Apa Alasan Juventus Rekrut Jeremie Boga-Emil Holm dan Tolak Mauro Icardi?

Editor Bolanet | 3 Februari 2026 11:19
Apa Alasan Juventus Rekrut Jeremie Boga-Emil Holm dan Tolak Mauro Icardi?
Emil Holm resmi bergabung dengan Juventus di bursa transfer Januari 2026. (c) dok.JuventusFC

Bola.net - Juventus secara resmi menutup pintu rapat-rapat untuk kepulangan Mauro Icardi ke Serie A. Direktur klub, Giorgio Chiellini, menegaskan bahwa Bianconeri tidak akan mengejar tanda tangan striker Galatasaray tersebut.

Keputusan tegas ini diambil meski Juventus sedang krisis penyerang akibat cedera Dusan Vlahovic. Chiellini memastikan bahwa rumor yang mengaitkan Si Nyonya Tua dengan Icardi hanyalah spekulasi media belaka.

Advertisement

Jelang penutupan bursa transfer Senin malam, Juventus justru sibuk meresmikan dua pemain lain. Jeremie Boga dan Emil Holm didatangkan untuk memperkuat kedalaman skuad racikan Luciano Spalletti.

Sementara untuk pos ujung tombak, manajemen memilih bersikap realistis terkait kondisi finansial dan kebutuhan taktik. Nama-nama besar seperti Randal Kolo Muani hingga Jean-Philippe Mateta pun ikut dicoret dari daftar belanja.

1 dari 4 halaman

Alasan Boyong Boga dan Holm

Alasan Boyong Boga dan Holm

Jeremie Boga resmi bergabung dengan Juventus di bursa transfer Januari 2026. (c) dok.JuventusFC

Kedatangan Jeremie Boga dari OGC Nice dengan status pinjaman bukan tanpa alasan. Chiellini menyebut mantan pemain Sassuolo itu diplot untuk melapis Kenan Yildiz yang mulai kelelahan.

Selain itu, Emil Holm didatangkan lewat skema tukar guling dengan Joao Mario yang hijrah ke Bologna. Masalah adaptasi fisik menjadi alasan utama manajemen melepas Joao Mario.

"Kami mencari seseorang yang bisa memberikan istirahat sesekali bagi Yildiz dan berguna untuk beberapa pertandingan ke depan," ujar Chiellini kepada DAZN Italia.

"Boga mengenal Serie A dengan baik, dia bisa membuat perbedaan baik dari bangku cadangan maupun saat menjadi starter, tetapi dia baru pulih dari cedera dan butuh waktu untuk mencapai kondisi terbaiknya," tambahnya.

Mengenai pertukaran bek sayap, Chiellini memberikan pandangannya secara teknis.

"Holm adalah bek sayap yang andal. Serie A sulit dan berbeda dengan sepak bola Portugal, jadi Joao Mario memiliki beberapa masalah adaptasi," jelas sang legenda klub.

2 dari 4 halaman

Vlahovic Cedera, Icardi Bukan Solusi

Absennya Dusan Vlahovic selama kurang lebih satu setengah bulan memang membuat Juventus pusing. Namun, Chiellini menegaskan bahwa mencari pengganti instan harus sesuai dengan "kantong" klub.

Isu Icardi mencuat setelah Spalletti sempat memujinya dalam konferensi pers. Namun, Chiellini meluruskan bahwa pujian itu hanya sebatas konteks kualitas pemain, bukan sinyal transfer.

"Mauro Icardi muncul karena apa yang dikatakan pelatih dalam konferensi persnya, karena dia merujuk padanya dan Victor Osimhen sebagai contoh striker hebat, tetapi tidak ada yang lebih dari itu," tegas Chiellini.

"Saya bisa mencoret segala upaya pengejaran terhadap Icardi," kuncinya.

3 dari 4 halaman

Trauma Masalah Rumah Tangga

Senada dengan Chiellini, Luciano Spalletti juga memberikan penolakan yang lebih keras dan personal. Pelatih berkepala plontos itu menyinggung masa lalu Icardi yang kerap membawa masalah pribadi ke ruang ganti.

Spalletti tidak ingin harmoni timnya rusak oleh drama di luar lapangan. Ia pernah menangani Icardi dan tahu betul risiko yang dibawa sang pemain.

"Ada situasi lain yang dia bawa ke ruang ganti yang berkaitan dengan kehidupan rumah tangganya dan itu tidak seharusnya ada di ruang ganti," kenang Spalletti.

"Jadi saya harus berbicara dengannya. Ketika Anda berada di ruang ganti, Anda tidak bisa membiarkan pintu terbuka untuk membiarkan masalah lain masuk," lanjut eks pelatih Napoli itu.

"Dia anak yang baik, orang yang menyenangkan, dan penyerang yang fantastis. Tapi kami tidak menginginkan Icardi. Apakah itu bisa dimengerti?" pungkasnya.

4 dari 4 halaman

Kolo Muani dan Mateta Terlalu Mahal

Selain Icardi, Juventus juga sempat dikaitkan dengan Randal Kolo Muani dan Jean-Philippe Mateta. Namun, kedua nama ini dipastikan gagal merapat ke Turin karena alasan berbeda.

Kolo Muani terikat kontrak pinjaman di Tottenham, sementara Mateta dinilai terlalu mahal dan berisiko. Mateta sendiri sempat dikabarkan didekati AC Milan sebelum kepindahan itu batal karena gagal lolos tes medis. 

"Mateta adalah pemain yang kami evaluasi, tetapi memutuskan untuk tidak melanjutkannya karena biaya dan risiko," ungkap Chiellini jujur.

"Kolo Muani adalah pemain Tottenham, itulah kebenarannya," tutup sang direktur.