AC Milan Bisa Finis di Posisi Ke-9 Kalau Serie A Mengikuti Jejak Ligue 1
Yaumil Azis | 1 Mei 2020 02:24
Bola.net - Ligue 1 mendapatkan hasil akhir klasemen musim 2019/20 dengan skema tertentu. Lantas, bagaimana jadinya pentas sepak bola lainnya seperti Serie A jika memang harus mengikuti langkah kompetisi tersebut?
Pemerintah Prancis secara resmi telah memberhentikan pagelaran Ligue 1 musim 2019/20 belum lama ini. Mereka juga melarang tim bertanding sampai paling lambat bulan September mendatang.
Lalu, pada hari Kamis (30/1/2020) kemarin, federasi sepak bola Prancis (LFP) menyatakan PSG sebagai juara musim ini. Seperti yang diketahui, klub asuhan Thomas Tuchel itu sedang memimpin klasemen Ligue 1 sebelum wabah virus Corona melanda Prancis.
LFP menerapkan skema poin rata-rata untuk menentukan hasil akhir klasemen. Caranya adalah dengan membagi perolehan poin tim sekarang dengan jumlah pertandingan yang telah dilalui.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Apa Pengaruhnya untuk Serie A?
Metode tersebut baru digunakan oleh Ligue sampai saat ini. Lantas bagaimana jadinya kalau metode tersebut diterapkan di kompetisi lain seperti Serie A?
Klasemen akhir Ligue 1 sendiri tidak mengalami banyak perubahan dengan metode penghitungan poin akhir itu. Begitu juga dengan Serie A. Juventus tetap menempati puncak klasemen diikuti Lazio, Inter Milan, beserta Atalanta.
Keempat klub tersebut kemudian mendapatkan jatah bermain di Liga Champions musim depan. Sementara dua dari tiga tiket tampil di Liga Europa dipastikan jatuh ke tangan AS Roma dan juga Napoli yang berada di peringkat empat dan lima.
Satu tiket lagi bisa didapatkan oleh penghuni peringkat tujuh, AC Milan. Namun metode penghitungan yang dipakai Ligue 1 bisa membuat Rossoneri gagal mendapatkan tiket tersebut dan turun sampai ke peringkat sembilan.
Tergeser oleh Verona dan Parma
Mengapa demikian? Hal ini dikarenakan Milan dan dua tim di bawahnya, Hellas Verona dan Parma, hanya berselisih satu poin saja.
Perlu diketahui bahwa Verona dan Parma mengoleksi 35 poin dari 25 pertandingan, sementara Milan 36 poin dari 26 laga. Jika menggunakan penghitungan poin rata-rata, maka Milan berada di bawah kedua tim tersebut.
Namun metode seperti ini hampir mustahil digunakan oleh Serie A. Alasan pertamanya adalah karena penyelenggara sedang berupaya keras melanjutkan Serie A berhubung masalah pandemi virus Corona di Italia mulai mereda.
Yang kedua, metode penghitungan tersebut memang telah tercantum dalam buku peraturan Ligue 1. Sementara Serie A tidak memiliki metode tersebut sebagai panduan untuk menentukan hasil akhir klasemen.
(Football Italia)
Baca juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Lille vs Lens: Giroud Masuk Menit 72, Cetak Gol Kemenangan Menit 86
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:40
-
Man of the Match Le Havre vs PSG: Achraf Hakimi
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:27
-
Hasil Le Havre vs PSG: Hakimi Cetak Hat-Trick, Luis Enrique Cetak Sejarah
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:20
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Gokil! Bos Besar Pastikan AC Milan Bakal Jor-joran di Bursa Transfer Januari 2027
Liga Italia 30 Oktober 2026, 17:28
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18







