AC Milan Terpuruk: Kekalahan Beruntun dan Protes Suporter Bayangi Rossoneri
Aga Deta | 3 Maret 2025 13:19
Bola.net - AC Milan kembali menelan pil pahit. Rossoneri menelan kekalahan 1-2 dari Lazio di San Siro dalam lanjutan Serie A 2024/2025, Senin (3/3/2025) dini hari WIB.
Strahinja Pavlovic mendapat kartu merah di menit ke-67. Meskipun bermain dengan 10 pemain, Milan sempat menyamakan kedudukan lewat gol Samuel Chukwueze. Namun, upaya mereka tak cukup untuk menghindari kekalahan karena penalti Lazio di masa injury time.
Kekalahan dari Lazio menjadi kekalahan ketiga beruntun Milan di ajang Serie A. Hasil ini membuat peluang Rossoneri untuk lolos ke Liga Champions musim depan semakin tipis karena menempati posisi ke-9.
Pelatih Milan, Sergio Conceicao, mengungkapkan kekecewaannya yang mendalam. Ia mengaku belum pernah mengalami situasi seperti ini sepanjang karier kepelatihannya. Protes dari para suporter juga menambah beban bagi tim.
Suporter Milan Protes

Kekalahan memalukan dari Lazio diwarnai dengan protes keras dari Curva Sud, bagian tribun stadion San Siro yang terkenal fanatik. Mereka membiarkan stadion kosong selama 15 menit pertama sebagai bentuk protes terhadap performa buruk tim kesayangannya.
Protes tersebut rupanya berdampak pada mental pemain. Conceicao mengakui bahwa atmosfer yang tegang di stadion mempengaruhi performa timnya di lapangan.
“Ini adalah pertama kalinya saya mengalami hal seperti ini dalam karier saya. Saya pernah menjadi pemain, dan saya tahu bagaimana rasanya ketika suasana seperti ini, sepatu Anda terasa seperti terbakar. Jika dribel atau operan tidak berhasil, atau Anda tertinggal, itu akan terasa lebih menyakitkan,” ujar Conceicao kepada DAZN.
Conceicao Identifikasi Masalah Utama AC Milan

Conceicao menyadari bahwa masalah yang dihadapi AC Milan bukan hanya soal mentalitas pemain. Ia juga melihat kelemahan dalam strategi dan pertahanan tim.
“Kami bekerja keras untuk memperbaiki pertahanan. Soliditas pertahanan sama pentingnya dengan kekuatan serangan,” ujar Conceicao.
“Saya percaya ada pemain dengan kualitas teknis yang bisa membuat perbedaan dalam serangan, dan mereka harus turut membantu dalam soliditas dan kesatuan tim. Jika kita bertahan dengan baik, maka kita bisa menyakiti lawan dalam serangan,” tambahnya.
Kekalahan dari Lazio menjadi bukti nyata dari permasalahan yang dihadapi AC Milan. Tim kebanggaan kota Milan ini harus segera menemukan solusi agar bisa kembali bersaing di papan atas klasemen Serie A dan mengamankan tiket ke Liga Champions.
Sumber: Football Italia
Klasemen Serie A
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Juventus vs Sassuolo 22 Maret 2026
Liga Italia 20 Maret 2026, 09:22
-
Chelsea Ukir Rekor Buruk Saat Dibantai PSG di Liga Champions
Liga Champions 19 Maret 2026, 01:00
-
Michael Carrick Yakin Kobbie Mainoo Belum Tunjukkan Potensi Terbaiknya
Liga Inggris 19 Maret 2026, 00:31
-
Alasan Chelsea Kewalahan saat Menghadapi PSG di Liga Champions
Liga Champions 19 Maret 2026, 00:01
LATEST UPDATE
-
Prediksi Everton vs Chelsea Minggu 22 Maret 2026
Liga Inggris 21 Maret 2026, 01:52
-
Jadwal Final Carabao Cup Arsenal vs Man City, Minggu 22 Maret 2025
Liga Inggris 21 Maret 2026, 00:25
-
Hasil FP1 MotoGP Brasil 2026: Pedro Acosta dan Jack Miller Memimpin
Otomotif 20 Maret 2026, 23:12
-
Hasil FP1 Moto2 Brasil 2026: Mario Aji Tercepat Ketiga, Alex Escrig Memimpin
Otomotif 20 Maret 2026, 22:00
-
Menantikan Ketajaman Ole Romeny Bersama Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
Tim Nasional 20 Maret 2026, 21:58
-
Bos Chelsea Bantah Enzo Fernandez Bakal Cabut: Perkataannya Diplintir!
Liga Inggris 20 Maret 2026, 21:45
-
Arsenal Gigit Jari! Bintang Inter Milan Ini Ogah Pindah ke London Utara!
Liga Inggris 20 Maret 2026, 21:15
LATEST EDITORIAL
-
5 Calon Pelatih Baru Chelsea Jika Liam Rosenior Dipecat, Mourinho Masuk Daftar
Editorial 18 Maret 2026, 17:00
-
4 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Bayer Leverkusen
Editorial 17 Maret 2026, 19:28











