3 Alasan Gelar Inter Milan Terasa Begitu Pahit bagi Juventus
Richard Andreas | 3 Mei 2021 10:00
Bola.net - Inter Milan resmi jadi juara Serie A 2020/21. Juventus resmi gigit jari, melihat dari peringkat tiga sambil menahan rasa kecewa. Gelar Inter kali ini terasa lebih menyakitkan bagi Juventus.
Minggu (2/5/2021) kemarin, Inter jadi juara tanpa bermain. Atalanta bermain imbang dengan Sassuolo (1-1), alhasil Inter otomatis jadi juara karena selisih poin yang tidak terkejar.
Nerazzurri membungkus gelar dengan 82 poin dari 34 pertandingan. Masih ada 4 pertandingan sisa, tapi Inter tak mungkin disalip lawan yang baru meraih 69 poin.
Gelar Inter dan kegagalan Juve musim ini jadi sajian utama Serie A. Setidaknya ada 3 alasan mengapa keberhasilan Inter terasa lebih pahit bagi Juventus musim ini, apa saja?
Hentikan dominasi 9 tahun
Pertama dan yang paling penting, Inter Milan telah menghentikan dominasi Juventus selama sembilan tahun di Italia. Ini adalah pertanda dimulainya era baru.
Sebelumnya gelar Serie A dimonopoli oleh Si Nyonya Tua. Terakhir kali trofi Serie A diraih oleh tim selain Juve adalah ketika AC Milan jadi Scudetto pada musim 2010/11 silam.
Setelahnya, Juve terlau perkasa selama sembilan tahun beruntun. Bahkan saking tangguhnya Juve, seolah-olah juara Serie A sudah bisa ditebak saat musim belum dimulai.
Kini dominasi itu terhenti. Inter mengejar Juve dan kini berhasil menyalipnya.
Conte sang mantan
Kedua, Antonio Conte. Sosok pelatih senior ini lagi-lagi memberikan sentuhan magisnya, kali ini Inter Milan yang beruntung mendapatkan bimbingan langsung dari Conte.
Conte sempat diragukan di awal, dianggap tidak pantas melatih Inter dengan taktik kuno. Namun, kini dia membuktikan bahwa pada akhirnya Inter tetap jadi juara.
Nahas bagi Juve, Conte adalah pelatih yang dekat dengan mereka. Dominasi Juve di Serie A pun dimulai Conte beberapa tahun silam.
Lalu, apakah mungkin Conte telah memulai dominasi Inter?
Skuad Pirlo tidak cukup tangguh
Ketiga, skuad Juventus cukup medioker. Musim ini Juve tidak lagi memiliki komposisi skuad terbaik di Italia seperti beberapa tahun terakhir.
Ada terlalu banyak pemain level menengah dalam tim Juve. Alhasil, bintang seperti Cristiano Ronaldo tidak bisa memberikan kontribusi maksimalnya karena minim dukungan.
Yang jelas, Juve harus belanja besar musim panas ini. Mereka butuh pemain level top jika ingin jadi juara, khususnya di beberapa posisi penting.
Juve butuh kiper dan gelandang level top, bukan lagi pemain level tanggung seperti yang mereka punya sekarang.
Sumber: Bola
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pemecatan Michael Carrick Ditunda! Laga Lawan Chelsea Jadi Penentuan!
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 19:30
-
AC Milan Segera Perpanjang Kontrak Christian Pulisic
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 19:13
-
Hasil BRI Super League: Kartu Merah Warnai Kemenangan Borneo FC atas PSS
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 17:30
-
Ini Satu Hal yang Buat Lamine Yamal Kalah dari Harry Kane dalam Ballon d'Or 2026
Liga Champions 27 Oktober 2026, 15:49
LATEST UPDATE
-
Kinerja Jose Mourinho yang Memuaskan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:16
-
Menang di Markas Barcelona, Real Madrid dan Jose Mourinho Dapat Pujian dari Ronaldo
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:01
-
Kabar Buruk bagi Inter, Lautaro Martinez Terancam Absen di Derby Milan
Liga Italia 27 Oktober 2026, 20:46
-
Candaan Diktator Berujung Petaka, Kylian Mbappe Terancam Diboikot China!
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 20:45
-
Jorge Martin Nekat Coba Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 27 Oktober 2026, 20:40
-
Bruno Fernandes Dicoret Carrick, Manchester United Mulai Siapkan Skenario Perpisahan
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 20:30
-
Terungkap, Ini 2 Alasan yang Membuat MU Tunda Pemecatan Michael Carrick
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 19:58
-
Tidak Gratis! MU Harus Bayar ke Newcastle untuk Pekerjakan Eddie Howe
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 19:45
-
Barcelona Siapkan Solusi dari La Masia untuk Atasi Krisis Bek Kanan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 19:41
-
Prediksi Persib vs Melbourne Victory 28 Oktober 2026
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 19:40
-
Pemecatan Michael Carrick Ditunda! Laga Lawan Chelsea Jadi Penentuan!
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 19:30
-
AC Milan Segera Perpanjang Kontrak Christian Pulisic
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 19:13
-
Jadwal Siaran Langsung Persib vs Melbourne Victory di ACL Two di RCTI
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 19:00
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

