Blak-Blakan Presiden Inter Milan Jelaskan Alasan Kepergian Conte
Richard Andreas | 6 Juni 2021 20:20
Bola.net - Presiden Inter Milan, Steven Zhang, akhirnya bicara blak-blakan soal perpisahan dengan Antonio Conte beberapa waktu lalu. Dia menjelaskan bahwa kepergian Conte memang tidak bisa dihindari.
Conte meninggalkan Inter dengan kesepakatan kedua pihak pada 26 Mei 2021 lalu. Keputusan ini mengejutkan, mengingat Conte baru saja mempersembahkan trofi Serie A untuk Inter.
Tentunya tidak ada alasan memecat Conte, tapi kabarnya ada selisih paham dengan pihak klub. Conte pergi setelah diberi tahu bahwa klub harus menjual beerapa pemain inti.
Sekarang Zhang buka suara. Dia menjelaskan bahwa situasi ini bukan kemauannya, tapi situasi memang sulit
Memang bidik Conte
Zhang menegaskan bahwa sejak awal dia sudah mengincar Conte sebagai pelatih. Dia begitu yakin dengan kemampuan Conte untuk mempersembahkan trofi juara.
"Sejak pertama kami mengambil alih Inter, kami percaya Conte akan jadi pelatih terbaik untuk proyek kami. Dua tahun lalu kami akhirnya bisa mendatangkan dia ke Nerazzurri," kata Zhang kepada Gazetta Dello Sport.
"Saya masih yakin bahwa Conte adalah pelatih juara. Itulah alasan yang membuat kami mau berinvestasi besar pada dia dan pada tim dalam dua tahun terakhir."
Kesulitan finansial

Inter sebenarnya tidak mau melepas Conte, apa lagi setelah berjuang meraih trofi Serie A. Namun, kesulitan klub memaksa Zhang mengambil keputusan sulit.
"Musim panas lalu, pandemi benar-benar berpengaruh terhadap pendapatan kami, tapi kami tetap mempertahankan dia, fokus memasuki musim dengan keyakinan juara," sambung Zhang.
"Keputusan ini terbukti tepat, tapi sekarang beban biaya karena pandemi begitu besar sehingga kami tidak boleh gagal melihat situasi dan mencoba menyimpan uang untuk menyeimbangkan bujet."
Demi klub
Pada akhirnya, Zhang hanya bisa menyesali situasi. Dia yakin Conte pelatih top, tapi jika memaksa mempertahankan Conte, Inter akan menghadapi masalah yang lebih besar.
"Kami harus mengurangi biaya dan mengontrol risiko, tentunya itu berpengaruh ke strategi di bursa transfer. Perbedaan pandangan inilah yang berujung pada perpisahan," lanjut Zhang.
"Apa yang tidak penting bagi dia adalah hal penting bagi klub, begitu pula sebaliknya. Conte adalah pelatih top, tapi sebagai presiden saya harus memikirkan kesolidan klub," tutupnya.
Sumber: Gazzetta Dello Sport, Goal
Baca ini juga ya!
- Chelsea Intip Peluang untuk Dapatkan Achraf Hakimi
- Tuntutan Terlalu Ngadi-ngadi, Antonio Conte Batal Latih Tottenham
- Tak Mau Keluar Sendiri dari Inter, Conte Akan Ajak De Vrij ke Tottenham
- Inter dan Milan Dekati Raspadori, Sassuolo: Nggak Dijual!
- Pengakuan Lautaro Martinez: Ingin Tinggalkan Inter Setelah 3 Bulan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Klasemen Sementara Formula 1 2026 Usai Grand Prix Australia di Albert Park
Otomotif 8 Maret 2026, 12:41
-
Modal Positif AC Milan, Rekor Mengesankan Inter Milan
Liga Italia 8 Maret 2026, 12:28
-
Milan vs Inter: Harapan Rossoneri pada Kombinasi Pulisic dan Leao
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:52
LATEST UPDATE
-
Ketika Rotasi Guardiola Berbuah Tiket Perempat Final FA Cup
Liga Inggris 8 Maret 2026, 16:36
-
Chelsea dan Rotasi Besar yang Memicu Masalah di Lapangan
Liga Inggris 8 Maret 2026, 16:26
-
Liga Inggris 8 Maret 2026, 15:51

-
Joao Cancelo Beri Barcelona Kebebasan Taktis yang Lama Hilang
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 14:23
-
AC Milan dan Makna Penting 3 Poin di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 13:59
-
Allegri Tanggapi Rumor Real Madrid: Apa Kata Pelatih AC Milan Ini?
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 13:34
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen Formula 1 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 13:00














