AC Milan yang Solid dan Cerdas, Serta Hasil Imbang yang Menjaga Asa
Gia Yuda Pradana | 3 April 2025 13:46
Bola.net - AC Milan bermain imbang dengan Inter Milan dalam laga leg pertama semifinal Coppa Italia 2024/2025. Derby della Madonnina di San Siro itu berakhir 1-1 pada Kamis, 3 April 2025.
Milan sempat unggul lewat gol Tammy Abraham di menit ke-47. Namun, keunggulan itu sirna setelah Inter menyamakan kedudukan lewat gol Hakan Calhanoglu di menit ke-67.
Hasil ini menjaga peluang kedua tim tetap terbuka. Milan dan Inter akan kembali bertarung di leg kedua demi tiket ke final di Roma.
Conceicao: Kami Bermain Cerdas dan Terorganisir

Pelatih Milan, Sergio Conceicao, melihat hasil ini dari sisi positif. Dia menilai bahwa timnya menunjukkan permainan yang lebih baik dan disiplin.
"Kami sudah separuh jalan. Sekarang, kami menunggu leg kedua. Ada kesempatan untuk ke Roma dan bermain di final yang sangat kami inginkan. Saya berterima kasih kepada para fans yang luar biasa," ujar Conceicao kepada SportMediaset, dikutip oleh Sempre Milan.
"Ini adalah pertandingan yang seimbang melawan lawan yang sangat mengenal kami. Kami harus bermain cerdas dalam organisasi pertahanan dan kami berhasil melakukannya. Saya sangat senang," tambahnya.
Permainan Terencana dan Terukur

Conceicao juga menyoroti peluang yang diciptakan Milan. Dia menilai kalau Inter tidak bermain seagresif biasanya, tapi tetap berbahaya dalam situasi bola mati.
"Kami juga memiliki peluang. Saya tidak melihat Inter menyerang seperti biasanya. Mereka kuat dalam bola mati dan menyulitkan kami di babak pertama," ujarnya.
"Babak pertama, kami punya beberapa kesempatan, begitu juga di babak kedua. Hasil ini adil, pertandingan sangat seimbang. Saya senang dengan pendekatan ini," lanjutnya.
Strategi Milan: Menyerang dari Kedalaman

Milan beberapa kali berhasil membangun serangan cepat dengan pergantian sisi permainan. Conceicao menjelaskan bahwa strategi ini telah disiapkan dengan matang.
"Kami sudah mempersiapkannya. Saat mereka bertahan lebih dalam, tidak mudah bagi gelandang kami untuk menutup seluruh lebar lapangan. Jika kami melakukannya dengan cepat, kami bisa menciptakan keunggulan jumlah pemain," jelasnya.
"Kami berhasil menciptakan kesulitan bagi mereka dengan pergerakan Theo dan Walker di belakang gelandang mereka," tambahnya.
Mencari Konsistensi di Tengah Jadwal Padat

Sejak kedatangannya tiga bulan lalu, Conceicao masih berusaha menemukan konsistensi permainan Milan. Menurutnya, jadwal padat membuat proses adaptasi berjalan lebih sulit.
"Saya di sini baru tiga bulan. Detail kecil, tetapi penting. Kami langsung menghadapi Juventus dan Inter, lalu menjalani serangkaian pertandingan setiap tiga hari," katanya.
"Baru dua minggu terakhir saya punya lebih banyak waktu untuk bekerja dengan tim. Kami berlatih di lapangan, bukan hanya lewat video, agar bisa memberikan respons seperti hari ini atau seperti babak kedua melawan Napoli," pungkasnya.
Milan masih harus bekerja keras jika ingin mengamankan tiket ke final Coppa Italia. Leg kedua di Giuseppe Meazza akan menjadi ujian terakhir bagi pasukan Conceicao dalam perjalanan mereka menuju final di kota Roma.
Sumber: Sempre Milan
Klasemen Serie A
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Nose Pinch Attack! Kalah, Mourinho Serang Pelatih Lawan dengan Jurus 'Jepitan Hidung'
- Ferran Torres, Kepercayaan diri Barcelona, dan Final El Clasico yang Membakar Semangat
- Barcelona dan Mimpi yang Diperbolehkan
- Dua Raksasa, Satu Takhta: Final Copa del Rey, El Clasico Real Madrid vs Barcelona
- Rapor Pemain Liverpool di Derby Merseyside Kontra Everton: 2 Bek Dapat Rating 8
- Rapor Pemain Man City saat Tundukkan Leicester: Dias Tangguh di Belakang, Grealish Buka Jalan Kemenangan
- Rapor Pemain Inter Milan di Derby Kontra AC Milan: Nyaris Tak Ada yang Istimewa
- Rapor Pemain Milan di Derby Melawan Inter: Beberapa Tampil Mengecewakan
- Rapor Pemain Barcelona saat Singkirkan Atletico Madrid di Semifinal Copa del Rey: Semua Lini Solid!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Semifinal Piala Afrika 2025: Senegal vs Mesir, Nigeria vs Maroko
Bola Dunia Lainnya 11 Januari 2026, 07:00
-
Persita vs Borneo FC: Alasan Kekalahan Borneo FC di Tangan Persita
Bola Indonesia 11 Januari 2026, 06:59
-
Charlton vs Chelsea: Rating Pemain The Blues usai Menang Telak di Piala FA
Liga Inggris 11 Januari 2026, 06:36
-
Man of the Match Charlton vs Chelsea: Tosin Adarabioyo
Liga Inggris 11 Januari 2026, 05:47
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Inter vs Napoli - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 11 Januari 2026, 19:45
-
Rekor Persib Bandung: 100 Persen Menang dan Hanya Kebobolan Sekali di Kandang
Bola Indonesia 11 Januari 2026, 18:01
-
Beckham Putra Ulang Selebrasi Rp75 Juta saat Cetak Gol di Laga Persib vs Persija
Bola Indonesia 11 Januari 2026, 16:33
-
Live Streaming Man United vs Brighton - Link Nonton FA Cup/Piala FA di Vidio
Liga Inggris 11 Januari 2026, 16:30
-
Hasil Persib vs Persib: Beckham Putra Bawa Maung Bandung Unggul pada Babak Pertama
Bola Indonesia 11 Januari 2026, 16:20
LATEST EDITORIAL
-
8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih Bertahan di Manchester United
Editorial 9 Januari 2026, 11:22
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52











