4 Momen Ikonik Cristiano Ronaldo, Salah Satunya Pernah Merusak Akhir Karir Sir Alex
Yaumil Azis | 3 Mei 2020 16:25
Bola.net - Ada beberapa momen ikonik dalam karir peraih lima trofi Ballon d'Or, Cristiano Ronaldo. Salah satunya adalah kala dirinya memberikan pil pahit pada tahun terakhir Sir Alex Ferguson mendampingi Manchester United.
Ronaldo memulai karir profesionalnya pada tahun 2002, tepat saat dirinya berhasil menembus skuat Sporting Lisbon. Kala itu ia masih berusia sangat belia, 16 tahun.
Sekarang pria berkebangsaan Portugal tersebut sudah berumur 35 tahun. Itu artinya, ia sudah berkecimpung di dunia sepak bola selama 19 tahun. Jelas dirinya pernah merasakan berbagai momen penting.
Berikut adalah empat momen penting yang pernah dilalui Ronaldo dalam karirnya. Salah satunya adalah waktu ia mengubur impian Sir Alex Ferguson yang ingin menutup karir kepelatihannya dengan trofi Liga Champions.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Tendangan Bebas 'Knuckleball' vs Portsmouth
Ronaldo dikenal ulung dalam mengeksekusi tendangan bebas, yang entah mengapa tidak pernah terlihat lagi selama di Juventus. Momen ikonik antara dirinya dan tendangan bebas terjadi di laga kontra Portsmouth.
Saat itu, Ronaldo masih berseragam Manchester United. Ia mendapatkan kesempatan melakukan tendangan bebas sejauh 30 yards. Kemudian, Ronaldo mengambil ancang-ancang yang cukup jauh dari bola.
Ia membidik pojok gawang Portsmouth yang dikawal David James. Bola disepak sekeras mungkin dengan kaki kanan, berputar di udara, dan menghujam gawang hingga membuat David James diam tak berdaya.
Manchester United jadi unggul 2-0 setelah Ronaldo melesakkan bola ke gawang Portsmouth. Pada akhirnya, mereka berhasil mendapatkan tiga poin penting dalam perburuan gelar.
Kado Perpisahan yang Pahit untuk Sir Alex
Sir Alex Ferguson adalah sosok yang menemukan berlian dalam diri Ronaldo, dan mengasahnya hingga jadi pemain seperti sekarang. Namun siapa yang menyangka kalau Ronaldo adalah perusak tahun terakhir Fergie di dunia kepelatihan?
Pada tahun 2009, Ronaldo meninggalkan Manchester United dan bergabung dengan Real Madrid. Kemudian, tahun 2013, ia kembali menginjakkan kaki di Old Trafford sebagai lawan the Red Devils.
Pertemuan itu berlangsung dalam pentas Liga Champions, tepatnya di leg kedua perempat final. Manchester United sempat berada di atas angin karena berhasil mengantongi gol tandang pada pertemuan sebelumnya.
Situasinya kian menguntungkan bagi the Red Devils. Pada menit ke-48, Sergio Ramos mencetak gol bunuh diri. Tapi pada akhirnya, mereka harus menerima kekalahan setelah Luka Modric dan Ronaldo kompak membobol gawang David De Gea dalam rentang waktu tiga menit saja.
Ronaldo, yang mencetak gol penentu, menolak merayakan golnya. Meskipun ia tahu betapa berartinya gol tersebut untuk Los Merengues.
Meraih La Decima
Real Madrid memiliki ambisi yang sempat terpendam sejak lama. Ya, mereka mendambakan 'La Decima' dari ajang Liga Champions.
'La Decima' berasal dari bahasa Spanyol yang berarti ke-10. Real Madrid sudah mengantongi trofi ke-9 dari ajang Liga Champions sejak tahun 2002. Namun belum pernah meraihnya lagi sampai musim 2013/14.
Ronaldo benar-benar menggila pada musim itu. Ia berhasil mengantongi total 17 gol hanya dari 13 penampilan saja. Pada babak final kontra Atletico Madrid, Ronaldo sukses mengeksekusi penalti di menit akhir babak perpanjangan waktu dan membuat Los Merengues menang 4-1.
Transfer yang Menggemparkan Dunia Sepak Bola
Pada tahun 2018 lalu, Ronaldo membuat publik terkejut dengan pindah ke Juventus. Nilai transfernya kala itu mencapai 105 juta pounds, dan menjadikannya sebagai pemain termahal di Italia sampai sekarang.
Ronaldo sudah menunjukkan tanda-tanda ingin hengkang usai membantu Real Madrid mengalahkan Liverpool dalam partai puncak Liga Champions. Ia sukses merengkuh gelar ke-4 di pentas tersebut.
Awalnya, Ronaldo dikabarkan akan kembali ke pelukan Manchester United. Namun pada bulan Juli, ia terlihat tiba di Turin guna melakukan tes medis dan merampungkan kepindahannya ke Juventus.
Pada musim perdananya, Ronaldo berhasil mempersembahkan trofi Serie A kepada Bianconeri. Membuatnya jadi pemain pertama yang sukses meraih gelar di Italia, Spanyol, dan Inggris.
(Sky Sports)
Baca juga:
- 13 Tahun Lalu, AC Milan Melumat Manchester United di San Siro
- Jose Mourinho XI: Ozil, Cristiano Ronaldo, Hingga Drogba
- Kata Mereka, Ronaldo Bukan Tandingan Cristiano Ronaldo
- Termasuk Rekor Messi & Ronaldo, Ini 10 Rekor di Liga Champions yang Belum Terpecahkan
- Cristiano Ronaldo, Tentang Ambisi dan Dedikasi untuk Tinggalkan Messi dan Lampaui Pele
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tempat Menonton Juventus vs Pisa: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Inggris 7 Maret 2026, 20:33
-
Prediksi Susunan Pemain Juventus Kontra Pisa, Bianconeri Wajib Menang
Liga Italia 7 Maret 2026, 17:31
-
Tidak Ada yang Peduli dengan Marcus Rashford di Barcelona
Liga Spanyol 7 Maret 2026, 12:38
LATEST UPDATE
-
Modal Positif AC Milan, Rekor Mengesankan Inter Milan
Liga Italia 8 Maret 2026, 12:28
-
Milan vs Inter: Harapan Rossoneri pada Kombinasi Pulisic dan Leao
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:52
-
Pertarungan Luka Modric vs Nicolo Barella di Lini Tengah
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:23
-
AC Milan Wajib Redam Ancaman Federico Dimarco
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:54
-
Akankah Mike Maignan Kembali Menjadi Penyelamat AC Milan?
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:25
-
Man of the Match Newcastle vs Man City: Omar Marmoush
Liga Inggris 8 Maret 2026, 10:08
-
Derby Milan: Imbang Bukan Pilihan, Rossoneri Wajib Menang
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:53
-
5 Alasan AC Milan Layak Diunggulkan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:27
-
Man of the Match Juventus vs Pisa: Kenan Yildiz
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:13
-
6 Bentrokan Tanpa Kekalahan, Modal AC Milan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:00
-
Unggul FC Datang ke Kanjuruhan, Kirim Dukungan untuk Arema FC
Bola Indonesia 8 Maret 2026, 08:54
-
Jadwal Live Streaming Formula 1 Australia 2026 di Vidio, 6-8 Maret 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 07:59









