Wah, Gaji Besar Mo Salah Jadi Alasan Sadio Mane Pergi?
Richard Andreas | 8 Juli 2022 14:00
Bola.net - Liverpool membiarkan Sadio Mane pergi lalu mengikat Mohamed Salah dengan kontrak baru bernilai fantastis. Menurut laporan yang beredar, kontrak Salah ini bisa jadi salah satu alasan Mane hengkang.
Melepas Mane tentu bukan keputusan mudah bagi Liverpool. Bagaimanapun, selama enam tahun di Anfield Mane sudah membuktikan diri sebagai salah satu pemain terpenting di Anfield.
Musim panas ini Mane memilih pergi, kabarnya ingin mencoba tantangan baru. Di antara sejumlah klub, dia memilih melanjutkan karier bersama Bayern Munchen.
Di sisi lain, mengutip Football Insider, Salah resmi menjadi pemain dengan gaji tertinggi dalam sejarah Liverpool ketika meneken kontrak baru kemarin. Dia menerima gaji 400.000 pounds per pekan selama tiga tahun.
Tentu muncul spekulasi
Kasus Salah dan Mane ini juga mencuri perhatian Alan Hutton, analis Premier League. Menurutnya, tentu tidak bisa mengabaikan fakta bahwa Liverpool memberikan kontrak fantastis pada Salah ketika membiarkan Mane pergi.
Muncul dugaan bahwa Mane sebenarnya menuntut nilai gaji yang setara dengan Salah. Liverpool tidak mau mengabulkan permintaan itu dan membiarkan Mane pergi.
"Tentu bakal ada satu atau dua orang di ruang ganti yang berpikir demikian. Jika Anda mengamati bakat potensi para penyerang mereka, pemain-pemain seperti itu mungkin bicara kepada klub," ujar Hutton di Football INsider.
"Pemain seperti Mane, saya tahu dia sudah pergi, tapi mungkin mengetahui gaji rekannya sebesar itu bisa jadi halangan: 'Saya bekerja sama baiknya dengan Salah jadi mengapa saya tidak digaji sama?'."
Pasti ada yang terganggu
Hutton mengakui bahwa secara umum gaji fantastis untuk pemain-pemain terentu tidak jadi masalah. Biasanya si pemain memang kerap jadi penentu kemenangan tim dan layak diberi apresiasi lebih. Namun, pasti ada satu atau dua pemain yang terganggu.
"Ada banyak pemain di luar sana yang mendapatkan banyak uang dan saya hanya melihat bahwa mereka pantas mendapatkannya. Mereka adalah match winners, mereka mencetak banyak gol," lanjut Hutton.
"Begitulah cara pandang saya. Sebagian besar orang pun begitu. Namun, pasti ada satu atau dua orang yang merasa tidak puas," tandasnya.
Sumber: Bola, Football Insider
Jangan lewatkan ini Bolaneters!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tottenham Masuk Persaingan, 3 Klub Premier League Incar Marcus Rashford
Liga Inggris 22 Juli 2026, 11:01
-
Andoni Iraola Buka Suara soal Rumor Alexis Mac Allister ke Real Madrid
Liga Inggris 22 Juli 2026, 10:31
LATEST UPDATE
-
Jurgen Klopp Selangkah Lagi Latih Timnas Jerman
Piala Dunia 23 Juli 2026, 12:01
-
Nonton Piala Dunia 2026 Full 104 Laga Cukup Beli Voucher FolaPlay di GoPay
Lain Lain 23 Juli 2026, 11:03
-
Kabar Duka, Legenda Sepak Bola Indonesia M Basri Tutup Usia
Bola Indonesia 23 Juli 2026, 11:00
-
Joshua Zirkzee Tegaskan Ingin Bertahan di Manchester United
Liga Inggris 23 Juli 2026, 09:16
-
Al Hilal Terus Berburu Bintang, Kini Bidik Ousmane Dembele
Asia 23 Juli 2026, 08:46
-
Masih Ada yang Kurang dari Performa Lamine Yamal di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 23 Juli 2026, 07:27
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34











