Antonio Conte Dinilai Sebagai Pelatih yang 'Lebay', Sepakat?
Yaumil Azis | 15 April 2020 05:56
Bola.net - Pelatih Inter Milan, Antonio Conte, dikenal sebagai sosok yang ekspresif serta seringkali meluap-luapkan emosinya dari pinggir lapangan. Namun pemandangan itu tidak terlihat elok sama sekali di mata Aldo Agroppi.
Sebagai perkenalan, Aldo Agroppi merupakan eks pelatih yang sudah melanglang buana di beberapa klub pada era 80'-an. Sebagian besar asuhannya bukanlah tim besar, seperti Perugia dan Ascoli.
Ia juga pernah berprofesi sebagai pemain. Torino adalah salah satu klub terlama yang pernah ia bela. Dari tahun 1963 hingga 1975, Agroppi mencatatkan 212 penampilan dan 15 gol.
Sekarang ia berprofesi sebagai pandit. Dan dalam urusan mengkritik seseorang, Agroppi tidak pernah setengah-setengah. Malah kerap kali terasa menusuk di dada.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Antonio Conte Dianggap Lebay
Sekarang sasaran kritikannya adalah Antonio Conte. Ia mengatakan bahwa eks pelatih Chelsea tersebut dinilai berlebihan serta lebay dalam menunjukkan ekspresinya.
Satu hal yang disoroti dari Conte adalah pencapaian. Dalam pandangan Agroppi, pria berusia 50 tahun itu tak bisa disebut sebagai salah satu pelatih terbaik dunia saat ini.
"Saya tidak suka Conte karena sifat eksibisionisnya, terlalu banyak teriakan dan drama di sisi lapangan. Anda tidak meraih kemenangan dengan menunjukkan aksi sirkus serta lolongan," ujarnya kepada TMW Radio.
"Dia selalu bersama tim hebat, tapi juga kerap menerima kekalahan yang berat. Saat saya mendengar opini kalau dia yang memberikan mentalitas kuat kepada tim Italia, saya tertawa," lanjutnya.
"Conte dinilai berlebihan, dan sekali lagi musim ini ia tersingkir dari Liga Champions di babak pertama dengan Inter dan sedang tertinggal di Serie A. Dia dipecat oleh Arezzo dan Atalanta," tambahnya.
Boleh Ekspresif, Asal Rajin Menang
Ada alasan mengapa Conte disebut sebagai salah satu pelatih terbaik di dunia saat ini. Yakni prestasinya bersama Juventus beberapa tahun silam.
Sebelum Conte datang, Juventus berada dalam kondisi yang sangat buruk. Namun ia berhasil mengubah skuat Juventus dan memenangkan Serie A musim 2011/12 dengan torehan tanpa kekalahan.
Keberhasilan itu menjadi pilar Juventus mendominasi Serie A sekali lagi. Namun, bagi Agroppi, Juventus menjadi juara di kompetisi domestik adalah hal yang wajar.
"Dia memenangkan Scudetto bersama Juventus, seperti banyak pelatih lainnya, tapi tidak pernah memberikan dampak di Liga Champion," sambung Agroppi.
"Saya tidak masalah jika dia tak bersikap lebay soal itu, dengan komando serta teriakannya. Itu hanya bisa diterima selama anda menang, selain itu anda terlihat mengganggu," pungkasnya.
(Football Italia)
Baca juga:
Membandingkan Versi Terbaik Eden Hazard dan Alexis Sanchez, Siapa yang Lebih Hebat?
Wah, Ryan Giggs Ternyata Hampir Dibajak Inter Milan di Tahun 2003
Inter Pertimbangkan Lepas Lautaro Martinez, Jika Ditukar Griezmann
Jika Ibrahimovic Pergi, Milan Disarankan Boyong Icardi
Legenda Timnas Argentina Sarankan Lautaro Martinez Terima Pinangan Barcelona
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Juventus Minta Emiliano Martinez Paksa Pergi dari Aston Villa
Liga Italia 21 Juli 2026, 15:10
-
Randal Kolo Muani Sulit, Juventus Beralih ke Striker Asal Brasil Ini
Liga Italia 18 Juli 2026, 18:00
-
Atas Perintah Amorim, AC Milan Coba Bajak Bek MU Ini
Liga Italia 17 Juli 2026, 19:00
-
Bek AC Milan Ini Segera Tinggalkan San Siro untuk Main di Inggris!
Liga Italia 17 Juli 2026, 08:00
LATEST UPDATE
-
Nonton Piala Dunia 2026 Full 104 Laga Cukup Beli Voucher FolaPlay di GoPay
Lain Lain 23 Juli 2026, 11:03
-
Kabar Duka, Legenda Sepak Bola Indonesia M Basri Tutup Usia
Bola Indonesia 23 Juli 2026, 11:00
-
Joshua Zirkzee Tegaskan Ingin Bertahan di Manchester United
Liga Inggris 23 Juli 2026, 09:16
-
Al Hilal Terus Berburu Bintang, Kini Bidik Ousmane Dembele
Asia 23 Juli 2026, 08:46
-
Masih Ada yang Kurang dari Performa Lamine Yamal di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 23 Juli 2026, 07:27
-
Kabar Buruk untuk Arsenal, William Saliba Menepi dalam Waktu Lama
Liga Inggris 23 Juli 2026, 06:07
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34










