AC Milan vs Crotone: 5 Alasan Rossoneri Begitu Diunggulkan
Gia Yuda Pradana | 6 Februari 2021 17:02
Bola.net - AC Milan akan menjamu tim juru kunci Crotone di San Siro pada pekan ke-21 Serie A 2020/21, Minggu (7/2/2021). Rossoneri begitu diunggulkan menang.
Di laga terakhirnya, gol Ante Rebic dan penalti Ante Rebic memberi Milan kemenangan 2-1 atas tuan rumah Bologna. Sementara itu, Crotone dipermak sang tamu Genoa tiga gol tanpa balas.
Selain perbedaan performa dan kualitas, ada beberapa faktor lain yang membuat Milan sangat difavoritkan untuk meraih tiga poin. Simak ulasannya berikut ini.
Sejarah Pertemuan

Musim 2016/17 adalah musim perdana Crotone di Serie A. Crotone bertahan hingga musim berikutnya, sebelum kemudian kembali ke Serie B pada musim 2018/19.
Dua musim di Serie B, Crotone naik lagi ke Serie A di musim 2020/21 ini.
Selama ini, termasuk pertemuan pertama musim ini, Crotone sudah lima kali bermain menghadapi Milan di Serie A. Hasilnya, Crotone belum pernah sanggup mengalahkan Milan. Catatannya adalah sekali imbang dan empat kali kalah, dengan agregat gol 2-9.
Satu hasil imbang itu diraih Crotone ketika menahan Milan 1-1 di Ezio Scida pada musim 2016/17.
Rapuhnya Pertahanan Crotone
Pertahanan yang rapuh adalah salah satu alasan kenapa Crotone sejauh ini masih terdampar di posisi terbawah.
Di Serie A musim ini, tim besutan Giovanni Stroppa tersebut sudah kebobolan total 46 gol dalam 20 pertandingan. Jumlah itu lebih banyak dibandingkan tim-tim lainnya.
Crotone pun tercatat baru menang tiga kali di Serie A musim ini (M3 S3 K14). Sementara itu, kontras dengan lawannya itu, Milan baru menelan dua kekalahan (M14 S4 K2).
Crotone Buruk Saat Main Tandang
Crotone masih tanpa satu pun kemenangan dalam laga-laga tandangnya di Serie A musim ini (M0 S2 K8).
Crotone bahkan selalu kalah dalam empat laga tandang terakhirnya di Serie A. Dalam empat laga itu, Crotone kalah 1-3 vs Sampdoria, 2-6 vs Inter Milan, 1-2 vs Verona, dan 1-2 vs Fiorentina.
Ditambah fakta bahwa Milan belum pernah gagal memenangi laga-laga kandangnya melawan Crotone di Serie A (2-1 musim 2016/17 dan 1-0 musim 2017/18), wajar jika I Pitagorici ditempatkan di posisi underdog.
Crotone Bukan Juventus atau Atalanta
Milan besutan Stefano Pioli dikenal sebagai tim yang rajin mencetak gol. Mereka pun tercatat selalu mencetak dua gol atau lebih di tiap laga dalam 20 dari 22 laga terakhirnya di Serie A.
Dua laga di mana Milan gagal mencetak minimal dua gol itu adalah ketika kalah 1-3 menjamu Juventus dan tumbang 0-3 menjamu Atalanta musim ini.
Dari situ, memang dapat dilihat bahwa Milan bukanlah tim yang tak bisa dikalahkan. Namun, harus kita akui bahwa Crotone bukan Juventus atau Atalanta yang mampu membuat Milan tak berdaya di San Siro.
Misi Merebut Kembali Puncak Klasemen

Milan mengawali pekan ini sebagai pemuncak klasemen. Milan memiliki 46 poin dari 20 laga.
Namun, puncak klasemen sementara 'dipinjam' oleh sang rival sekota Inter Milan. Inter telah memainkan pertandingan ke-21 mereka, menang 2-0 atas tuan rumah Fiorentina, Sabtu (6/2/2021) dini hari WIB.
Inter sementara memimpin dengan 47 poin dari 21 laga.
Milan harus mengalahkan Crotone jika ingin merebut kembali puncak klasemen dari tangan Nerazzurri. Melihat faktor-faktor yang sudah disebutkan di atas, itu bukanlah sesuatu yang mustahil bagi Rossoneri.
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Prediksi AC Milan vs Crotone 7 Februari 2021
- Inter Ambil Alih Capolista dari AC Milan, Netizen: Pinjam Puncaknya Dulu Ya Kakak
- Hasil, Klasemen, dan Top Skor Liga Italia: Inter Gusur AC Milan dari Pucuk
- AC Milan Coba Saingi Arsenal Dalam Perburuan Defender Frankfurt
- Bebas Pilih Klub Baru, Thauvin Utamakan Milan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Cukup Rp1 Triliun Saja, Rafael Leao Bisa Diangkut dari AC Milan
Liga Italia 21 April 2026, 16:43
-
Barcelona Mundur dari Perburuan Yan Diomande Akibat Harga 100 Juta Euro
Liga Spanyol 21 April 2026, 16:00
-
Barcelona Siapkan Kontrak 5 Tahun untuk Alessandro Bastoni
Liga Spanyol 21 April 2026, 15:54
-
Cristian Chivu Tampil Impresif di Inter Milan, Satu Catatan Jadi Sorotan
Liga Italia 21 April 2026, 15:41
LATEST UPDATE
-
Bonucci Ingin Guardiola Tangani Timnas Italia
Piala Dunia 21 April 2026, 20:26
-
Prediksi Leverkusen vs Bayern 23 April 2026
Bundesliga 21 April 2026, 20:25
-
AC Milan Kehilangan Ritme, Juventus Lebih Stabil Jelang Duel Krusial Serie A
Liga Italia 21 April 2026, 20:15
-
Arsenal Krisis di Momen Penentuan: Kena Mental dan Habis Napas
Liga Inggris 21 April 2026, 20:15
-
AC Milan dan Filosofi Corto Muso: Menang Tipis, tetapi Konsisten
Liga Italia 21 April 2026, 20:06
-
Prediksi PSG vs Nantes 23 April 2026
Liga Eropa Lain 21 April 2026, 19:59
-
Krisis Lini Depan AC Milan Kian Nyata, Tak Peduli Kombinasi Penyerang
Liga Italia 21 April 2026, 19:58
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs Persija 22 April 2026
Bola Indonesia 21 April 2026, 19:52
-
Prediksi BRI Super League: Persis vs Bhayangkara FC 22 April 2026
Bola Indonesia 21 April 2026, 19:47
-
Analisis: Pep Guardiola Pakai Cara 'Kuno' untuk Buat Arsenal Tak Berkutik
Liga Inggris 21 April 2026, 19:14
-
Liga Inggris 21 April 2026, 18:48

-
Link Nonton Streaming Real Madrid vs Alaves - Pekan ke-33 La Liga 2025/2026
Liga Spanyol 21 April 2026, 18:32
-
Situasi Berubah, Sekarang Man United Didesak Rekrut Declan Rice!
Liga Inggris 21 April 2026, 18:18
LATEST EDITORIAL
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59




