Cristian Chivu Jadi Titik Awal Berakhirnya Era 3-5-2 di Inter Milan?
Asad Arifin | 20 Juni 2025 15:11
Bola.net - Inter Milan resmi membuka lembaran baru bersama Cristian Chivu. Tanda-tanda perubahan besar pun langsung tampak pada laga debut sang pelatih, yang tampaknya ingin menegaskan perbedaan arah dari pendahulunya, Simone Inzaghi.
Dalam pertandingan kontra Monterrey pada ajang Piala Dunia Antarklub 2025, Chivu memberikan sinyal kuat bahwa era penggunaan formasi klasik 3-5-2 ala Inzaghi mungkin akan segera ditinggalkan. Laga tersebut berakhir dengan skor imbang 1-1, di mana gol Inter dicetak oleh Lautaro Martinez.
Selama lebih dari lima tahun terakhir, Inter Milan mengandalkan skema tiga bek sejajar. Antonio Conte menjadi arsitek awal, kemudian diteruskan oleh Simone Inzaghi yang mengembangkan pendekatan tersebut dalam empat musim terakhir. Kedua pelatih sama-sama memanfaatkan formasi 3-5-2 sebagai identitas utama.
Kendati formasi dasarnya serupa, pendekatan Inzaghi sebenarnya cukup berbeda dari Conte. Kini, Cristian Chivu mulai membentuk identitasnya sendiri. Dan dari laga perdananya melawan Monterrey, terlihat jelas bahwa Chivu berupaya menanamkan gaya baru bagi Nerazzurri.
Perubahan Langsung Terlihat di Laga Perdana

Menurut laporan Corriere della Sera, Chivu langsung menyentuh aspek-aspek penting dalam transisi permainan Inter. Salah satu fokus utamanya adalah bagaimana tim bereaksi saat kehilangan penguasaan bola.
Pada masa Inzaghi, Inter kerap kerepotan menghadapi serangan balik cepat dari lawan, sebuah kelemahan yang kini mulai coba diperbaiki oleh Chivu.
Dalam duel melawan Monterrey, Inter tampil dengan pendekatan bertahan yang lebih agresif. Saat bola hilang, para pemain langsung menekan lawan di area tinggi dan melakukan penjagaan satu lawan satu untuk menghentikan potensi serangan balik sejak dini.
Intensitas seperti inilah yang menjadi ciri khas baru Inter di bawah kendali Chivu.
Formasi Mulai Berubah

Tak hanya dari segi pressing dan pertahanan, struktur permainan Inter juga menunjukkan tanda-tanda evolusi. Meskipun masih memulai laga dengan skema tiga bek, Chivu tampak mencoba komposisi berbeda di lini tengah dan lini depan.
Pertandingan diawali dengan formasi 3-4-1-2 sebelum beralih ke 3-4-2-1 di babak kedua. Bahkan, dalam beberapa menit terakhir, Inter sempat menggunakan formasi empat bek. Pergeseran ini menjadi bukti bahwa fleksibilitas taktik mulai menjadi bagian dari DNA baru tim.
Masuknya Petar Sucic di lini tengah turut membuka opsi bagi Chivu untuk membentuk double pivot, memungkinkan gelandang seperti Henrikh Mkhitaryan atau Nicola Zalewski memiliki ruang lebih luas untuk bergerak di zona ofensif.
Lebih dari sekadar variasi angka-angka, perubahan ini memperlihatkan bahwa Chivu tidak akan terpaku pada satu sistem tetap. Ia menginginkan tim yang dinamis, adaptif, dan mampu menyerang maupun bertahan dengan lebih fleksibel.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Marcus Thuram Minta Inter Milan Ubah Mentalitas Usai Kalah dari AC Milan
Liga Champions 3 November 2026, 16:45
-
Jamu Inter Milan, Feyenoord Usung Misi Balas Dendam
Liga Champions 3 November 2026, 08:20
-
Usai Kalah di Derby, Inter Milan Bidik Misi Kebangkitan di Kandang Feyenoord
Liga Champions 3 November 2026, 05:40
-
Bos Feyenoord Waspadai Inter Milan yang Lagi Terluka
Liga Champions 3 November 2026, 05:19
-
Luciano Spalletti Berharap Kemenangan atas Napoli Pulihkan Kepercayaan Diri Juventus
Liga Italia 2 November 2026, 19:50
LATEST UPDATE
-
Mengapa Selebrasi Lepas Baju Dihukum Kartu Kuning? Ini Sejarah dan Alasannya
Liga Champions 4 November 2026, 19:27
-
Matheus Cunha Terancam Dapat Sanksi Tambahan Usai MU Kalahkan Roma
Liga Champions 4 November 2026, 19:23
-
Prediksi Sunderland vs Dinamo Zagreb 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 4 November 2026, 19:20
-
Prediksi Sparta Praha vs Bournemouth 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 4 November 2026, 19:00
-
Tertinggal Dua Gol, Ini Pesan Michael Carrick saat Jeda yang Bangkitkan MU
Liga Champions 4 November 2026, 18:43
-
Prediksi Crystal Palace vs Hoffenheim 6 November 2026
Liga Champions 4 November 2026, 18:40
-
Slavia Praha Siap Buat Perhitungan dengan Arsenal
Liga Champions 4 November 2026, 17:00
-
Hadapi Liverpool, Bos Fenerbahce Janji Gak Baper Lawan Mantan!
Liga Champions 4 November 2026, 16:40
-
Jamu Real Madrid, AEK Athens Bersiap untuk Parkir Bus demi Raih Kemenangan!
Liga Champions 4 November 2026, 16:20
-
Rodri Alami Cedera Hamstring, Terancam Absen saat Barcelona Hadapi Atletico Madrid
Liga Champions 4 November 2026, 16:03
-
Bekuk AS Roma, Bukti Manchester United Bukan Tim yang Jelek!
Liga Champions 4 November 2026, 16:00
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




