasit tidak memberikan kartu kuning yang membuat Jose Mourinho geram. Dua kejadian itu tidak ditinjau ulang VAR yang membuat fans Premier League semakin berang.
Berdasarkan survei YouGov dilansir Give Me Sport, Rabu (5/2/2020), lebih dari 50 persen penggemar menganggap VAR telah membuat laga di Premier League menjadi kurang menyenangkan.
Adapun 29 persen mengatakan teknologi itu membuat pengalaman menonton pertandingan menjadi jauh dari menyenangkan. Sementara 38 persen yang berasumsi sedikit kurang menyenangkan.
Hanya 12 persen yang menyatakan VAR membuat Premier League lebih menyenangkan. Itu pun terbagi menjadi dua kategori, yakni 3 persen jauh lebih menyenangkan dan 9 persen sedikit lebih menyenangkan.
Survei tersebut bisa menjadi masukan yang bagus untuk sistem VAR di Premier League.
Kontroversi Offside Kerap Menjadi Perbincangan
VAR di Premier League kerap menjadi bahan ledekan karena kontroversi offside yang menggelikan. Tak sedikit gol yang tercipta batal setelah teknologi tersebut meninjau ulang dan sang pemain terjebak offside di bagian ketiak atau tumit kaki.
Menurut sebagian orang, VAR telah membuat permainan menjadi lebih kaku, serta menghilangkan drama di sepak bola dan diganti kontroversi VAR.
Beberapa manajer Premier League juga kerap melancarkan kritik terkait sistem VAR tersebut. Manajer Manchester City, Pep Guardiola, vokal mengkritik VAR karena timnya kerap dirugikan.
Kejadian paling epik tersaji saat Guardiola mendampingi anak asuhnya ke Anfield. Setelah pertandingan ia menyalami semua pengadil lapangan dengan melontarkan kata sarkas 'Terima Kasih Banyak'.
Sumber: Give Me Sport
Disadur dari: Bola.com/Penulis Hanif Sri Yulianto/Editor Yus Mei Sawitri
Published: 5 Februari 2020
Baca Juga:
Nelson Semedo, Bek Barcelona Penggemar Berat Dragon Ball
Reaksi Netizen Setelah Liverpool U-23 Menang di FA Cup: SSB Liverpool Menang
Fan Liverpool Ini Picu Perdebatan Panas Usai Sebut Jordan Henderson Lebih Baik dari Paul Scholes
Pemain Jebolan Akademi Liverpool yang Dijual dalam 5 Tahun Terakhir, Bagaimana Kabarnya Sekarang?
Ada Bruno Fernandes, Manchester United Sepertinya Tak Butuh Paul Pogba Lagi
Penampakan Klasemen EPL Jika Dimulai Sejak Jose Mourinho Menangani Tottenham
Sejumlah Langkah yang Bisa Membuat AC Milan Semakin Terpuruk
Klasemen EPL Jika Hanya Dihitung Laga pada 2020, MU di Zona Degradasi
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor! Ini Cara Seluruh 308 Gol Tercipta
Piala Dunia 22 Juli 2026, 16:47
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
LATEST UPDATE
-
Kabar Buruk untuk Arsenal, William Saliba Menepi dalam Waktu Lama
Liga Inggris 23 Juli 2026, 06:07
-
Tinggalkan Chelsea, Alejandro Garnacho Sepakat Gabung Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 05:49
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55















