Wajah Tottenham Era Antonio Conte: Kalah, Menang, Kalah, Menang, dan Kalah Lagi
Asad Arifin | 10 Februari 2022 11:38
Bola.net - Antonio Conte belum mampu membawa Tottenham mencapai performa yang stabil. Sebagai bukti, lima laga terakhir Tottenham di semua ajang, mereka kalah, menang, kalah, menang, lalu kalah lagi.
Tottenham menjamu Southampton pada pekan ke-24 Premier League, Kamis (10/2/2022) dini hari WIB. Pada duel yang digelar di Tottenham Hotspur Stadium itu, Harry Kane dan kolega kalah 3-2.
Tottenham sempat dua kali memimpin laga lewat gol bunuh diri Jan Bednarek dan Son Heung-min. Tapi, Soton mampu mencetak tiga gol ke gawang Hugo Lloris. Masing-masing gol dicetak Armando Broja, Mohamed Elyounoussi, dan Che Amads.
Lantas, mengapa performa Tottenham masih belum stabil? Simak jawaban Conte di bawah ini ya Bolaneters.
Kok Belum Stabil Sih, Conte?
Conte bergabung dengan Tottenham di pertengahan musim 2021/2022, sebagai pengganti Nuno Espirito Santo. Sejauh ini, performa Tottenham era Conte masih belum stabil dan sang manajer mengakuinya.
"Kami harus mencoba untuk meningkatkan permainan, terutama aspek menggerakan bola. Saya tahu betul bahwa tim ini masih muda, banyak pemain harus bermain untuk mendapatkan pengalaman di liga ini," kata Conte dikutip dari BBC Sport.
"Saya tahu ada banyak pekerjaan yang harus dilakukan ke depannya," imbuh eks manajer Chelsea itu.
Hasil yang didapat Tottenham pada lima laga terakhir adalah kalah lawan Chelsea (1-0), menang lawan Leicester (3-2), kalah dari Chelsea (2-0), menang lawan Brighton (3-1), dan kalah dari Southampton (3-2).
Masih Proses

Antonio Conte merasa anak asuhnya sudah memberikan segalanya untuk bisa meraih kemenangan lawan Soton. Meskipun ada banyak kesalahan yang dilakukan, pria asal Italia itu tidak merasa harus khawatir.
"Pada babak pertama kami membuat banyak kesalahan dan sering kali umpannya tidak bagus dan kami mempertaruhkan hidup kami hari ini," kata Conte.
"Ini adalah bagian dari proses dan Anda harus mencoba untuk meningkatkan level. Ketika ada sedikit tekanan, Anda harus lebih akurat dalam mengoper dan mengambil keputusan. Pemain sudah memberikan segalanya, jadi itu sangat mengecewakan," tegasnya.
Klasemen Premier League
Sumber: BBC Sport
Baca Ini Juga ya Bolaneters:
- 4 Calon Kapten Baru Arsenal Versi Alexandre Lacazette
- Thomas Tuchel Pusing! Pilih Mainkan Kepa atau Mendy di Final Piala Dunia Antarklub?
- Arsenal Cari Striker Seperti Apa Sih, Arteta?
- Marketa Havlickova, si Pirang nan Menawan Calon Pendamping Hidup Alex Kral
- 17 Pertandingan Sisa, Arsenal Bidik Empat Besar
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Beratnya Jadi Man United, Sudah Masuk 3 Besar pun Masih Dikritik Keras
Liga Inggris 7 Maret 2026, 11:35
-
Chelsea Bahkan Tidak Punya Kiper Nomor 1
Liga Inggris 7 Maret 2026, 10:32
LATEST UPDATE
-
Mau Sandro Tonali, MU Siap-siap Kere Mendadak!
Liga Inggris 8 Maret 2026, 06:20
-
Barcelona Bekuk Athletic Bilbao dalam Kondisi Kelelahan Berat!
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:49
-
Menang dan Clean Sheet Lawan Athletic Bilbao, Bos Barcelona Full Senyum!
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:38
-
Hasil Juventus vs Pisa: Pesta Gol Bianconeri di Allianz Stadium
Liga Italia 8 Maret 2026, 05:23
-
Man of the Match Athletic Bilbao vs Barcelona: Lamine Yamal
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:05
-
Kalah dari Chelsea, Wrexham Sesalkan Kartu Merah di Penghujung Laga
Liga Inggris 8 Maret 2026, 04:11
-
Man of the Match Wrexham vs Chelsea: Alejandro Garnacho
Liga Inggris 8 Maret 2026, 03:48
-
Kontingen Belanda Bikin Nyaman Ryan Gravenberch di Liverpool, Tapi...
Liga Inggris 8 Maret 2026, 01:41














