AC Milan Menang Telak 3-0, Ini 5 Pelajaran Dari Duel di Markas Bologna
Dimas Ardi Prasetya | 5 Februari 2026 17:27
Bola.net - AC Milan pulang dengan kemenangan meyakinkan usai menaklukkan Bologna 3-0 pada pekan ke-23 Liga Italia 2025/2026. Laga tersebut digelar di Stadion Renato Dall’Ara, Rabu (04/02/2026) dini hari WIB.
Rossoneri tampil efektif sejak awal dan mampu mengontrol jalannya pertandingan tanpa banyak kesulitan. Keunggulan ini menjadi sinyal kuat bahwa Milan semakin matang dalam persaingan papan atas.
Gol pembuka dicetak Ruben Loftus-Cheek pada menit ke-20 setelah memaksimalkan umpan Adrien Rabiot. Kepercayaan diri tim tamu kian meningkat seiring dominasi di lini tengah dan belakang.
Christopher Nkunku kemudian menggandakan skor lewat titik penalti pada menit ke-39, sebelum Adrien Rabiot menutup pesta gol di menit ke-58. Hasil ini membuat Milan mengoleksi 50 poin dari 23 laga dan menjaga jarak lima angka dari Inter Milan di puncak klasemen.
Berikut lima pelajaran dari pertandingan tersebut.
Momen Jashari yang Mulai Terlihat
Ardon Jashari kembali menunjukkan sinyal kebangkitan setelah periode sulit akibat cedera panjang. Masuk dari bangku cadangan, gelandang muda ini langsung memberi energi tambahan bagi permainan Milan.
Jashari tampil disiplin dalam bertahan dan beberapa kali sukses merebut bola di area krusial. Ia juga mampu menjaga aliran bola tetap rapi saat Milan memilih bermain aman untuk mengamankan keunggulan.
Salah satu momen terbaiknya datang lewat umpan terobosan panjang akurat yang seharusnya berbuah assist untuk Niclas Fullkrug. Meski peluang itu terbuang, kontribusi Jashari memberi gambaran bahwa perannya akan semakin besar ke depan.
Koni De Winter Yang Terus Tampil Solid
Koni De Winter kembali membuktikan perkembangan positifnya di lini belakang AC Milan. Bek asal Belgia itu tampil jauh lebih tenang dan dominan dibandingkan penampilan sebelumnya.
Ia mampu memanfaatkan fisiknya dengan baik untuk memenangi duel dan memotong aliran bola Bologna. Posisi bertahannya juga cermat, membuat lini pertahanan Milan relatif aman sepanjang laga.
Selain bertahan, De Winter menunjukkan kepercayaan diri saat menguasai bola dan membantu transisi dari belakang. Performa ini menegaskan bahwa ia semakin layak menjadi opsi utama di sektor pertahanan.
Lini Serang Tanpa Leao dan Pulisic? Aman!
Absennya Rafael Leao dan Christian Pulisic dari susunan pemain inti sempat memunculkan tanda tanya besar. Kondisi itu diperparah dengan Niclas Fullkrug yang juga memulai laga dari bangku cadangan.
Duet tak terduga Christopher Nkunku dan Ruben Loftus-Cheek justru mampu menjawab keraguan tersebut. Loftus-Cheek membuka skor, sementara Nkunku memenangkan sekaligus mengeksekusi penalti dengan tenang.
Keduanya terlibat aktif dalam fase menyerang dan membantu Milan tetap tajam meski tanpa dua bintang utamanya. Kedalaman skuad Rossoneri kembali terbukti mampu menutup celah dengan efektif.
Duet Penguasa Lini Tengah Milan
Lini tengah Milan kembali menjadi kunci penguasaan permainan lewat duet Luka Modric dan Adrien Rabiot. Modric berperan sebagai pengatur tempo dengan ketenangan dan teknik yang tetap terjaga di ruang sempit.
Rabiot melengkapi peran tersebut dengan kontribusi langsung berupa assist dan gol. Ia menunjukkan kecerdikan membaca situasi, terutama saat memanfaatkan kesalahan lawan di awal babak kedua.
Selain kontribusi ofensif, keduanya menjaga keseimbangan permainan dan membantu Milan mengontrol bola. Dominasi ini membuat Bologna kesulitan mengembangkan permainan hingga akhir laga.
Pujian untuk Allegri
Keputusan Massimiliano Allegri merotasi pemain kembali terbukti tepat dalam laga ini. Ia memilih mengistirahatkan Leao dan Pulisic demi kebugaran jangka panjang tim.
Meski sempat diragukan, Milan justru tampil dominan dari menit awal hingga akhir. Timnya mencetak tiga gol, menjaga gawang tetap bersih, dan hampir menambah keunggulan.
Allegri sekali lagi menunjukkan kemampuannya memaksimalkan sumber daya yang ada. Konsistensi Milan dalam laga-laga besar menjadi bukti bahwa sentuhan sang pelatih semakin terasa.
Klasemen Liga Italia
(Bola/SempreMilan)
Baca Juga:
AC Milan Superior di Serie A Musim Ini: 23 Main, Baru Sekali Kalah, Sayangnya Masih Terlalu Sering Seri
Menang Besar, Capai 50 Poin, AC Milan yang Tak Pernah Puas
AC Milan Pesta Gol di Kandang Bologna, Adrien Rabiot: Harusnya Bisa Menang Lebih Besar!
Statistik Menarik Kemenangan AC Milan di Markas Bologna: 50 Poin, 22 Laga Tak Terkalahkan
Meski Kalahkan Bologna, Max Allegri Minta AC Milan Tidak Besar Kepala!
Rapor Pemain Milan vs Bologna: Adrien Rabiot Bersinar Terang, Christopher Nkunku Merepotkan
Man of the Match Bologna vs Milan: Adrien Rabiot
Hasil Bologna vs Milan: Rossoneri Menang Telak di Markas Rossoblu
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Thomas Partey Bisa Main Melawan Inggris
Piala Dunia 22 Juni 2026, 23:06
-
AI Tempatkan Norwegia sebagai Kuda Hitam Utama di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 22 Juni 2026, 22:42
-
Piala Dunia 2026: Keluhan Pelatih soal Fotografer Berlanjut
Piala Dunia 22 Juni 2026, 22:35
LATEST UPDATE
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Norwegia vs Senegal, 23 Juni 2026
Piala Dunia 23 Juni 2026, 04:30
-
Lionel Messi yang Menyatukan Magis dan Sejarah
Piala Dunia 23 Juni 2026, 03:46
-
Lionel Messi Sah Jadi Pencetak Gol Terbanyak Piala Dunia Sepanjang Masa
Piala Dunia 23 Juni 2026, 03:03
-
Tempat Menonton Prancis Vs Irak di Piala Dunia 2026, Selasa 23 Juni 2026
Piala Dunia 23 Juni 2026, 03:00
-
Man of the Match Argentina vs Austria: Lionel Messi
Piala Dunia 23 Juni 2026, 02:26
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Prancis Vs Irak 23 Juni 2026
Piala Dunia 22 Juni 2026, 23:30
-
Thomas Partey Bisa Main Melawan Inggris
Piala Dunia 22 Juni 2026, 23:06
-
Tempat Menonton Argentina vs Austria di Piala Dunia 2026, 23 Juni 2026
Piala Dunia 22 Juni 2026, 23:00
-
AI Tempatkan Norwegia sebagai Kuda Hitam Utama di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 22 Juni 2026, 22:42
-
Piala Dunia 2026: Keluhan Pelatih soal Fotografer Berlanjut
Piala Dunia 22 Juni 2026, 22:35
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28






