Waduh, Roman Abramovich Bisa Terusir dari Chelsea karena Konflik Rusia-Ukraina?
Yaumil Azis | 25 Februari 2022 03:09
Bola.net - Konflik yang terjadi antara dua negara Eropa Timur, Rusia dan Ukraina, bisa berimbas fatal buat Chelsea. Raksasa Premier League itu bisa kehilangan sang pemilik, Roman Abramovich.
Abramovich adalah pengusaha asal Rusia yang membeli the Blues pada tahun 2003 lalu. Kedatangannya membuat industri sepak bola berubah total, dan menjadi salah satu penyebab mengapa UEFA menerapkan regulasi Financial Fair Play.
Bagaimana tidak, ia menggunakan sumber daya uang miliknya untuk mengubah Chelsea jadi kekuatan baru di Inggris bahkan Eropa. Mereka pun mulai meraih trofi dari berbagai kompetisi bergengsi, mulai dari Premier League hingga Liga Champions.
Sayangnya, kejayaan itu bisa berakhir dalam waktu dekat. Semuanya dikarenakan perseteruan antara Rusia dengan Ukraina yang semakin panas belakangan ini.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Abramovich Terancam
Rusia menjadi sorotan karena melakukan agresi militer ke Ukraina. Sampai tulisan ini dibuat, Rusia masih dilaporkan terus melakukan serangan ke ibukota Ukraina, Kiev, meski telah didesak berhenti oleh negara-negara lain.
Inggris tengah mengupayakan segala cara untuk menghukum Rusia. Termasuk menyingkirkan Abramovich, yang dikenal punya hubungan erat dengan Presiden Rusia, Vladimir Putin, dari London dan menyita semua aset kekayaannya.
"Abramovich mengakui dalam proses persidangan bahwa dia membayar untuk mendapatkan pengaruh politik," ujar anggota parlemen Rhondda, Chris Bryant, kepada House of Commons via the Sun.
"Oleh karena itu HMG berfokus untuk memastikan individu yang terkait dengan keuangan gelap dan aktivitas memfitnah tidak dapat menempatkan dirinya di Inggris dan menggunakan alat relevan yang tersedia, termasuk kekuatan imigrasi untuk mencegah hal ini."
Penyitaan Segala Aset, Termasuk Chelsea
Pada Rabu (23/2/2022) waktu setempat, The Sun melaporkan bahwa Abramovich secara efektif dilarang tinggal di Inggris. Segala bentuk pengajuan visa permanen darinya pun sudah hampir pasti ditolak.
Bryant pun menegaskan bahwa Abramovich seharusnya sudah tidak punya hak untuk memegang klub sepak bola di Inggris. "Tentunya Tuan Abramovich seharusnya tak lagi bisa memiliki klub sepak bola di negara ini?"
"Tentunya kami harus mempertimbangkan penyitaan beberapa asetnya, termasuk rumah miliknya senilai 152 juta pounds? Dan memastikan bahwa orang lain yang memiliki visa tingkat satu seperti ini tidak terlbat dalam aktivitas memfitnah di Inggris," pungkasnya.
(The Sun)
Baca juga:
- Lukaku tak Betah di Chelsea dan Ingin Balik ke Giuseppe Meazza, Tanggapan Inter?
- Terbaik! Mohamed Salah Sukses Pecahkan Rekor Didier Drogba di Premier League
- Wah, Lukaku Nggak Betah di Chelsea dan Ingin Balik ke Inter
- Legenda Liverpool ini Beri Peringatan Pada Lukaku: Alarm Akan Berbunyi!
- Saingi MU, Chelsea Juga Tertarik Rekrut Serge Gnabry
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
106 Hari yang Berujung Pemecatan: Kisah Singkat Liam Rosenior di Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:24
-
Calum McFarlane Kembali Jadi Pelatih Sementara Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:17
LATEST UPDATE
-
Hasil Leverkusen vs Bayern: Die Roten ke Final DFB Pokal, Mimpi Treble Terjaga
Bundesliga 23 April 2026, 04:25
-
Timnas Argentina: Siapa Saja yang Hampir Pasti Masuk Skuad Piala Dunia 2026?
Piala Dunia 23 April 2026, 01:00
-
106 Hari yang Berujung Pemecatan: Kisah Singkat Liam Rosenior di Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:24
-
Calum McFarlane Kembali Jadi Pelatih Sementara Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:17
-
Juventus Cari Alternatif: Alisson Sulit, De Gea Jadi Opsi
Liga Italia 22 April 2026, 23:23
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37










