Bukan Ronaldo, Inilah Sosok Penting Juventus Menurut Iaquinta
Editor Bolanet | 5 Oktober 2018 18:37
Bola.net - - Dengan kualitasnya, Cristiano Ronaldo pun langsung dinobatkan sebagai tumpuan utama lini depan Juventus musim ini. Namun bagi sang mantan pemain, Vincenzo Iaquinta, eks penggawa Real Madrid itu bukanlah pemain yang paling penting.
Juventus merekrut Ronaldo dari Real Madrid pada bursa transfer musim panas baru-baru ini. Demi mendapatkan pemain asal Portugal tersebut, Bianconeri harus merogoh kocek sampai 100 juta euro.
Kedatangan Ronaldo pun dianggap sebagai itikad Juventus meraih trofi idamannya, yakni Liga Champions. Wajar saja, sang penyerang terbilang cukup akrab dengan trofi tersebut selama di Real Madrid.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Bukan Ronaldo
Walau begitu, Iaquinta yang pernah membela Juventus tidak menganggapnya sebagai andalan utama. Baginya, pemain yang paling penting bagi bekas klubnya itu adalah Mario Mandzukic.
"Mario melakukan tugas yang luar biasa dan membuat ruang untuk CR7. Dia krusial: Dia bertarung di pertahanan, berlari seperti empat pemain dan telah menemukan konsistensinya di depan gawang," ujar Iaquinta kepada Gazzetta dello Sport.
"Dia tidak tergantinkan dan membuat Allegri bebas menggunakan sistem yang berbeda. Berkat dia, tridente bersama [Paulo] Dybala dan Ronaldo bisa bertahan," lanjutnya.
Ronaldo dan Dybala
Perbincangan soal kombinasi antara Ronaldo dan Dybala juga sempat menjadi topik utama. Dalam pandangan Iaquinta, keduanya bisa bekerja sama dengan baik.
"Ronaldo dan Dybala bisa bermain bersama. Paulo harus lebih ke dalam agar bisa mendapatkan bola dan harus diberikan kebebasan," tambah Iaquinta.
"Secara personal, saya melihatnya berada di belakang striker: Dia bisa lebih menyakiti lawan bila bermain di antara garis dengan pandangan ke gawang yang lebih jelas," tutupnya.
Trio maut Dybala - Ronaldo - Mandzukic diperkirakan akan kembali turun kala Juventus melakoni laga lanjutan Serie A hari Sabtu (6/10) nanti kontra Udinese. Partai itu sendiri akan berlangsung di Friuli Stadium, Udine.
Saksikan Juga Video Ini
Ternyata, E-Sports memiliki masa depan yang cerah. Begitu menurut salah satu atlet Indonesiua, Hendry Johtree. Simak informasi selengkapnya melalui tautan video di bawah ini.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hanya DNA 'Edan' Inter yang Bisa Balikkan Ketinggalan 0-2 Dua Kali atas Como
Liga Italia 22 April 2026, 08:55
-
Juventus Sudah Membaik, tapi Kualitas Skuad Masih Belum Cukup untuk Bersaing
Liga Italia 21 April 2026, 22:49
-
Juventus Inginkan Gelandang Atalanta, tapi Harga Tinggi Jadi Rintangan
Liga Italia 21 April 2026, 22:22
-
AC Milan Kehilangan Ritme, Juventus Lebih Stabil Jelang Duel Krusial Serie A
Liga Italia 21 April 2026, 20:15
LATEST UPDATE
-
Como Menggebrak Serie A: Mimpi Liga Champions Itu Nyata
Liga Italia 22 April 2026, 17:00
-
3 Opsi Kiper Cadangan yang Sedang Dipertimbangkan Barcelona
Liga Spanyol 22 April 2026, 16:01
-
Bernardo Silva Bakal Jadi 'Pirlo Baru' untuk Juventus
Liga Italia 22 April 2026, 15:01
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37














