Bonucci: Di Milan, Saya Tidak Jadi Diri yang Sebenarnya
Editor Bolanet | 25 Januari 2019 03:39
Bola.net - - Bek Juventus, Leonardo Bonucci, mengungkapkan bahwa dirinya tidak menjadi diri sendiri saat membela Milan pada musim 2017-2018 lalu. Tetapi, walaupun demikian, ia mengaku tidak menyesal pindah ke klub rival tersebut.
Bonucci membuat kejutan dengan kepindahannya ke AC Milan pada bursa transfer musim panas 2017 lalu. Kepergiannya pun tak diduga oleh banyak orang, sebab pemain berumur 31 tahun itu selalu jadi bagian penting Juventus.
Dengan harga 42 juta euro, pendukung Milan berharap Bonucci bisa menjadi solusi lini pertahanan yang amburadul. Nyatanya, adanya dia pun tidak memberikan bantuan apapun bagi Rossoneri yang pada akhir musim finis di peringkat enam.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Bukan Diri yang Sebenarnya
Performa Bonucci bersama Milan jauh berbeda. Bahkan namanya masuk dalam daftar starting XI terburuk versi Marca. Padahal pada musim terakhirnya di Bianconeri, ia sempat mendapat tempat dalam Squad of the Season pada ajang Liga Champions.
Penampilannya kembali menanjak saat pulang ke Juventus. Jose Mourinho sampai memberinya pujian tinggi, bersama dengan Chiellini. Bonucci mengakui bahwa ia tidak menjadi dirinya yang sebenarnya saat masih bersama Milan dulu.
"Saya sudah dewasa, dan lebih rasional saat membuat keputusan. Hidup memberi anda pengalaman yang akan membuat anda tumbuh: Saya telah melewatinya dengan cara yang kuat, baik di dalam maupun luar lapangan," ujar Bonucci kepada Sky Sport Italia.
"Hari ini saya bisa bilang bahwa saya adalah orang yang lebih baik, atau setidaknya berbeda dari yang dulu. Bonucci yang di Milan bukanlah Bonucci yang sebenarnya," lanjutnya.
Tidak Menyesal
Walau bermain buruk di Milan, namun Bonucci tidak menyesali keputusannya pindah ke klub asuhan Gennaro Gattuso tersebut. Malahan, bergabung dengan Rossoneri membuatnya semakin yakin untuk pulang ke Juventus di awal musim ini.
"Terlepas dari apa yang terjadi, itu akan menjadi kenangan yang luar biasa untuk saya, sebuah permulaan yang membuat saya dewasa, di atas level manusia," tambahnya.
"Itu adalah alasan saya harus pulang ke rumah [kembali ke Juventus]," tandasnya.
Begitu kembali ke Juventus, satu posisi di sektor pertahanan langsung ia rebut dengan mudah. Bahkan Medhi Benatia, yang pada musim sebelumnya jadi bek reguler, sampai resah karena tidak mendapat kesempatan bermain yang banyak seperti sebelumnya.
Saksikan Juga Video Ini
Berita video bursa musim dingin 2019 sudah berlangsung, ini dia 9 pemain yang sudah berpindah klub.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
AC Milan Kehilangan Ritme, Juventus Lebih Stabil Jelang Duel Krusial Serie A
Liga Italia 21 April 2026, 20:15
-
AC Milan dan Filosofi Corto Muso: Menang Tipis, tetapi Konsisten
Liga Italia 21 April 2026, 20:06
-
Krisis Lini Depan AC Milan Kian Nyata, Tak Peduli Kombinasi Penyerang
Liga Italia 21 April 2026, 19:58
-
Cukup Rp1 Triliun Saja, Rafael Leao Bisa Diangkut dari AC Milan
Liga Italia 21 April 2026, 16:43
-
Cristian Chivu Tampil Impresif di Inter Milan, Satu Catatan Jadi Sorotan
Liga Italia 21 April 2026, 15:41
LATEST UPDATE
-
Bekuk Como, Inter Milan Ingin Kawinkan Gelar Coppa Italia dan Serie A
Liga Italia 22 April 2026, 13:46
-
Profil Timnas Belgia di Piala Dunia 2026: Era Terakhir Generasi Emas
Piala Dunia 22 April 2026, 13:38
-
Inter Milan Comeback Lawan Como, Marcus Thuram: Mantap Betul Cuy!
Liga Italia 22 April 2026, 13:31
-
Tempat Menonton PSIM vs Persija Jakarta Hari Ini, 22 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 13:10
-
Marcus Thuram Optimistis Inter Milan Raih Dua Trofi
Liga Italia 22 April 2026, 13:03
LATEST EDITORIAL
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59











