Boateng Harapkan Hadirnya Seorang 'Black Mourinho'
Editor Bolanet | 22 Maret 2013 16:32
- Midfielder AC Milan, Kevin-Prince Boateng mengharapkan kehadiran seseorang yang memiliki pengaruh, sekelas Jose Mourinho berkulit hitam.
Isu rasial dalam dunia sepakbola memang belum sepenuhnya hilang. Boateng adalah salah satu dari sekian korban, yang secara terbuka memerangi pelecehan berdasar ras tersebut.
Pemain asal Ghana itu menilai, sosok berpengaruh di dunia sepakbola kekinian kurang dipenuhi oleh manusia multi-kultur, atau dengan maksud minimnya suplai sosok besar dari golongan kulit hitam.
Selain mengharapkan hal tersebut, gelandang 26 tahun itu juga ingin para pelaku pelecehan rasial mendapat hukuman berat, sekaligus agar sanksi FIFA atas kasus serupa lebih diperketat.
Dengan berpandangan multi-kultural, akan ada lebih banyak orang dan negara yang terlibat. Hal ini dapat membantu. Mari berharap agar secepatnya terdapat kehadiran Mourinho hitam dan Josep Guardiola versi Pakistan, ujar Boateng.
Seorang pemain yang berbuat salah, bertindak rasis, harusnya tidak bisa bermain lagi untuk klub dan negaranya. Itu adalah hal-hal yang menyakitkan, dan saya kira itu adalah hal yang tepat. (espn/atg)
Isu rasial dalam dunia sepakbola memang belum sepenuhnya hilang. Boateng adalah salah satu dari sekian korban, yang secara terbuka memerangi pelecehan berdasar ras tersebut.
Pemain asal Ghana itu menilai, sosok berpengaruh di dunia sepakbola kekinian kurang dipenuhi oleh manusia multi-kultur, atau dengan maksud minimnya suplai sosok besar dari golongan kulit hitam.
Selain mengharapkan hal tersebut, gelandang 26 tahun itu juga ingin para pelaku pelecehan rasial mendapat hukuman berat, sekaligus agar sanksi FIFA atas kasus serupa lebih diperketat.
Dengan berpandangan multi-kultural, akan ada lebih banyak orang dan negara yang terlibat. Hal ini dapat membantu. Mari berharap agar secepatnya terdapat kehadiran Mourinho hitam dan Josep Guardiola versi Pakistan, ujar Boateng.
Seorang pemain yang berbuat salah, bertindak rasis, harusnya tidak bisa bermain lagi untuk klub dan negaranya. Itu adalah hal-hal yang menyakitkan, dan saya kira itu adalah hal yang tepat. (espn/atg)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:03
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Gokil! Bos Besar Pastikan AC Milan Bakal Jor-joran di Bursa Transfer Januari 2027
Liga Italia 30 Oktober 2026, 17:28
-
AC Milan Mulai Linglung, Apakah Ruben Amorim Bakal Dipecat?
Liga Italia 30 Oktober 2026, 16:48
LATEST UPDATE
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
-
BRI Tulungagung dan PWI Salurkan 250 Paket Sembako untuk Warga Kampung Pemulung
News 31 Oktober 2026, 17:13
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
-
Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:16
-
Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:11
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18







