Capocannoniere Paling Ketat Sejak Era Nordahl
Gia Yuda Pradana | 24 Mei 2017 10:45
Bola.net - - Serie A 2016/17 hanya menyisakan satu giornata. Juventus sudah pasti juara. Kini, kita tinggal menunggu siapa yang akan menjadi Capocannoniere alias pencetak gol terbanyak.
Perburuan gelar Capocannoniere musim ini memang cukup ketat. Ini bahkan terbilang sebagai yang paling ketat sejak era Gunnar Nordahl.
Edin Dzeko sementara berada di urutan terdepan dengan 28 gol yang sudah dicetaknya untuk AS Roma. Namun, Dries Mertens dari Napoli menguntit tepat di belakangnya.
Andrea Belotti (Torino) memiliki 25 gol di peringkat tiga. Sementara itu, duo Argentina Mauro Icardi (Inter Milan) dan Gonzalo Higuain (Juventus) sama-sama telah mencetak 24 gol untuk timnya.
Ada setidaknya lima orang pemain yang telah mencetak minimal 24 gol di Serie A 2016/17. Terakhir kali hal ini terjadi adalah pada musim 1949/50 silam, ketika Nordahl finis sebagai yang tertajam dengan 35 gol yang dicetaknya bersama AC Milan.
Pencetak gol terbanyak Serie A 2016/17 per giornata 37:
28 - Edin Dzeko (Bosnia; AS Roma)
27 - Dries Mertens (Belgia; Napoli)
25 - Andrea Belotti (Italia; Torino)
24 - Mauro Icardi (Argentina; Inter Milan)
24 - Gonzalo Higuain (Argentina; Juventus).
Pencetak gol terbanyak Serie A 1949/50:
35 - Gunnar Nordahl (Swedia; AC Milan)
30 - Stefano Nyers (Hungaria; Inter Milan)
28 - John Hansen (Denmark; Juventus)
27 - Benjamin Santos (Argentina; Torino)
24 - Alberto Galassi (Italia; Fiorentina).
Pada musim 1949/50, Nordahl finis sebagai pencetak gol terbanyak. Namun, Milan yang diperkuatnya finis peringkat dua - dengan Juventus yang keluar sebagai juara. Musim ini, hal tersebut sepertinya bakal diulangi oleh Dzeko dan Roma.
Hingga kini, Nordahl adalah satu-satunya pemain yang meraih titel pluricapocannoniere di Serie A. Striker legendaris Swedia itu lima kali menyabet gelar Capocannonieri pada tahun 1950, 1951, 1953, 1954 dan 1955, lebih banyak daripada pemain-pemain lain sepanjang sejarah liga tertinggi Italia.
Klik juga:
- Akhir Puasa Kemenangan 69 Hari Nerazzurri
- Assist 5 Musim, Koke Saingi Ronaldo dan Messi
- Pichichi ke-4 Lionel Messi
- Takashi Inui, Samurai Yang Hampir Permalukan Barcelona
- Cetak 25+ Gol 8 Musim, Ronaldo Tak Kalah Dari Messi
- Dua Statistik Gol Impresif Sang Juara Real Madrid
- Messi & Suarez Ulangi Kesialan Di Stefano & Puskas
- Zidane Samai Prestasi Pelatih Legendaris Madrid
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Liga Italia 4 Maret 2026, 12:41

-
Pertama Kalinya Cesc Fabregas Tak Kalah dari Inter Milan
Liga Italia 4 Maret 2026, 12:20
-
Ditahan Como, Cristian Chivu Beber Alasan Lakukan Perubahan Taktik
Liga Italia 4 Maret 2026, 11:32
-
Como vs Inter: Tak Puas 0-0, Cesc Fabregas Klaim Timnya Layak Menang
Liga Italia 4 Maret 2026, 08:35
LATEST UPDATE
-
Bagaimana Nasib Rodrygo di Real Madrid usai Cedera Lutut Serius?
Liga Spanyol 5 Maret 2026, 23:53
-
Real Madrid Mau Rekrut Vitinha? Lupakan Saja!
Liga Spanyol 5 Maret 2026, 23:00
-
Hasil Persik vs PSBS Biak: Comeback Manis Macan Putih
Bola Indonesia 5 Maret 2026, 22:41
-
Hasil Persijap vs Persis: Tanpa Gol di Stadion Gelora Bumi Kartini
Bola Indonesia 5 Maret 2026, 22:30
LATEST EDITORIAL
-
5 Perebutan Transfer Panas Man Utd vs Man City: Siapa Lebih Unggul?
Editorial 4 Maret 2026, 14:37















