4 Kunci AC Milan Petik Poin Penuh di Markas Atalanta
Gia Yuda Pradana | 4 Oktober 2021 08:33
Bola.net - AC Milan memetik poin penuh dalam lawatannya ke kandang Atalanta, Gewiss Stadium, pada pekan ketujuh Serie A 2021/2022 yang berlangsung Senin (4/10), dini hari WIB. I Rossoneri menang 3-2.
Sempat unggul 3-0 via Davide Calabria (1'), Sandro Tonali (42'), dan Rafael Leao (78'), gawang AC Milan robek dua kali pada menit-menit terakhir. Atalanta coba mengejar lewat Duvan Zapata (86' pen), dan Mario Pasalic (90+4).
Namun, Atalanta kehabisan waktu untuk memburu gol ketiga. Injury time selama enam menit akhirnya habis, dan wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan.
Pastinya, kemenangan AC Milan tidak didapat begitu saja karena ada persiapan taktik dan strategi yang matang. Berikut setidaknya empat kunci AC Milan menang di markas Atalanta.
Gol Cepat

Sudah menjadi rahasia umum jika gol cepat sangat berguna buat suatu tim. Gol cepat akan membuat lawan cenderung panik dan terburu-buru untuk mengejar ketertinggalan.
AC Milan dalam pertandingan Senin (4/10) dini hari WIB, sukses mencatat gol cepat lewat Davide Calabria. Bek kanan itu sudah mencetak gol pada detik ke-27.
Gol cepat itu membuat Atalanta langsung bermain menyerang total. Namun, permainan AC Milan yang solid membuat La Dea malah kebobolan lagi dua gol.
Matteo Pessina Cedera

Gelandang Timnas Italia, Matteo Pessina harus keluar dari lapangan pada menit ke-24. Fakta itu membuat Atalanta kelimpungan karena kehilangan pilar di lini tengah.
Seperti diketahui, Matteo Pessina merupakan salah satu gelandang andalan Gian Piero Gasperini di lini tengah Atalanta. Hal itu terlihat dari menit bermainnya yang tinggi.
Keluarnya Matteo Pessina justru membuat Gian Piero Gasperini memasukkan pemain dengan karakter bertahan, Giuseppe Pezzella. Sebab, belum ada pelapis yang sepadan untuk Pessina dalam daftar gelandang serang Atalanta.
Percaya Diri Tinggi

Usai pertandingan, Davide Calabria menilai kemenangan di Gewiss Stadium berkat kepercayaan diri yang tinggi. AC Milan disebut selalu berpikir mengeluarkan kemampuan terbaik.
"Kami terus fokus kepada diri sendiri dan percaya bahwa kami adalah yang terbaik. Ada banyak pertandingan dan momen yang berubah, tapi kami tetap harus berpikir positif," katanya.
Davide Calabria merupakan wakil kapten di AC Milan. Jika Alessio Romagnoli tidak bermain, ia yang akan memimpin rekan-rekannya.
Belajar dari Liverpool

Stefano Pioli mengatakan dalam keterangan pers bahwa kemenangan AC Milan atas Atalanta tidak lepas dari persiapan teknis. Terutama mempelajari permainan La Dea secara detail saat bermain di Liga Champions.
"Kami tahu Atalanta sangat agresif dalam bertahan, jadi kami coba melepas seseorang dari lini tengah untuk maju," tutur Stefano Pioli.
"Apa yang tidak kami lakukan dengan baik di setengah jam pertama melawan Liverpool adalah menjadi dinamis. Jadi kami belajar dari situ, untuk mengambil pendekatan yang tepat melawan Atalanta, karena gaya mereka cukup mirip," imbuhnya.
(Bola.net/Fitri Apriani)
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- AC Milan Kalahkan Atalanta di Bergamo: Hebat, Tetap Rendah Hati, dan Dimanis
- Sandro Tonali: Milan Sempat Takut Lawan Atalanta, Capek Usai Main di Liga Champions
- Liverpool Ingin Boyong 'Kevin De Bruyne-nya Polandia', tapi Harus Bersaing dengan AC Milan
- Hasil, Klasemen, dan Top Skor Serie A: Napoli Masih Sempurna, Duo Milan Setia Mengintai
- Rapor Pemain AC Milan Saat Bungkam Atalanta: Sandro Tonali Ngeri, Duo Full-Back Gacor!
- Milan Kalahkan Atalanta, Suara Fans: Wasitnya Komedi! Si Messi Lumayan
- Man of the Match Atalanta vs AC Milan: Sandro Tonali
- Hasil Pertandingan Atalanta vs AC Milan: Skor 2-3
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Copenhagen vs Napoli: Partenopei Gagal Menang Meski Unggul Jumlah Pemain
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:29
-
Prediksi Bayern vs Union Saint-Gilloise 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:28
-
Prediksi Atalanta vs Athletic Club 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:24
LATEST UPDATE
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
-
Chelsea vs Pafos FC: Estevao Willian Mengejar Rekor Mbappe, Reuni David Luiz
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:21
-
Man City Terpuruk di Bodo/Glimt, Guardiola Akui Segala Hal Berjalan Melawan Timnya
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:48
-
Setelah 12 Tahun, Ter Stegen Diam-Diam Tinggalkan Barcelona
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 12:17
-
Inter Babak Belur di Kandang, Arsenal Terlalu Kejam di Depan Gawang
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:17
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06





