Bagi Milan, Membeli Bonucci Adalah Kesalahan
Asad Arifin | 2 Agustus 2019 08:29
Bola.net - AC Milan membuat kejutan pada bursa transfer tahun 2017 lalu. Milan membeli Leonardo Bonucci. Namun, belakangan diakui oleh eks CEO Milan, Marco Fassone, transfer itu sebagai sebuah kesalahan.
Musim 2017/18 menjadi era baru bagi AC Milan. Mereka mendapat dana dalam jumlah yang besar pasca akuisisi klub. Beberapa pemain bintang didatangkan ke San Siro pada awal musim.
Salah satu transfer besar Milan ketika itu adalah Bonucci. Dia dibeli dengan harga 42 juta euro. Harga yang tidak murah untuk pemain belakang, di tahun tersebut.
Sebelum pindah ke Milan, Bonucci sudah meraih banyak sukses di Juventus. Lantas mengapa transfer Bonucci dianggap sebagai kesalahan? Simak selengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.
Bonucci Adalah Kesalahan
Marco Fassone adalah sosok yang punya tanggung jawab dalam transfer Leonardo Bonucci. Dia mengakui bahwa secara teknis Milan tidak butuh pemain belakang lagi. Tapi, yang dibutuhkan klub adalah penyerang tengah.
"Ketika kami membeli Bonucci dari Juventus, kami sudah punya delapan atau sembilan pemain baru. Strategi kami akan membangun skuad yang cocok untuk formasi 4-3-3," buka Fassone pada SportItalia.
"Jadi, kami sudah memiliki bek dan kami tidak membutuhkan yang lain. Apa yang kami sesali adalah penyerang tengah, dimana kami telah menyisihkan dana 70 juta euro," sambungnya.
Pada akhirnya, Milan memang tidak mampu mendapatkan penyerang tengah yang jempolan. Andre Silva yang dibeli dari Porto tidak mampu berbuat banyak. Sementara, Patrick Cutrone masih belum konsisten.
Butuh Pemimpin di Lapangan
Marco Fassone sejatinya punya alasan kuat mengapa membeli Leo Bonucci. Bukan soal teknis, dia merasa Milan membutuhkan sosok yang bisa menjadi pemimpin dan itu ada Bonucci, yang kemudian menjadi kapten tim.
"Bonucci adalah kesalahan," tegas Fassone.
"Pada akhirnya kami mengurangi anggaran untuk membeli penyerang dan mendatangkan pemimpin di ruang ganti. Jika melihat ke belakang, jika kita melakukan investasi di lini depan sesuai rencana, mungkin hasilnya berbeda," tutup Fassone.
Karir Bonucci di Milan tidak bertahan lama. Hanya satu musim saja. Pada tahun 2018, dia kembali ke Juventus. Milan menjual bek timnas Italia tersebut dengan harga 32 juta euro kepada Juventus.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Juventus Minta Emiliano Martinez Paksa Pergi dari Aston Villa
Liga Italia 21 Juli 2026, 15:10
-
Randal Kolo Muani Sulit, Juventus Beralih ke Striker Asal Brasil Ini
Liga Italia 18 Juli 2026, 18:00
-
Atas Perintah Amorim, AC Milan Coba Bajak Bek MU Ini
Liga Italia 17 Juli 2026, 19:00
-
Bek AC Milan Ini Segera Tinggalkan San Siro untuk Main di Inggris!
Liga Italia 17 Juli 2026, 08:00
LATEST UPDATE
-
Joshua Zirkzee Tegaskan Ingin Bertahan di Manchester United
Liga Inggris 23 Juli 2026, 09:16
-
Al Hilal Terus Berburu Bintang, Kini Bidik Ousmane Dembele
Asia 23 Juli 2026, 08:46
-
Masih Ada yang Kurang dari Performa Lamine Yamal di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 23 Juli 2026, 07:27
-
Kabar Buruk untuk Arsenal, William Saliba Menepi dalam Waktu Lama
Liga Inggris 23 Juli 2026, 06:07
-
Tinggalkan Chelsea, Alejandro Garnacho Sepakat Gabung Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 05:49
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55










