Agnelli: Scudetto Hanyalah Permulaan
Editor Bolanet | 9 Mei 2012 08:00
- Presiden Andrea Agnelli mengisyaratkan bahwa gelar Scudetto 2011/12 hanyalah awal dari kebangkitan Bianconeri.
Agnelli tampak sangat gembira saat skuadnya menang 2-0 di Cagliari pada giornata 37, sementara AC Milan takluk 2-4 di tangan Inter, yang membuat mereka mengunci gelar raja Serie A dengan satu laga tersisa.
Ini adalah mimpi pertama yang menjadi kenyataan, papar Agnelli kepada Tuttosport. Bagi saya, Scudetto ini merupakan pemulih kehormatan Juventus.
Saat ditunjuk menjadi Presiden dua tahun lalu, inilah target pertama yang saya tetapkan. Demi mewujudkannya, kami sudah melalui jalan yang sangat panjang dan penuh rintangan.
Secara umum, olahraga sama seperti bisnis, sukses atau tidaknya tergantung pada siapa saja yang kita pilih. Prosesnya memang panjang, tapi akhirnya kami bisa sampai di sini setelah sukses memilih orang-orang yang tepat.
Dua tahun lalu, situasinya sangat rumit, baik untuk urusan klub maupun tim. Waktu itu, saya harus memilih orang-orang yang sanggup mengembalikan Juve ke trek yang benar.
Skuad mengalami perombakan dan hanya ada lima pemain yang dua tahun lalu juga berada di sini. Sebagai pelatih, Antonio Conte tahu cara untuk menularkan determinasi, ambisi dan keyakinannya untuk meraih sebuah tujuan yang ditetapkan pada awal musim, sesuatu yang bahkan tidak pernah kami bayangkan sebelumnya, pungkas Agnelli.
Selain gelar juara, Juventus juga berpeluang menjadi satu-satunya tim yang tak terkalahkan di Serie A 2011/12 jika sanggup menang atau bermain imbang saat melawan di Turin, Senin (14/5), pada giornata pamungkas. [initial]
LIGA ITALIA - Conte, The Next Special One (foti/gia)
Agnelli tampak sangat gembira saat skuadnya menang 2-0 di Cagliari pada giornata 37, sementara AC Milan takluk 2-4 di tangan Inter, yang membuat mereka mengunci gelar raja Serie A dengan satu laga tersisa.
Ini adalah mimpi pertama yang menjadi kenyataan, papar Agnelli kepada Tuttosport. Bagi saya, Scudetto ini merupakan pemulih kehormatan Juventus.
Saat ditunjuk menjadi Presiden dua tahun lalu, inilah target pertama yang saya tetapkan. Demi mewujudkannya, kami sudah melalui jalan yang sangat panjang dan penuh rintangan.
Secara umum, olahraga sama seperti bisnis, sukses atau tidaknya tergantung pada siapa saja yang kita pilih. Prosesnya memang panjang, tapi akhirnya kami bisa sampai di sini setelah sukses memilih orang-orang yang tepat.
Dua tahun lalu, situasinya sangat rumit, baik untuk urusan klub maupun tim. Waktu itu, saya harus memilih orang-orang yang sanggup mengembalikan Juve ke trek yang benar.
Skuad mengalami perombakan dan hanya ada lima pemain yang dua tahun lalu juga berada di sini. Sebagai pelatih, Antonio Conte tahu cara untuk menularkan determinasi, ambisi dan keyakinannya untuk meraih sebuah tujuan yang ditetapkan pada awal musim, sesuatu yang bahkan tidak pernah kami bayangkan sebelumnya, pungkas Agnelli.
Selain gelar juara, Juventus juga berpeluang menjadi satu-satunya tim yang tak terkalahkan di Serie A 2011/12 jika sanggup menang atau bermain imbang saat melawan di Turin, Senin (14/5), pada giornata pamungkas. [initial]
LIGA ITALIA - Conte, The Next Special One (foti/gia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Guillermo Ochoa, Ikon Timnas Meksiko di Piala Dunia
Piala Dunia 9 Juni 2026, 20:31
-
3 Tim kuda hitam di Piala Dunia 2026: Norwegia Punya Erling Haaland!
Piala Dunia 9 Juni 2026, 20:30
-
Daftar Pemain dan Nomor Punggung Timnas Portugal di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 9 Juni 2026, 19:58
-
Daftar 48 Negara Peserta Piala Dunia 2026
Tim Nasional 9 Juni 2026, 19:45
-
Daftar Pemain dan Nomor Punggung Timnas Brasil di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 9 Juni 2026, 18:51
-
Pembagian Grup Piala Dunia 2026
Piala Dunia 9 Juni 2026, 18:40
-
Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday
Tim Nasional 9 Juni 2026, 18:31
-
Daftar Pemain dan Nomor Punggung Timnas Argentina di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 9 Juni 2026, 18:22
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19













