Wajah Baru MU Bersama Ralf Rangnick: Attacking Fullback, Lini Depan Cair, Bruno Fernandes 'Hilang'!
Asad Arifin | 6 Desember 2021 11:48
Bola.net - Ralf Rangnick menandai debutnya sebagai manajer Manchester United dengan apik. Rangnick memberikan tiga poin saat United menjamu Crystal Palace pada duel di Old Trafford, Minggu (5/12/2021) malam WIB.
United meraih kemenangan dengan skor 1-0 pada laga pekan ke-15 Premier League itu. Gol penentu kemenangan dicetak Fred pada menit ke-77. Pemain asal Brasil itu mencetak gol dari sepakan jarak jauh.
Hasil ini cukup positif bagi United. Mereka kini berada di posisi ke-6 klasemen sementara Premier League 2021/2022 dengan 24 poin dari 15 laga yang dimainkan. United selalu menang pada dua laga terakhirnya di Premier League.
Rangnick tentu saja membawa sejumlah perubahan untuk United. Apa saja? Simak ulasan lengkapnya di bawah ini ya Bolaneters:
Penguasaan Bola dan Set-piece

United pada era Ole Gunnar Solskjaer identik dengan transisi cepat. Setan Merah acap kali membiarkan lawan menguasai bola, lalu merebutnya, dan melakukan serangan balik dengan sangat cepat.
Tapi, pada laga pertama Rangnick, United tampak jelas mengutamakan penguasaan bola. Mereka berupaya keras untuk terus menguasai bola. Hasilnya, United mendapatkan 61.3 persen penguasaan bola.
Selain itu, United punya rencana yang matang dari set-piece. Salah satunya adalah dari sepak sudut yang berujung pada peluang Alex Telles.
Peran Bruno Fernandes

Rangnick memakai formasi 4-2-2-2 dengan dua pemain nomor 10. Peran itu diberikan pada Jadon Sancho dan Bruno Fernandes. Mereka mendapat dukungan dari Fred dan McTominay yang bermain sangat cair.
"Saya memilih Jadon dan Bruno dalam dua posisi no.10, dan sisanya [dalam formasi] tidak ada perubahan," lanjut Rangnick.
Fernandes rupanya agak kesulitan dengan sistem baru ini. Dia belum menunjukkan aksi terbaiknya. Fernandes hanya membuat dua umpan kunci karena harus berbagi ruang dan peran dengan pemain lain.
Lini Depan yang Cair

Rangnick menduetkan Rashford dan Ronaldo di depan. Pilihan yang sangat jitu. Khusus Rashford, dia bermain sangat bagus. Dia memang tidak mencetak gol atau assist, tapi bekerja sangat apik secara kolektif.
"Rashford telah merenggangkan lini pertahanan Palace dan memberi ruang untuk semua orang. Begitu banyak pemain memiliki ruang di belakangnya," ucap pandit BBC Sport, Pat Nevin.
Secara umum, lini depan United begitu cair. Siapa pun bisa berada di dekat kotak penalti. Rashford dan Ronaldo bisa melebar. Lalu, Bruno dan Sancho masuk. Fred juga punya ruang di dekat kotak penalti.
Attacking Fullback

Mungkin, inilah perubahan yang paling mencolok. Rangnick telah menerapkan ini dengan baik di RB Leipzig. Kini, United akan memiliki full-back dengan kontribusi menyerang yang lebih banyak setiap laga.
Alex Telles dan Diogo Dalot bermain sangat agresif. Telles melepas dua shots dan Dalot punya satu peluang bagus. Masing-masing juga melepas satu umpan kunci pada laga ini. Performa yang cukup solid.
"Kami punya cukup ruang kosong dengan Bruno dan Jadon di posisi itu (nomor 10), bek-bek sayap kami juga bisa naik ke depan dan meminta bola di sisi sayap," kata Rangnick.
Peran Ronaldo?

Rangnick memberikan peran dua pemain di depan, salah satunya untuk Ronaldo. Pemain asal Portugal gagal mencetak gol. Padahal, dia melepas lima shots pada laga ini.
Tapi, bukan berarti Ronaldo bermain buruk. Rangnick menjelaskan seperti apa peran Ronaldo dan kontribusinya pada duel melawan Palace berikut ini:
"Kami ingin bermain dengan dua striker, terutama di posisi tengah. Tapi, terlepas dari hal tersebut, Cristiano Ronaldo juga bekerja tanpa bola, chapeau (angkat topi)," ucap pria 63 tahun tersebut.
Hanya Bagus di Babak Pertama

Rangnick memberikan kemenangan dan membawa banyak berita positif untuk United. Tapi, Pat Nevin menilai masih ada titik lemah dari tim racikan Rangnick. United belum mampu tampil konsisten sepanjang laga.
"45 menit (babak pertama) yang luar biasa," kata Pat Nevin pada BBC Sport.
"Mereka hebat di babak pertama tetapi di babak kedua, permainan menjadi 50-50. Ralf Rangnick akan tahu masih ada pekerjaan yang harus dilakukan. Mereka telah menjawab beberapa pertanyaan. Tapi tidak semuanya," tegas Pat Nevin.
Klasemen Premier League
Sumber: Metro, BBC Sport
Baca Ini Juga ya Bolaneters:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Bayern vs Union Saint-Gilloise 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:28
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
LATEST UPDATE
-
Kairat vs Club Brugge: Brugge Gasak Tuan Rumah 4-1
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:03
-
Prediksi Newcastle vs PSV 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Marseille vs Liverpool 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Juventus vs Benfica 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Chelsea vs Pafos 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Link Live Streaming Liga Champions Inter vs Arsenal di Vidio, Rabu 21 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 02:13
-
Prediksi Susunan Pemain Inter vs Arsenal, Lautaro Martinez Jadi Tumpuan Nerrazurri
Liga Champions 21 Januari 2026, 00:36
-
Prediksi Susunan Pemain Arsenal Lawan Inter: Bakal Ada Rotasi di Semua Lini
Liga Champions 21 Januari 2026, 00:22
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06








