Capello: Juventus Ambil Risiko Besar Pecat Motta
Aga Deta | 25 Maret 2025 05:45
Bola.net - Juventus mengambil keputusan besar dengan mengganti pelatih hanya sembilan laga sebelum musim berakhir. Thiago Motta harus angkat kaki setelah delapan bulan menangani tim.
Keputusan ini diambil setelah Juventus tersingkir dari Liga Champions oleh PSV Eindhoven dan gagal di Coppa Italia melawan Empoli. Selain itu, kekalahan telak dari Atalanta dan Fiorentina memperburuk situasi.
Fabio Capello menilai pemecatan Motta sebagai hal yang tak terhindarkan jika para pemain sudah kehilangan kepercayaan padanya. Namun, dia juga menyebut perubahan ini sebagai langkah yang berisiko.
Juventus menunjuk Igor Tudor sebagai pengganti dengan kontrak jangka pendek hingga akhir musim 2024/2025. Ia punya tugas berat untuk memastikan tim finis di zona Liga Champions.
Capello: Juventus Ambil Risiko Besar

Fabio Capello mengungkapkan bahwa keputusan Juventus bisa menjadi pertaruhan besar. Mengganti pelatih saat musim hampir berakhir berisiko mengganggu stabilitas tim.
"Secara teori, mengganti pelatih sembilan pertandingan sebelum akhir musim dan hanya berjarak satu poin dari posisi empat besar bisa menjadi risiko," ujar Capello kepada La Gazzetta dello Sport.
"Ada konteks di balik keputusan klub, dan dari luar, saya mendapat kesan bahwa tidak ada yang ingin melanjutkan dengan Motta lagi. Baik para penggemar maupun tim. Dalam situasi seperti itu, Anda harus mendengarkan ruang ganti dan mengambil keputusan yang tepat.
"Jika para pemain sudah tidak lagi mendukung Motta, seperti yang saya pahami, maka pemecatan itu tidak bisa dihindari. Namun, Tudor memiliki keberanian, dia menerima tantangan besar."
Mengapa Tudor Pilihan Tepat?

Capello menilai Tudor sebagai pilihan yang masuk akal dalam situasi ini. Ia mengenal Juventus dengan baik karena pernah bermain dan menjadi asisten pelatih di klub ini.
"Dia tahu klub ini karena pernah mengalaminya baik sebagai pemain maupun sebagai pelatih saat menjadi asisten Pirlo. Itu keuntungan besar, terutama dalam situasi seperti ini," lanjut Capello.
"Tudor sudah beberapa kali mengambil alih tim di tengah musim, dari Udinese hingga Verona dan Lazio. Dia punya ide yang jelas dan tahu tantangan yang menantinya sebagai pelatih baru. Tentu saja, Juventus berbeda, dengan tekanan dan ekspektasi yang lebih tinggi. Tapi, seperti yang saya katakan, kita berbicara tentang pelatih yang sudah mengenal setiap sudut dunia Juventus.
"Dia tidak punya banyak waktu untuk mencapai target lolos ke Liga Champions, tetapi dia tidak kekurangan keberanian."
Sumber: Football Italia
Klasemen Serie A
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Ghana vs Panama: Black Stars Menang Dramatis Berkat Caleb Yirenkyi
Piala Dunia 18 Juni 2026, 08:09
-
Cristiano Ronaldo Jadi Beban Portugal? Ini Fakta yang Sulit Diabaikan
Piala Dunia 18 Juni 2026, 06:39
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 2026: Haruskah Belanda Takut pada Alexander Isak?
Piala Dunia 18 Juni 2026, 15:54
-
Inggris Akhirnya Usir 'Hantu' yang Menempel Selama 24 Tahun!
Piala Dunia 18 Juni 2026, 15:45
-
Imam Sudjarwo Lepas Timnas Voli Putra Indonesia dan Putri U-18
Voli 18 Juni 2026, 15:10
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Brasil vs Haiti 20 Juni 2026
Piala Dunia 18 Juni 2026, 14:26
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Turki vs Paraguay 20 Juni 2026
Piala Dunia 18 Juni 2026, 14:03
-
Man of the Match Uzbekistan vs Kolombia: Luis Diaz
Piala Dunia 18 Juni 2026, 12:27
-
BRI Region 13 Malang Salurkan 125 Paket Sembako Melalui Majelis Agung GKJW
News 18 Juni 2026, 12:14
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28












