AC Milan Menang Susah Payah atas Genoa, Ini 5 Pelajaran Penting yang Harus Diperhatikan Allegri

Dimas Ardi Prasetya | 19 Mei 2026 09:22
AC Milan Menang Susah Payah atas Genoa, Ini 5 Pelajaran Penting yang Harus Diperhatikan Allegri
Skuad AC Milan merayakan gol Christopher Nkunku ke gawang Genoa, Minggu (17/5/2026) (c) AC Milan Official

Bola.net - AC Milan akhirnya mampu kembali ke jalur kemenangan saat bertandang ke markas Genoa pada pekan ke-37 Liga Italia 2025/2026. Bermain di Stadion Luigi Ferraris, Minggu (17/05/2026) malam WIB, Rossoneri menang tipis dengan skor 2-1.

Kemenangan ini terasa sangat penting bagi pasukan Massimiliano Allegri. Sebab sebelumnya Milan sempat terpuruk usai menelan hasil buruk, termasuk kekalahan dari Sassuolo dan Atalanta.

Advertisement

Laga berjalan cukup rumit bagi Milan karena Genoa tampil agresif dan merepotkan Milan. Namun Rossoneri akhirnya mampu memecah kebuntuan lewat penalti Christopher Nkunku pada menit ke-49.

Zachary Athekame kemudian menggandakan keunggulan Milan pada menit ke-80 sebelum Johan Vasquez memperkecil skor untuk Genoa lima menit berselang. Milan pun berhasil mempertahankan keunggulan hingga laga usai dan kini menjaga asa finis di empat besar tetap terbuka.

1 dari 6 halaman

Lini Belakang Milan Mulai Menunjukkan Perbaikan

Lini Belakang Milan Mulai Menunjukkan Perbaikan

Bek AC Milan, Fikayo Tomori saat melawan Genoa, 17 Mei 2026. (c) dok.ACMilan

Salah satu hal paling positif dari kemenangan ini adalah performa lini pertahanan Milan yang terlihat jauh lebih stabil dibanding beberapa laga sebelumnya. Setelah sempat tampil rapuh dalam beberapa pekan terakhir, Rossoneri akhirnya kembali menunjukkan organisasi bertahan yang cukup solid.

Duet pemain belakang seperti Strahinja Pavlovic dan Matteo Gabbia tampil cukup disiplin dalam menghalau tekanan Genoa. Selain itu, Davide Bartesaghi juga mampu menjaga konsistensi permainan sepanjang pertandingan.

Meski kebobolan satu gol di akhir laga, Milan sebenarnya tampil lebih rapi dalam menjaga area pertahanan mereka. Gol Johan Vasquez pun terjadi setelah situasi yang cukup sulit diantisipasi akibat tekanan bertubi-tubi dari Genoa.

Namun masih ada pekerjaan rumah yang harus diselesaikan Allegri, terutama terkait performa Fikayo Tomori. Bek asal Inggris itu beberapa kali terlihat gegabah saat melakukan penguasaan bola dan kurang tenang dalam mengantisipasi serangan lawan.

2 dari 6 halaman

Lini Tengah Masih Jadi Titik Lemah Rossoneri

Lini Tengah Masih Jadi Titik Lemah Rossoneri

Perebutan bola antara Mikael Egill Ellertsson dengan Davie Bartesaghi di laga Genoa vs AC Milan, 17 Mei 2026. (c) dok.ACMilan

Jika lini belakang mulai membaik, situasi berbeda justru terlihat di sektor tengah Milan. Permainan Rossoneri di area ini masih belum cukup solid untuk mengontrol tempo pertandingan.

Absennya Luka Modric jelas memberikan pengaruh besar terhadap keseimbangan permainan Milan. Ardon Jashari dan Youssouf Fofana tampak kesulitan menjaga ritme serta distribusi bola sepanjang pertandingan.

Adrien Rabiot menjadi satu-satunya gelandang yang terlihat cukup aktif membantu permainan tim. Meski demikian, gelandang asal Prancis tersebut juga beberapa kali melakukan kesalahan yang membuat Genoa mampu melancarkan serangan balik berbahaya.

Situasi ini membuat Milan diyakini masih membutuhkan tambahan kualitas di lini tengah pada musim panas nanti. Terlebih, usia Modric sudah tidak muda lagi sehingga klub tidak bisa terus bergantung penuh kepadanya untuk musim depan.

3 dari 6 halaman

Athekame Mulai Menjawab Keraguan

Athekame Mulai Menjawab Keraguan

Pemain AC Milan, Zachary Athekame (kiri), berebut bola dengan pemain Atalanta, Ederson, dalam pertandingan Serie A, Senin (11/5/2026) dini hari WIB. (c) AP Photo/Antonio Calanni

Perkembangan Zachary Athekame menjadi salah satu kabar terbaik bagi Milan dalam beberapa pekan terakhir. Pemain muda tersebut perlahan mulai menunjukkan kualitas yang membuatnya layak mendapat tempat di skuad utama.

Sejak didatangkan pada musim panas lalu, performa Athekame memang sempat sulit ditebak. Namun kini ia mulai terlihat lebih matang, baik saat membantu pertahanan maupun ketika ikut menyerang.

Athekame memang sempat kehilangan fokus ketika membiarkan Vitinha bergerak bebas di tiang jauh. Akan tetapi setelah momen itu, ia mampu bangkit dan tampil jauh lebih baik hingga akhir laga.

Puncaknya terjadi pada menit ke-80 saat ia mencetak gol indah lewat kaki kiri untuk membawa Milan unggul 2-0. Gol tersebut terbukti sangat penting karena Genoa mampu memperkecil ketertinggalan beberapa menit kemudian.

4 dari 6 halaman

Masa Depan Gimenez di Milan Kian Tidak Jelas

Masa Depan Gimenez di Milan Kian Tidak Jelas

Penyerang AC Milan, Santiago Gimenez. (c) AP Photo/Luca Bruno

Pertandingan melawan Genoa juga kembali memperlihatkan sulitnya Santiago Gimenez memberikan dampak nyata untuk Milan. Striker asal Meksiko itu kembali gagal menunjukkan kontribusi signifikan sepanjang laga.

Gimenez memang dipercaya tampil sejak menit awal bersama Christopher Nkunku. Namun ia nyaris tidak menciptakan ancaman berarti dan beberapa kali gagal mempertahankan bola saat mendapat tekanan dari lawan.

Cedera yang sempat dialaminya memang menjadi salah satu alasan performanya belum maksimal. Meski begitu, ketika mendapat kesempatan bermain reguler, Gimenez tetap belum mampu membuktikan kualitasnya sebagai penyerang utama Milan.

Situasi ini membuat masa depannya di San Siro semakin diragukan. Apalagi Milan dikabarkan siap mendatangkan striker baru pada bursa transfer musim panas nanti, sehingga laga kontra Cagliari berpotensi menjadi pertandingan terakhirnya bersama Rossoneri.

5 dari 6 halaman

Nkunku Kembali Jadi Pembeda untuk Milan

Nkunku Kembali Jadi Pembeda untuk Milan

Christopher Nkunku mengeksekusi penalti ke gawang Genoa, Minggu (17/5/2026) (c) AC Milan Official

Christopher Nkunku kembali menunjukkan bahwa dirinya mulai menemukan performa terbaik bersama Milan. Penyerang asal Prancis itu tampil efektif dan menjadi pembeda dalam kemenangan Rossoneri atas Genoa.

Meski tidak terlalu menonjol sejak awal laga, Nkunku tetap mampu memaksimalkan peluang yang dimilikinya. Ia bahkan menjadi sosok yang memenangkan penalti setelah memanfaatkan kesalahan lini belakang Genoa dengan sangat cerdik.

Eksekusi penaltinya juga berjalan sempurna dan memperpanjang rekor apiknya dari titik putih bersama Milan. Hingga kini, Nkunku tercatat selalu sukses menjalankan tugas penalti untuk Rossoneri.

Performa tersebut membuat Milan kemungkinan akan mempertimbangkan ulang rencana penjualannya pada musim panas mendatang. Di tengah kebutuhan tim untuk kembali tampil kompetitif di Liga Champions, Nkunku perlahan mulai membuktikan bahwa dirinya masih bisa menjadi aset penting bagi skuad Allegri.

LATEST UPDATE