AC Milan Akui Mustahil Datangkan Zlatan Ibrahimovic
Asad Arifin | 5 Oktober 2018 15:04
Bola.net - - AC Milan dikabarkan sedang menjajaki potensi untuk mendatangkan penyerang gaek Zlatan Ibrahimovic. Namun, kabar tersebut sudah dibantah oleh Direktir AC Milan, Leonardo.
Milan kini hanya memiliki dua penyerang tengah dalam skuat musim 2018/19. Dua pemain tersebut yakni Gonzalo Higuain dan Patrick Cutrone. Secara kuantitas, jelas jumlah tersebut kurang karena Milan kini tampil di Liga Europa.
Opsi untuk mendatangkan penyerang baru pun dibuka meskipun bursa transfer bulan Januari masih lama. Ibrahimovic kemudian jadi nama yang disebut bakal dibeli oleh Rossoneri, atau dipinjam pada transfer musim dingin.
Ibrahimovic bukan sosok yang asing bagi Milan. Pemain yang kini bermain untuk LA Galaxy tersebut pernah membela Milan pada tahun 2010 hingga 2012. Bersama pemain asal Swedia, Milan sukses meraih gelar scudetto.
Mustahil Datangkan Ibrahimovic
Selama kurun waktu dua tahun bermain di Milan, Ibrahimovic menyumbangkan 42 gol di Serie A. Meskipun kini sudah berusia 37 tahun, tapi kemampuan Ibrahimovic disebut masih layak untuk bermain di AC Milan.
"Ibrahimovic punya hubungan yang dekat dengan Milan, semua tahu soal itu," buka Leonardo kepada Sky Sports.
"Kami tak menampik bahwa ini lebih dari ide iseng yang kami pikirkan saat kami pertama kali datang ke Milan karena dia pemain luar biasa dan punya karakter yang sangat spesifik. Tapi, untuk saat ini, itu mustahil," sambungnya.
Gattuso Pilih Cutrone
Pelatih Gennaro Gattuso pun tidak ragu dengan kelas yang dimiliki seorang Ibrahimovic. Namun, Gattuso lebih senang untuk memaksimalkan potensi penyerang muda Patrick Cutrone, yang dia sebut bakal jadi penerus Filippo Inzaghi.
"Saya berharap agar Cutrone bisa menjadi Inzaghi baru. Tapi, dia harus tetap bekerja keras dan menjaga kakinya untuk tetap memijak tanah," harap pelatih berusia 40 tahun.
Berita Video
E-Sports menjadi salah satu olahraga yang kini sedang digandrungi di Indonesia. Hal ini tidak lepas dari sukses E-Sports di Asian Games 2018 lalu. Hendry Johtree berbagi kisah seputar masa depan E-Sports di Indonesia:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Conte Puji Hojlund Setinggi Langit, Tapi Emosi Jiwa Soal Jadwal Liga Champions
Liga Champions 20 Januari 2026, 12:11
-
Gelandang Barcelona Ini Bakal Jadi Suksesor Casemiro di Manchester United?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 10:21
-
Carrick Effect! Kobbie Mainoo Putuskan Bertahan di MU
Liga Inggris 20 Januari 2026, 09:51
LATEST UPDATE
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Monaco: Live SCTV, Mengenang Drama 2004 di Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:08
-
Tempat Menonton Bodo/Glimt vs Man City: Live SCTV dan Streaming di Vidio
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:00
-
Tempat Menonton Inter vs Arsenal: Jam Berapa Siaran Langsung UCL Laga Ini?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:45
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06







