3-4-3 dan 3-5-2 Gagal, Kini Stefano Pioli Coba Formasi 3-4-2-1 dan Maksimalkan Peran Rafael Leao
Asad Arifin | 11 Februari 2023 08:26
Bola.net - AC Milan mampu mengakhiri hasil buruk saat berjumpa Torino pada pekan ke-22 Serie A 2022/2023. Sukses Rossoneri tak lepas dari pergantian formasi yang dibuat Stefano Pioli dan upaya memaksimalkan peran Rafael Leao.
Milan menang dengan skor 1-0 saat bersua Torino pada duel di San Siro, Sabtu (11/2/2023) dini hari WIB. Gol penentu kemenangan Milan dicetak Olivier Giroud pada menit ke-62, memanfaatkan umpan Theo Hernandez.
Bagi Milan, ini adalah kemenangan yang amat penting. Sebab, sebelum laga, Milan gagal menang pada tujuh laga beruntun. Bahkan, empat laga terakhir, Rossoneri selalu kalah.
Milan menang dengan beberapa penyesuaian taktik yang dibuat Pioli. Tetap dengan formasi tiga bek, Pioli membuat perubahan di tengah dan depan. Simak ulasan lebih lengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.
3-4-3 dan 3-5-2 yang Gagal
Formasi dasar Milan di bawah kendali Pioli adalah 4-2-3-1. Formasi inilah yang mengantar Milan meraih scudetto musim 2021/2022 lalu. Namun, formasi itu mulai tidak efektif dan bisa dibaca lawan pada musim 2022/2023.
Pioli lantas mengubah formasi dasar Milan dan bermain dengan tiga bek. Pioli sempat memakai 3-4-2 dan 3-5-2. Pada formasi 3-5-2, Pioli harus mengorbankan Rafael Leao karena dia tak bisa bermain sebagai penyerang tengah apalagi wingback.
Nah, pada duel lawan Torino, Pioli memakai formasi 3-4-2-1. Leao dan Brahim Diaz ditempatkan di belakang Olivier Giroud. Penyesuaian ini berdampak positif bagi Milan dan Leao dinilai menunjukkan progres yang bagus.
"Saya selalu berpikir bahwa dengan melebarkannya, itu akan menjadi posisi yang ideal untuknya. Kami mencoba 3-4-2-1 dan ingin dia menjadi lebih sentral dan lebih dekat dengan striker, dia mengatakan kepada saya bahwa itu adalah posisi favorit saya!," kata Pioli.
Pertahanan yang Membaik

Pada empat laga yang dilalui Milan sebelum menang atas Torino, mereka selalu kebobolan. Milan kebobolan 13 gol hanya dalam empat pertandingan. Namun, situasi membaik ketika Milan mampu mencatat nirbobol pada duel lawan Torino.
"Jujur saja, pelatih harus menganalisis dan mengevaluasi permainan seluruh tim, mencari apa yang bisa dikembangkan," kata Pioli.
"Kami kebobolan rerata empat gol per laga beberapa waktu terakhir. Jadi, jelas ada sesuatu yang tidak bekerja dalam taktik bertahan kami. Main dengan tiga atau empat pemain tidak membuat perbedaan, kami hanya perlu menemukan lebih banyak kepercayaan diri dan sisi positif," tegas Pioli.
Sumber: Sky Italia
Klasemen Serie A 2022/2023
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Modal Positif AC Milan, Rekor Mengesankan Inter Milan
Liga Italia 8 Maret 2026, 12:28
-
Milan vs Inter: Harapan Rossoneri pada Kombinasi Pulisic dan Leao
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:52
-
Pertarungan Luka Modric vs Nicolo Barella di Lini Tengah
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:23
-
AC Milan Wajib Redam Ancaman Federico Dimarco
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:54
-
Akankah Mike Maignan Kembali Menjadi Penyelamat AC Milan?
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:25
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Genoa vs Roma - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 8 Maret 2026, 17:00
-
Ketika Rotasi Guardiola Berbuah Tiket Perempat Final FA Cup
Liga Inggris 8 Maret 2026, 16:36
-
Chelsea dan Rotasi Besar yang Memicu Masalah di Lapangan
Liga Inggris 8 Maret 2026, 16:26
-
Liga Inggris 8 Maret 2026, 15:51

-
Joao Cancelo Beri Barcelona Kebebasan Taktis yang Lama Hilang
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 14:23
-
AC Milan dan Makna Penting 3 Poin di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 13:59
-
Allegri Tanggapi Rumor Real Madrid: Apa Kata Pelatih AC Milan Ini?
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 13:34












