AC Milan Mundur, Fenerbahce Cuma PHP: Kenapa Tak Ada yang Mau Beli Dusan Vlahovic?
Editor Bolanet | 12 Agustus 2025 17:04
Bola.net - Nasib striker Dusan Vlahovic di Juventus berada di persimpangan jalan yang sangat rumit. Pihak klub dilaporkan mulai pasrah dengan situasi sang pemain menjelang penutupan bursa transfer.
Juventus yang sudah aktif mencoba menjualnya di musim panas ini belum juga menerima tawaran yang serius. Padahal, kontrak penyerang asal Serbia itu akan berakhir pada musim panas mendatang.
Situasi ini menjadi dilema besar bagi manajemen Bianconeri. Mereka kini terancam kehilangan Vlahovic secara gratis setelah menebusnya dengan harga yang sangat mahal dari Fiorentina.
Parahnya lagi, jika Vlahovic bertahan, ia berpotensi menjadi striker pilihan ketiga. Sebuah ironi mengingat statusnya sebagai pemain dengan gaji tertinggi di seluruh kompetisi Serie A.
Gaji Selangit Jadi Penghalang Utama
Salah satu faktor utama yang membuat Dusan Vlahovic sulit menemukan klub baru adalah tuntutan gajinya. Angka tersebut menjadi tembok penghalang yang sangat besar bagi para klub peminat.
Pada tahun terakhir kontraknya ini, sang striker akan menerima bayaran mencapai 12 juta euro. Angka fantastis ini menjadikannya sebagai pemain dengan gaji tertinggi di seantero Liga Italia.
AC Milan yang juga membutuhkan amunisi di lini depan sempat menjajaki kemungkinan merekrutnya. Akan tetapi, mereka memilih mundur teratur karena tidak sanggup memenuhi tuntutan gajinya yang selangit.
Minat Ada, Tawaran Serius Nihil
Juventus sebenarnya tidak sepenuhnya kekurangan peminat untuk Vlahovic. Beberapa klub dari luar Italia dikabarkan sempat menunjukkan ketertarikannya pada pemain berusia 25 tahun itu.
Klub-klub dari Arab Saudi serta Fenerbahce yang kini ditangani oleh Jose Mourinho disebut-sebut tertarik. Namun, semua ketertarikan itu tidak pernah berlanjut menjadi sebuah tawaran resmi yang konkret.
Akibatnya, hingga kini Juventus belum menerima satu pun proposal serius di meja mereka. Waktu yang semakin menipis pun membuat posisi tawar Si Nyonya Tua menjadi semakin lemah.
Skenario Terburuk di Depan Mata
Dengan nihilnya tawaran yang masuk, Juventus mulai bersiap menghadapi skenario terburuk. Mereka kini sangat mungkin tidak akan mendapatkan sepeser pun dari kepergian Vlahovic.
Bianconeri harus merelakan sang pemain pergi dengan status bebas transfer pada musim panas mendatang. Ini jelas sebuah kerugian finansial yang sangat besar, mengingat biaya transfernya dulu mencapai lebih dari 70 juta euro.
Untuk melengkapi ironi ini, Juventus sudah mendatangkan Jonathan David dan sedang mengupayakan transfer Randal Kolo Muani. Hal ini bisa membuat Vlahovic hanya menjadi striker pilihan ketiga di bawah asuhan Igor Tudor musim ini.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Liverpool Selangkah Lebih Dekat Amankan Bintang PSG Ini
Liga Inggris 29 Juni 2026, 13:00
-
Bersinar di Piala Dunia 2026, MU Kepincut Wonderkid Timnas Maroko Ini
Liga Inggris 29 Juni 2026, 12:30
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Meksiko vs Ekuador: Julian Quinones
Piala Dunia 1 Juli 2026, 11:30
-
Hasil Meksiko vs Ekuador: El Tri Melaju ke Babak 16 Besar
Piala Dunia 1 Juli 2026, 11:05
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Swiss vs Aljazair 3 Juli 2026
Piala Dunia 1 Juli 2026, 11:00
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Portugal vs Kroasia 3 Juli 2026
Piala Dunia 1 Juli 2026, 10:00
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Spanyol vs Austria 3 Juli 2026
Piala Dunia 1 Juli 2026, 09:00
-
Prancis Lolos ke Babak 16 Besar, Sudah Ditunggu Sang Penakluk Jerman
Piala Dunia 1 Juli 2026, 07:29
-
Kylian Mbappe, Lionel Messi, 6 Gol
Piala Dunia 1 Juli 2026, 06:49
-
Kylian Mbappe Memburu Lionel Messi
Piala Dunia 1 Juli 2026, 06:35
-
Man of the Match Prancis vs Swedia: Kylian Mbappe
Piala Dunia 1 Juli 2026, 06:24
-
Hasil Prancis vs Swedia: Les Bleus Terlalu Perkasa
Piala Dunia 1 Juli 2026, 06:02
LATEST EDITORIAL
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41









