AC Milan yang Malu-malu di Depan Gawang Lawan
Editor Bolanet | 30 Oktober 2024 09:22
Bola.net - Pelatih AC Milan, Paulo Fonseca, menegaskan bahwa timnya telah memainkan sepak bola yang positif saat menghadapi Napoli di lanjutan Serie A 2024-2025. Namun diakuinya, kegagalan mengonversi setiap peluang menjadi gol menjadi kendala yang dihadapi timnya.
Keputusan berani Paulo Fonseca untuk tidak menurunkan Rafael Leao untuk pertandingan kedua berturut-turut cukup mengejutkan, terutama mengingat kondisi Christian Pulisic yang hanya bisa duduk di bangku cadangan karena gejala flu.
Selain itu, Milan juga harus bermain tanpa Tijjani Reijnders dan Theo Hernandez yang terkena skorsing, serta beberapa pemain lain yang mengalami cedera.
Namun taktik yang diusung Fonseca tak membuahkan hasil positif setelah kalah 0-2 dari Napoli lewat gol Romelu Lukaku dan Khvicha Kvaratskhelia.
Fonseca Tetap Positif

Fonseca mengakui tanggung jawab atas apa yang terjadi di lapangan. Meskipun Napoli berhasil mencetak gol, Fonseca merasa timnya masih mengontrol jalannya pertandingan secara keseluruhan.
"Saya selalu bertanggung jawab atas apa yang terjadi di lapangan dan saya menerima hal itu. Kesalahan yang kami buat di setiap gol yang terjadi sangat disayangkan, terutama ketika kami kebobolan saat baru lima menit," ujarnya.
Dengan Milan yang kini tertinggal 11 poin dari pemimpin klasemen, pertanyaan pun muncul tentang ambisi tim untuk meraih Scudetto. Fonseca menegaskan bahwa dia tetap optimis, melihat bagaimana tim bereaksi dan menciptakan peluang meskipun tanpa beberapa pemain kunci.
"Saya melihat tim ini berkembang dan kami akan meraih hasil yang dibutuhkan untuk kembali ke jalur perebutan gelar."
Permasalahan di Sektor Serang
Satu masalah utama yang dihadapi Milan adalah ketidakmampuan mereka dalam menyelesaikan peluang. Fonseca menyoroti bahwa timnya seharusnya tidak kebobolan gol dari Napoli.
"Memang tidak mudah ketika ada sepuluh pemain yang bertahan di depan gawang mereka, tetapi kami berhasil menciptakan peluang-peluang itu dan yang kami butuhkan hanyalah mengonversinya," kata Fonseca.
"Memang benar, kami perlu memperbaiki penyelesaian akhir di depan gawang. Kami mendominasi penguasaan bola dan membuat Napoli tertekan di area mereka, tetapi kami memiliki empat atau lima peluang, dan gagal memanfaatkannya," tandasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Argentina vs Mauritania: Nico Paz Unjuk Gigi Gantikan Lionel Messi
Piala Dunia 28 Maret 2026, 08:50
-
Prediksi Kolombia vs Prancis 30 Maret 2026
Piala Dunia 28 Maret 2026, 01:00
LATEST UPDATE
-
Klasemen Pembalap WorldSBK 2026
Otomotif 29 Maret 2026, 22:28
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen WorldSBK 2026
Otomotif 29 Maret 2026, 22:28
-
Igor Tudor Dipecat Tottenham Setelah hanya 7 Laga dalam 44 Hari
Liga Inggris 29 Maret 2026, 22:18
-
Klasemen Pembalap WorldSSP 2026
Otomotif 29 Maret 2026, 22:14
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen WorldSSP 2026
Otomotif 29 Maret 2026, 22:14
-
Rizky Ridho Jadi Perekat Persib dan Persija di Timnas Indonesia
Tim Nasional 29 Maret 2026, 20:04
-
Jadwal Pertandingan Timnas Indonesia vs Bulgaria di Final FIFA Series 2026
Tim Nasional 29 Maret 2026, 19:56
-
Klasemen Pembalap WorldSPB 2026
Otomotif 29 Maret 2026, 19:35
LATEST EDITORIAL
-
5 Pencapaian Luar Biasa Mohamed Salah di Liverpool
Editorial 27 Maret 2026, 15:50
-
5 Kiper Pengganti Potensial untuk Chelsea, Solusi dari Krisis di Bawah Mistar
Editorial 26 Maret 2026, 14:56
-
Cedera Jadi Mimpi Buruk! 6 Bintang Ini Terancam Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 26 Maret 2026, 14:43
-
5 Mega Transfer yang Wajib Dipantau pada Musim Panas 2026
Editorial 25 Maret 2026, 13:37









