AC Milan Membuktikan Tetap Kuat tanpa Ibrahimovic, Kjaer, dan Bennacer
Asad Arifin | 7 Desember 2020 09:05
Bola.net - AC Milan kehilangan banyak pemain kunci di laga melawan Sampdoria. Akan tetapi, pelatih Stefano Pioli angkat topi pada pasukannya karena mampu merespon situasi dengan sangat baik.
AC Milan tidak diperkuat tiga pemain kunci saat berjumpa Sampdoria di pekan ke-10 Serie A, Senin (7/12/2020) dini hari WIB. Tiga pemain yang absen yakni Simon Kjaer, Ismael Bennacer, dan Zlatan Ibrahimovic.
Walau tidak tampil dengan kekuatan terbaik, Milan tetap menang. Rossoneri menang dengan skor 2-0 lewat gol Franck Kessie dan Samu Castillejo pada duel di Stadion Luigi Ferraris.
Hasil ini membuat Milan belum pernah kalah pada 10 laga awal Serie A 2020/2021. Milan kini berada di puncak klasemen dengan 26 poin, unggul lima poin dari tim di peringkat kedua.
Pembuktian AC Milan
Ibrahimovic adalah mesin gol utama Milan. Simon Kjaer menjadi pemain kunci di lini belakang. Sedangkan Bennacer punya peran untuk mengatur ritme permainan di lini tengah. Ketiga absen lawan Sampdoria.
Namun, Milan tetap menang dan memberi bukti bahwa mereka tim yang tangguh.
"Ini adalah tim yang mengambil manfaat dari segala situasi, bahkan yang paling buruk, untuk bisa membuktikan apa yang bisa kami lakukan," ucap Stefano Pioli dikutip dari Football Italia.
"Ini pertama kali kami harus kehilangan Ibra, Kjaer, dan Bennacer. Mereka pemimpin di tim, tetapi pemain lain memakai momen itu untuk membuktikan bahwa mereka bisa mempertahankan tim ini."
"Kami buktikan punya antusiasme dan energi untuk menjalani setiap laga," kata Stefano Pioli.
Harus Dirayakan
Stefano Pioli begitu emosional ketika Milan mencetak gol kedua ke gawang Sampdoria. Pelatih 55 tahun itu bahkan berlari dan merayakannya bersama para pemain. Baginya, kemenangan ini memang pantas dirayakan.
"Jujur saja, saya pikir kami sudah menyelesaikan laga. Saya salah! Kami kemudian kebobolan dan laga terbuka hingga akhir," ucap Stefano Pioli.
"Para pemain memberikan segalanya sepanjang minggu, ini adalah laga tersulit setelah Liga Europa, jadi menang ketika kami dianggap sebagai target [untuk dikalahkan] klub lain rasanya memuaskan dan kami harus merayakannya," tegas Stefano Pioli.
Sumber: Football Italia
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Man of the Match Juventus vs Pisa: Kenan Yildiz
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:13
-
6 Bentrokan Tanpa Kekalahan, Modal AC Milan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:00
-
Inter Milan Coba Telikung MU untuk Transfer Eduardo Camavinga
Liga Italia 8 Maret 2026, 06:40
-
Hasil Juventus vs Pisa: Pesta Gol Bianconeri di Allianz Stadium
Liga Italia 8 Maret 2026, 05:23
-
Tempat Menonton Juventus vs Pisa: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Inggris 7 Maret 2026, 20:33
LATEST UPDATE
-
Pertarungan Luka Modric vs Nicolo Barella di Lini Tengah
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:23
-
AC Milan Wajib Redam Ancaman Federico Dimarco
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:54
-
Akankah Mike Maignan Kembali Menjadi Penyelamat AC Milan?
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:25
-
Man of the Match Newcastle vs Man City: Omar Marmoush
Liga Inggris 8 Maret 2026, 10:08
-
Derby Milan: Imbang Bukan Pilihan, Rossoneri Wajib Menang
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:53
-
5 Alasan AC Milan Layak Diunggulkan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:27
-
Man of the Match Juventus vs Pisa: Kenan Yildiz
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:13
-
6 Bentrokan Tanpa Kekalahan, Modal AC Milan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:00
-
Unggul FC Datang ke Kanjuruhan, Kirim Dukungan untuk Arema FC
Bola Indonesia 8 Maret 2026, 08:54
-
Jadwal Live Streaming Formula 1 Australia 2026 di Vidio, 6-8 Maret 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 07:59









