Chiellini Anggap Kontroversi Ban Kapten Serie A Dibesar-besarkan
Yaumil Azis | 10 September 2018 10:48
- Kontroversi mengenai ban kapten saat ini sedang menjadi bahan perdebatan di Serie A. Namun bagi bek Juventus sekaligus Italia, Giorgio Chiellini, menganggapnya sebagai permasalahan yang dilebih-lebihkan.
Pada beberapa pekan terakhir, sejumlah kapten dari berbagai klub menggunakan ban kapten yang tidak seragam. Salah satunya adalah Fiorentina dengan ban kapten bertuliskan 'DA 13', dengan tujuan mengenang mendiang Davide Astori.
FIGC (federasi sepak bola Italia) telah menyatakan siap memberikan hukuman kepada klub yang masih menggunakan ban kapten di luar aturan. Namun Fiorentina pun hingga kini masih bersikukuh untuk tidak menggantinya.
Scroll ke bawah untuk membaca komentar Giorgio Chiellini.
Kontroversi Berlebihan
Permasalahan ini mendapatkan perhatian dari Chiellini, yang juga menjabat sebagai kapten di Italia dan Juventus. Kepada Rai Sport, pria berumur 34 tahun itu menganggap kontroversi tersebut tidak penting dan terlalu dibesar-besarkan.
Kontroversi yang tak penting ini mencuat karena adanya kesalahpahaman, ujar Chiellini.
Tidak ada dari kami yang mengalami masalah saat mengenakan ban kapten seragam lanjutnya.
Segera Mencari Solusinya
Chiellini pun menyatakan sikap bahwa semua elemen sepak bola di Italia akan bersatu untuk segera mencari solusinya. Ia juga yakin masalah tersebut bisa diselesaikan dengan mudah.
Kami akan segera mencari solusinya bersama Lega Serie A, sebab Davide memang harus dikenang selama-lamanya, tambahnya.
Dengan sedikit akal sehat, semuanya akan segera terselesaikan, tutupnya.
Sebagai informasi, Davide Astori merupakan kapten Fiorentina yang ditemukan meninggal di kamar hotelnya pada musim lalu. Insiden tersebut terjadi beberapa saat sebelum La Viola berlaga melawan Udinese di Serie A.
Saksikan Juga Video Ini
Ketinggalan laga Korsel vs Jepang dalam final cabang olahraga sepak bola di Asian Games 2018 kemarin? Saksikan cuplikannya pada tautan video di bawah ini.
(foti/yom)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hanya DNA 'Edan' Inter yang Bisa Balikkan Ketinggalan 0-2 Dua Kali atas Como
Liga Italia 22 April 2026, 08:55
-
Juventus Sudah Membaik, tapi Kualitas Skuad Masih Belum Cukup untuk Bersaing
Liga Italia 21 April 2026, 22:49
-
Juventus Inginkan Gelandang Atalanta, tapi Harga Tinggi Jadi Rintangan
Liga Italia 21 April 2026, 22:22
-
AC Milan Kehilangan Ritme, Juventus Lebih Stabil Jelang Duel Krusial Serie A
Liga Italia 21 April 2026, 20:15
-
AC Milan dan Filosofi Corto Muso: Menang Tipis, tetapi Konsisten
Liga Italia 21 April 2026, 20:06
LATEST UPDATE
-
3 Opsi Kiper Cadangan yang Sedang Dipertimbangkan Barcelona
Liga Spanyol 22 April 2026, 16:01
-
Bernardo Silva Bakal Jadi 'Pirlo Baru' untuk Juventus
Liga Italia 22 April 2026, 15:01
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37














