AC Milan Tampil di Bawah Standar, Terutama dalam Hal Teknis, ketika Ditahan Atalanta
Gia Yuda Pradana | 29 Oktober 2025 11:46
Bola.net - AC Milan kembali kehilangan dua poin berharga setelah ditahan imbang 1-1 oleh Atalanta di New Balance Arena. Hasil itu menjadi yang kedua secara beruntun bagi tim asuhan Massimiliano Allegri setelah sebelumnya bermain imbang dengan Pisa di San Siro. Kali ini, keunggulan cepat dari Samuele Ricci tak cukup membawa Rossoneri pulang dengan kemenangan.
Pertandingan di Bergamo sejatinya dimulai dengan baik. Gol Ricci dari luar kotak penalti sempat membuka harapan Milan untuk memperbaiki tren hasil imbang. Akan tetapi, tekanan dari tuan rumah membuat Milan kehilangan kendali permainan. Sebelum turun minum, Ademola Lookman berhasil menyamakan skor, dan angka 1-1 bertahan hingga peluit akhir.
Hasil itu memang tidak sepenuhnya buruk mengingat Atalanta dikenal tangguh di kandang. Namun, hasil imbang tersebut membuat Napoli unggul tiga poin di puncak klasemen Serie A, sementara AS Roma dan Inter berpeluang menyalip Milan jika menang pada laga berikutnya.
Gabbia: Jumlah Kesalahan Teknis Terlalu Banyak untuk Kualitas Kami

Bek Matteo Gabbia menjadi salah satu pemain yang paling vokal usai pertandingan. Dalam wawancaranya dengan DAZN, Gabbia menegaskan bahwa Milan tampil di bawah standar, terutama dalam hal teknis.
“Sejujurnya, kami harus menganalisis laga ini secara keseluruhan. Kami sudah membicarakannya di ruang ganti: pada babak pertama, kami seharusnya bisa bermain lebih baik secara teknis dalam membangun serangan. Jumlah kesalahan teknis terlalu banyak untuk pemain seperti kami,” ujar Gabbia.
Ia menambahkan bahwa performa tim meningkat pada babak kedua, tapi hasil akhir tak berubah. “Babak kedua lebih baik, kami membangun serangan dengan lebih teratur. Tim ini kompak di dua fase permainan. Kami juga harus memberi kredit untuk lawan. Perjalanan kami harus terus berlanjut,” katanya.
Gabbia juga menegaskan pentingnya mentalitas dan konsistensi dalam menghadapi musim panjang. “Pertandingan ini tidak membuat kami senang: kami sudah menaikkan standar untuk diri sendiri dan punya ekspektasi tinggi. Kami akan melakukan segalanya untuk berkembang dan kembali ke jalur kemenangan. Tim ini punya potensi besar, baik dari pemain maupun stafnya. Karena itulah kami ingin tampil baik — memang tidak bisa menang di setiap laga, tetapi kami harus selalu memberikan 100%,” tambahnya.
Meski kecewa dengan hasil imbang tersebut, Gabbia menilai masih ada sisi positif yang bisa diambil. “Kami harus pulih, memperbaiki diri, bekerja dengan tenang dan penuh semangat agar bisa menjalani musim yang hebat. Hasil imbang ini memang meninggalkan rasa pahit, tetapi juga membuka peluang besar untuk berkembang,” tuturnya.
Milan Kompak, tapi Belum Sempurna

Gabbia juga menyoroti kinerja lini belakang Milan yang mulai menunjukkan peningkatan. “Ini jelas hasil kerja luar biasa dari staf dan pelatih, yang pantas mendapat pujian karena memperbaiki banyak hal. Kami masih punya ruang untuk berkembang; kebobolan tetap membuat kami tidak senang. Kami harus kembali ke kebiasaan tidak kebobolan,” ujarnya.
Menurutnya, kekompakan tim menjadi kunci utama dalam fase bertahan. “Para gelandang dan penyerang membantu kami dengan sangat besar, membuat tim ini lebih kompak. Berkat kerja semua orang, kami bisa mengurangi jumlah peluang lawan dibanding musim-musim sebelumnya,” pungkasnya.
Milan kini harus segera berbenah sebelum kehilangan lebih banyak poin penting. Allegri memang berhasil membangun struktur permainan yang lebih solid, tetapi efektivitas dan akurasi menjadi pekerjaan rumah berikutnya. Jika tidak segera diperbaiki, hasil imbang seperti di Bergamo bisa kembali menghantui perjalanan mereka di Serie A musim ini.
Sumber: DAZN, Sempre Milan
Klasemen
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Gelandang Timnas Brasil Ini Bakal Gantikan Casemiro di MU?
Liga Inggris 30 Januari 2026, 16:41
-
Stok Bek Menipis, Arne Slot Desak Liverpool Segera Angkut Bek Incaran Chelsea Ini
Liga Inggris 30 Januari 2026, 16:21
-
MU Ingin Angkut Rafael Leao, AC Milan: Monggo!
Liga Inggris 30 Januari 2026, 15:30
-
Liverpool Naksir Van de Ven, Heskey: Rekrutan Hebat yang Sulit Didapat
Liga Inggris 30 Januari 2026, 14:49
LATEST UPDATE
-
Proliga 2026: Jakarta Pertamina Enduro Bangkit di Saat Tepat, Medan Falcons Jadi Korban
Voli 30 Januari 2026, 22:47
-
Negosiasi Transfer Marcus Rashford: Barcelona Ajukan Opsi Lain ke MU
Liga Spanyol 30 Januari 2026, 19:39
-
Prediksi BRI Super League: Malut United vs Bhayangkara FC 31 Januari 2026
Bola Indonesia 30 Januari 2026, 18:43
-
Presiden Barcelona Amankan Dua Pemain La Masia: Tidak Dilepas!
Liga Spanyol 30 Januari 2026, 18:43
-
Prediksi BRI Super League: Persis vs Persib 31 Januari 2026
Bola Indonesia 30 Januari 2026, 18:39
-
Prediksi BRI Super League: Madura United vs PSBS Biak 31 Januari 2026
Bola Indonesia 30 Januari 2026, 18:33
-
Setelah Kalah Memalukan, Real Madrid Akui Masalah di Lini Tengah
Liga Spanyol 30 Januari 2026, 18:13
-
Usaha AC Milan Membuahkan Hasil, Jean-Philippe Mateta OTW ke San Siro
Liga Italia 30 Januari 2026, 17:53
-
Antonio Conte Terpukau Joao Pedro, Pemain yang Sebabkan Napoli Keok dari Chelsea
Liga Inggris 30 Januari 2026, 17:47
LATEST EDITORIAL
-
7 Klub yang Paling Berpeluang Merekrut Raheem Sterling Usai Berpisah dengan Chelsea
Editorial 30 Januari 2026, 13:06
-
7 Bintang Muda yang Mencuri Perhatian di Liga Champions 2025/26
Editorial 28 Januari 2026, 13:57
-
Arsenal di Ambang Sejarah Liga Champions, Mampukah Menyapu Bersih Fase Liga?
Editorial 28 Januari 2026, 13:46
-
5 Pemain yang Pernah Berseragam Borussia Dortmund dan Inter Milan
Editorial 27 Januari 2026, 16:30







