Buruknya Permainan AC Milan Melawan Fiorentina
Editor Bolanet | 6 April 2025 09:34
Bola.net - Pelatih Sergio Conceicao tak menampik fakta bahwa AC Milan kembali tampil buruk dan melakukan kesalahan fatal dalam laga imbang 2-2 melawan Fiorentina, Minggu (6/4/2025) dini hari WIB. Pelatih asal Portugal itu dengan tegas menyatakan dirinya sebagai pihak yang paling bertanggung jawab atas performa tim.
Rossoneri kembali memulai pertandingan dengan buruk setelah kebobolan dua gol dalam 10 menit pertama. Conceicao membuat keputusan berani dengan mencadangkan Yunus Musah di menit 24 untuk memasukkan Luka Jovic yang akhirnya menyamakan kedudukan.
Hasil ini membuat Milan tetap tertahan di posisi sembilan klasemen Serie A. Conceicao mengaku kecewa tetapi tetap optimistis tim bisa bangkit di sisa musim ini.
Kesalahan Individu yang Terus Berulang

Conceicao mengakui timnya melakukan banyak kesalahan tak perlu selama pertandingan. Masalah ini bukan kali pertama terjadi, mengingat Milan sudah kebobolan empat gol dalam 15 menit pertama di empat laga terakhir.
Pelatih berusia 49 tahun itu menyebut tim sedang berusaha memperbaiki masalah tersebut. Namun, ia menekankan bahwa sebagai pelatih, dirinyalah yang paling bertanggung jawab.
"Ada kesalahan individu dan tidak hanya di lini pertahanan," akui Conceicao kepada Sky Sport Italia.
"Tim melakukan kesalahan tak perlu dan ada beberapa perilaku yang sedang kami coba perbaiki. Gol yang kemasukan lawan Napoli sangat mirip, kami tahu ini masalah dan sedang berusaha memperbaikinya," jelasnya.
Keputusan Berani Mengganti Musah
Conceicao membuat keputusan mengejutkan dengan mengeluarkan Musah di menit 24. Keputusan ini ternyata tepat setelah Jovic yang masuk mampu membantu Rossoneri menyamakan kedudukan.
Pelatih mengaku berat hati mengambil keputusan tersebut. Namun, ia memuji mentalitas Musah yang tetap profesional meski diganti lebih awal.
"Dia memberikan sinyal positif selama seminggu ini, segar dan tampil bagus di latihan. Tapi kemudian saya sadar permainannya tidak bagus hari ini, jadi saya ganti," kata Conceicao.
"Musah punya kualitas, dia pemain baik. Tapi kadang ada pertandingan seperti ini. Itu terjadi," tambahnya.
Tantangan Berat Menuju Eropa
Hasil imbang ini membuat peluang Milan lolos ke kompetisi Eropa semakin sulit. Kini, Coppa Italia mungkin menjadi jalan terbaik mereka untuk bermain di Europa League musim depan.
Conceicao mengaku kecewa dengan hasil tersebut. Namun, ia tetap optimistis tim bisa memberikan yang terbaik di semifinal kontra Inter.
"Pendekatan kami di 25 menit pertama sangat buruk, tidak seperti yang kami persiapkan. Saya yang bertanggung jawab sebagai pelatih," tegas Conceicao.
"Kami berbicara banyak, para pemain memberi saya sinyal positif beberapa hari terakhir. Pertandingan melawan Inter di tengah pekan sangat berbeda, kami lebih seimbang dan membuat lebih sedikit kesalahan," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Dari Royal Rumble ke Clean Sheet: Malam Sempurna Senne Lammens di Kandang Everton
Liga Inggris 24 Februari 2026, 16:45
LATEST UPDATE
-
Daftar Peraih Man of The Match Liga Champions 2025/2026
Liga Champions 26 Februari 2026, 08:18
-
Rapor Pemain Real Madrid vs Benfica: Vinicius Jadi Penentu
Liga Champions 26 Februari 2026, 08:03
-
Man of the Match Juventus vs Galatasaray: Victor Osimhen
Liga Champions 26 Februari 2026, 07:48
-
Man of the Match PSG vs Monaco: Desire Doue
Liga Champions 26 Februari 2026, 06:49
-
Daftar Lengkap Tim Lolos ke 16 Besar Liga Champions 2025/26
Liga Champions 26 Februari 2026, 06:22
-
Man of the Match Real Madrid vs Benfica: Aurelien Tchouameni
Liga Champions 26 Februari 2026, 05:37
-
Hasil PSG vs Monaco: Gagal Menang, Les Parisiens Tetap Lolos ke 16 Besar
Liga Champions 26 Februari 2026, 05:23
LATEST EDITORIAL
-
10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Menurut Jamie Carragher
Editorial 25 Februari 2026, 16:24
-
5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemiro
Editorial 25 Februari 2026, 14:47
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58






