Alvarez Dikartu Merah, Mazzarri Kecam Habis Wasit Tagliavento
Editor Bolanet | 16 Desember 2013 09:43
Buruknya kepemimpinan Wasit Paolo Tagliavento disebut oleh Allenatore Inter, Walter Mazzarri, sebagai salah satu penyebab utama kekalahan klubnya. Mazzarri secara khusus menyoroti hukuman kartu merah yang diberikan kepada Ricky Alvarez saat kedudukan 3-2 di menit ke 71.
Kartu merah Alvarez adalah puncak dari serangkaian keputusan aneh dari wasit yang mempengaruhi hasil akhir laga. Kartu kuning pertama seharusnya tidak ada karena Alvarez hanya terpeleset, kecam eks pelatih Napoli ini.
Alvarez akhirnya mendapat kartu kuning kedua setelah dianggap handsball dengan sengaja. Mazzari lantas membandingkan insiden handsball pemain Argentina itu dengan kejadian serupa yang dilakukan dua pemain Napoli, Raul Albiol dan Dries Mertens. Namun tak ada hukuman apapun dari Tagliavento kepada kedua pemain tersebut.
Hari ini wasit melakukan banyak kesalahan, ada insiden handsball lain yang terjadi pada Albiol dan Mertens. Ketika kondisinya dibalik, kami tak pernah mendapatkan keadilan yang seharusnya.
Dengan hasil ini, untuk sementara Inter turun ke posisi lima klasemen sementara dengan 28 poin, sementara Napoli tetap bertahan di urutan tiga dengan 35 angka.[initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Usai Hancurkan Inter Milan, Arsenal Langsung Kirim Teror ke Manchester United
Liga Inggris 21 Januari 2026, 09:15
-
Arsenal yang Bernyali Besar di Markas Inter Milan
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:09
-
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:58

-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV, 20-22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:57
-
Gagal Menang Lawan 10 Pemain, Conte Minta Napoli Rasakan Sakitnya Kegagalan
Liga Italia 21 Januari 2026, 08:48
LATEST UPDATE
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
-
Chelsea vs Pafos FC: Estevao Willian Mengejar Rekor Mbappe, Reuni David Luiz
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:21
-
Man City Terpuruk di Bodo/Glimt, Guardiola Akui Segala Hal Berjalan Melawan Timnya
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:48
-
Setelah 12 Tahun, Ter Stegen Diam-Diam Tinggalkan Barcelona
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 12:17
-
Inter Babak Belur di Kandang, Arsenal Terlalu Kejam di Depan Gawang
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:17
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06



