Allegri Bilang Target 4 Besar, Tapi Fofana Malah Blak-blakan Target Juara Liga Italia, Ada Apa di Ruang Ganti AC Milan?
Tim Bolanet | 17 Oktober 2025 16:04
Bola.net - Gelandang AC Milan, Youssouf Fofana, secara blak-blakan menyuarakan ambisi Scudetto timnya. Pernyataan ini seolah membantah narasi hati-hati yang dibangun oleh sang pelatih, Massimiliano Allegri.
Allegri sebelumnya kerap menyatakan bahwa target utama Rossoneri musim ini hanyalah finis di zona empat besar. Namun, Fofana menegaskan bahwa para pemain memiliki target yang jauh lebih tinggi.
Menurut pemain asal Prancis itu, memikirkan gelar juara adalah hal yang wajar bagi klub sebesar Milan. Hasrat untuk meraihnya bahkan disebut lebih membara pada musim ini.
Kini, dengan Milan yang berada di papan atas, pernyataan Fofana semakin memanaskan persaingan. Ini menjadi sinyal kuat bahwa mereka siap bertarung hingga akhir.
Mentalitas Scudetto Itu Wajib!

Youssouf Fofana menegaskan bahwa pola pikir untuk menjadi juara sudah seharusnya tertanam. Hal itu menjadi kewajiban bagi setiap pemain yang mengenakan seragam AC Milan.
Baginya, ambisi untuk meraih Scudetto bukanlah sesuatu yang perlu diperdebatkan lagi. Itu adalah target yang harus diusung oleh tim di setiap awal musim.
"Sebagai pemain Milan, kami harus memikirkan Scudetto setiap tahun; itu normal," kata Fofana via Gazzetta.
"Allegri tidak perlu menanamkan dalam diri kami keinginan untuk memenangkan Scudetto. Kami bermain untuk Milan, jadi wajar untuk memikirkannya," sambungnya.
Hasrat yang Lebih Membara Musim Ini
Fofana merasakan adanya perbedaan atmosfer dan motivasi di dalam skuad musim ini. Ia melihat ada hasrat yang jauh lebih besar untuk bisa meraih kesuksesan.
Meski tidak ingin menyebut musim akan gagal jika tanpa gelar, ia menekankan betapa besarnya arti Scudetto. Meraihnya akan menjadi sebuah kegembiraan yang luar biasa.
"Saya tidak ingin mengatakan bahwa jika kami tidak memenangkan Scudetto, musim ini akan menjadi sebuah kegagalan, tetapi jika kami memenangkannya, itu akan menjadi kegembiraan yang luar biasa setelah tahun lalu," ujarnya.
"Musim lalu, ada kegembiraan, tetapi musim ini, ada hasrat yang lebih besar untuk melakukan hal-hal dengan benar," tegas Fofana.
Energi Penuh di Setiap Laga
Salah satu faktor pendukung ambisi besar Milan musim ini adalah jadwal mereka. Fofana sadar timnya punya keuntungan karena hanya bermain sekali dalam sepekan.
Kondisi ini memungkinkan skuad Rossoneri untuk mengerahkan seluruh tenaga dan fokus mereka. Setiap pertandingan di Serie A bisa dihadapi dengan energi yang maksimal.
"Kami bekerja keras untuk ini. Kami tahu bahwa, dengan satu pertandingan per minggu, kami harus mengeluarkan 100% energi kami di setiap laga," jelasnya.
Fokus dari Laga ke Laga
Meski target besar sudah terpasang di kepala, Fofana memastikan para pemain tetap membumi. Ia sadar bahwa jalan menuju puncak masih sangat panjang dan terjal.
Kuncinya adalah berjuang habis-habisan di setiap pertandingan yang ada di depan mata. Hasil akhir baru akan bisa dilihat saat musim kompetisi telah usai.
"Kami harus berjuang untuk setiap pertandingan, dan kita lihat saja di akhir nanti," tuturnya.
Pernyataan ini ia sampaikan jelang laga krusial melawan Fiorentina akhir pekan ini. Sebuah laga yang akan menjadi ujian nyata bagi mentalitas juara mereka.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Cristiano Ronaldo Menang Telak di Meja Hijau: Juventus Harus Bayar Rp165 Miliar
Liga Italia 19 Januari 2026, 21:54
-
Update Saga Mike Maignan: Ada Kabar Positif dari AC Milan
Liga Italia 19 Januari 2026, 21:53
-
Debut Sempurna Donyell Malen di AS Roma: Gol, 3 Poin, dan Pujian Gasperini
Liga Italia 19 Januari 2026, 14:57
-
Alexis Saelemaekers: Bikin Assist Mahal untuk Fullkrug, Keluar Lapangan Pincang
Liga Italia 19 Januari 2026, 14:39
LATEST UPDATE
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Monaco: Live SCTV, Mengenang Drama 2004 di Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:08
-
Tempat Menonton Bodo/Glimt vs Man City: Live SCTV dan Streaming di Vidio
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:00
-
Tempat Menonton Inter vs Arsenal: Jam Berapa Siaran Langsung UCL Laga Ini?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:45
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06






