AC Milan dan Pola Mencetak Gol dari Shot on Target Pertama
Gia Yuda Pradana | 7 Januari 2026 15:36
Bola.net - AC Milan kembali memantik pembahasan statistik setelah kemenangan atas Cagliari di Serie A/Liga Italia, terutama terkait kecenderungan mencetak gol dari shot on target pertama. Data ini muncul beriringan dengan hasil positif awal 2026 yang ditentukan oleh satu peluang bersih.
Fenomena tersebut bukan sekadar angka tunggal dari satu pertandingan, melainkan pola yang berulang sepanjang musim. Hingga pekan berjalan, catatan liga menunjukkan Milan telah mencetak gol dari peluang tepat sasaran pertama sebanyak 11 atau 12 kali.
Perbedaan angka berasal dari perdebatan pada laga derby melawan Inter, khususnya momen sebelum Christian Pulisic menyambar bola muntah. Akan tetapi, terlepas dari selisih itu, tren efisiensi tetap nyata dan layak dianalisis lebih jauh.
Efisiensi Awal yang Memicu Tanda Tanya

Jumlah gol dari shot on target pertama yang mencapai dua digit sebelum setengah musim berjalan memunculkan pertanyaan soal keberlanjutan. Statistik ini kerap diasosiasikan dengan faktor keberuntungan karena peluang pertama biasanya tidak selalu berbuah gol.
Namun, penambahan terbaru datang pada laga pertama 2026 saat Rafael Leao menuntaskan cut-back Adrien Rabiot lewat tembakan yang terdefleksi. Gol tersebut memang melibatkan unsur nasib, tetapi pola yang berulang membuatnya sulit dianggap kebetulan semata.
Perbandingan Angka dengan Pesaing Liga

Secara total gol, Milan berada di posisi kedua Serie A dengan 28 gol, sementara Inter memimpin dengan 36 gol. Perbedaannya terletak pada volume tembakan, karena Inter melepaskan 293 percobaan berbanding 221 milik Milan.
Persentase shot on target Milan mencapai 33,5 persen, sedikit lebih tinggi dibanding Inter yang berada di angka 31,7 persen. Rasio tembakan per gol kedua tim nyaris identik, sehingga produktivitas Milan tidak melampaui standar efisiensi liga.
Kualitas Tembakan dan Expected Goals

Tim-tim seperti Roma, Napoli, Torino, dan Como memiliki persentase shot on target lebih tinggi, tetapi rasio gol per tembakan mereka lebih rendah. Hal ini menegaskan bahwa kualitas peluang lebih menentukan daripada sekadar kuantitas.
Dalam metrik expected goals, AC Milan mencetak 28 gol dari 26,4 xG, hanya unggul 1,6. Angka ini jauh dari kategori tim yang terlalu diuntungkan oleh situasi acak.
Gaya Bermain dan Eksekusi Pemain

Pendekatan contain-and-counter ala Massimiliano Allegri membuat peluang besar sering hadir lebih awal. Ketika transisi cepat berhasil, kesempatan pertama kerap langsung mengarah ke area berbahaya.
Peran eksekutor menjadi pembeda, dengan Pulisic dan Leao tampil sangat efektif sepanjang musim. Dengan pendekatan ini, AC Milan mungkin tidak akan terus mencetak gol dari peluang pertama di setiap laga, tetapi efektivitasnya tetap masuk akal dalam kerangka permainan yang diterapkan.
Sumber: Sempre Milan
Klasemen
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
Robert Lewandowski Masih Menunda Keputusan Masa Depannya di Barcelona
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2025/2026
AC Milan Cari Bek Baru, Nathan Ake Jadi Peluang atau Sekadar Mimpi?
Jarang Main di Anfield, Chiesa Mulai Dijajakan Liverpool ke Serie A: Milan Ikut Dapat Tawaran
Fabio Capello: Jangan Coret Juventus dan AS Roma dari Perebutan Scudetto!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
AC Milan Mulai Linglung, Apakah Ruben Amorim Bakal Dipecat?
Liga Italia 30 Oktober 2026, 16:48
-
Prediksi Milan vs Inter 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 13:29
-
Prediksi Udinese vs Roma 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 11:25
-
Goncalo Ramos Kesulitan di AC Milan: Transfer 73 Juta Euro Belum Mampu jadi Mesin Gol
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:44
LATEST UPDATE
-
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:50
-
Chelsea Bisa Percepat Pemecatan Michael Carrick di Man Utd
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:36
-
3 Hal yang Patut Diperhatikan Jelang Barcelona vs Alaves
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:27
-
Kylian Mbappe Kini Memahami Kekecewaan Vinicius Junior di Ballon d'Or
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:23
-
Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:05
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:03
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:01
-
Lille vs Lens: Giroud Masuk Menit 72, Cetak Gol Kemenangan Menit 86
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:40
-
Man of the Match Le Havre vs PSG: Achraf Hakimi
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:27
-
Hasil Le Havre vs PSG: Hakimi Cetak Hat-Trick, Luis Enrique Cetak Sejarah
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:20
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





