Besarnya Cinta dan Loyalitas Lucarelli Pada Parma
Editor Bolanet | 6 Juli 2015 08:22
Musim 2014/15 kemarin, para pemain Parma tidak menerima gaji sejak awal kompetisi akibat krisis finansial. Meski begitu, Lucarelli dan sejumlah rekannya tetap memberikan yang terbaik buat Parma hingga kemudian finis di posisi terbawah Serie A.
Parma akhirnya tak terselamatkan. Tak ada investor baru hingga deadline yang ditetapkan otoritas setempat, Parma pun resmi dinyatakan bangkrut dan divonis harus memulai lagi dari liga amatir, yakni Serie D.
Usai dinyatakan bangkrut, para pemain Parma langsung berstatus free agent. Ada beberapa yang sudah direkrut oleh klub lain dan beberapa lainnya tetap melanjutkan karier di Serie A. Salah satunya adalah kiper Antonio Mirante yang bergabung dengan tim promosi Bologna.
Lucarelli juga mendapat tawaran dari sejumlah klub di level profesional, tapi dia menolak karena ingin terus bersama Parma. Lucarelli bertekad menjadi bagian dari reinkarnasi Parma, yang kini dilahirkan kembali dengan nama Parma Calcio 1913.
Saya sudah mati bersama klub ini dan saya ingin menjadi bagian dari kelahiran kembalinya, kata Lucarelli dalam wawancara dengan Parmafanzine.
Saya menerima beberapa telepon dari klub-klub di level profesional, tapi saya tak peduli. Saya takkan mengingkari kata-kata saya, tegasnya.
Lucarelli direkrut Parma dari Genoa dengan biaya transfer €1,2 juta pada Juli 2008 silam. Sejak itu, Lucarelli telah memainkan total 235 pertandingan di semua ajang.
Lucarelli adalah salah satu pemain paling setia dalam sejarah Parma. Loyalitas serta kecintaannya terhadap Parma sungguh sangat besar dan itu tak perlu diragukan. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Agen Robert Lewandowski Terbang ke Italia, Bertemu Juventus atau AC Milan?
Liga Italia 21 April 2026, 07:29
-
Man of the Match Juventus vs Bologna: Jonathan David
Liga Italia 20 April 2026, 04:08
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Alaves: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Spanyol 21 April 2026, 23:34
-
Tempat Menonton Brighton vs Chelsea: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Inggris 21 April 2026, 23:18
-
Juventus Sudah Membaik, tapi Kualitas Skuad Masih Belum Cukup untuk Bersaing
Liga Italia 21 April 2026, 22:49
-
Juventus Inginkan Gelandang Atalanta, tapi Harga Tinggi Jadi Rintangan
Liga Italia 21 April 2026, 22:22
-
Prediksi Barcelona vs Celta 23 April 2026
Liga Spanyol 21 April 2026, 21:51
-
Prediksi Burnley vs Man City 23 April 2026
Liga Inggris 21 April 2026, 21:29
-
Prediksi Atalanta vs Lazio 23 April 2026
Liga Italia 21 April 2026, 20:57
-
Bonucci Ingin Guardiola Tangani Timnas Italia
Piala Dunia 21 April 2026, 20:26
-
Prediksi Leverkusen vs Bayern 23 April 2026
Bundesliga 21 April 2026, 20:25
-
AC Milan Kehilangan Ritme, Juventus Lebih Stabil Jelang Duel Krusial Serie A
Liga Italia 21 April 2026, 20:15
-
Arsenal Krisis di Momen Penentuan: Kena Mental dan Habis Napas
Liga Inggris 21 April 2026, 20:15
-
AC Milan dan Filosofi Corto Muso: Menang Tipis, tetapi Konsisten
Liga Italia 21 April 2026, 20:06
-
Prediksi PSG vs Nantes 23 April 2026
Liga Eropa Lain 21 April 2026, 19:59
-
Krisis Lini Depan AC Milan Kian Nyata, Tak Peduli Kombinasi Penyerang
Liga Italia 21 April 2026, 19:58
LATEST EDITORIAL
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59




